Apr 30, 2014

Lelaki Itu Telah Mati

Dia telah mati.

Lelaki dengan senyum kekanakan itu telah dibunuh.Perempuan itu bertekad untuk tidak peduli.Meskipun jiwanya masih ingin memeluk lelaki itu. Dia sudah berjanji kepada lelaki yang memiliki lesung pipi itu untuk membunuhnya.
Apr 29, 2014

Postingan Tidak Penting #Hiraukan

Selamat malam,
Saya hanya ingin sedikit bercerita. Setelah saya lulus kuliah, saya melamar pekerjaan di sanasini. Saat interview saya gugup, tidak percaya diri, dan terlihat meragukan. Saya yakin dibeberapa interview saya tidak diterima karena saya gagal meyakinkan orang tersebut. Ya, meskipun kenyataannya saya mampu, orang lain tidak akan pernah tahu jika saya tidak bisa menunjukkannya.

Oh, adakah cara lain untuk menunjukkannya selain dengan berbicara dan berbasa-basi? Langsung praktek misalnya? Percaya atau tidak kalian tidak akan pernah percaya bahwa saya mampu kalau hanya dengan menanyai saya.


NB: Postingan ini tidak penting. Hiraukan.

Salam hangat,
-Wulansari-
 

Believe It: Prolog

  Welan mendekap sebuah buku gambar dan berjalan menghampiri ayah. Ayah sedang duduk di kursi kesayangannya; kursih yang terbuat dari karet-karet warna warni. Kursi itu sudah ada sejak ayah muda. Welan mengetahuinya, karena ayah sering cerita tentang kursi itu.
   Gadis berumur sebelas tahun itu memanggil ayah pelan. Takut membuat lelaki paru baya itu terkejut. Ayah yang sedang memandangi foto bunda menoleh. Melepas kacamata dan mengelus rambut ikal Welan.
Apr 28, 2014

#10NovelFavorit Versi Wulansari

Beberapa hari yang lalu saya membaca postingan Mbak Tikha mengenai 10 Novel terbaik yang pernah ia baca. Dan, saya jadi ingin berbagi juga 10 Novel terbaik versi saya.

10.Metropolis
  Novel ini karya Windry Ramadhina. Di sini Windry menceritakan tentang Bram seorang polisi yang mengungkap sindikat narkoba di Jakarta. Saya suka karena penuh kejutan saat membacanya. Windry yang terbiasa menceritakan kisah nan romantis, berhasil juga menceritakan kisah kriminal yang tentunya dibumbuhi kisah romantis antara Miaa dan Johan. Oh, I love Johan!
9.Evergreen
  Novel ini karya Prisca Primasari. Saya membaca novel ini hasil dari meminjam Mbak Tikha. Ini novel kedua Prisca yang saya baca setelah Paris. Kisah dalam novel ini tidak melulu tentang cinta. Saya benar-benar bisa merasakan keceriaan si tokoh utama.
8.Dari Jendela SMP
  Novel ini karya Mira W. tidak perlu ditanyakan lagi kenapa novel ini masuk dalam daftar kesukaan saya, tentu saja karena ini novel pertama yang saya baca. Dan, seperti cinta pertama yang tak akan pernah hilang, seperti itulah yang saya rasakan pada novel ini.
7.Rumah Lebah
   Novel karya Mbak Ruwi Meita ini sungguh penuh teka teki. Misterius! Bukan cerita horor dengan muncul hantu-hantu. Tapi, kalian akan bergidik ngeri saat membacanya. Dan, kalian tidak akan menyesal sudah membacanya.
6.A Little White Lie
  Novel teenlit karya Titish AK. saya baca sewaktu duduk di bangku SMA. Kala itu saya membaca berkali-kali. Sumpah. Ini novel beda sama yang lain.  Kalau biasanya tokoh utama cewek beda katakanlah tomboi atau sederhana dan terlihat sempurna yang akan disukai sang pangeran, tetapi di sini sosok Ocha yang ceroboh, cengeng, dan penguntit. Justru kelemahan sang tokoh yang membuatku bener-bener suka.
 
5.After Rain
  Ini novel karya Anggun prameswari. Menceritakan tentang seorang perempuan yang menjadi ketiga, namun perempuan ini (Seren) memiliki alasan sendiri kenapa dia mau seperti itu. Dan, Elang OMG hanya dalam novel saja sudah bikin saya klepek-klepek. Hahaha
4.Melbourne-Rewind
  Okeh. Ini novel karya Winna Efendi. Untuk sekedar info saya penggemas Winna, namun bukan berarti semua karyanya akan saya masukan dalam list favorit. Winna menceritakan tentang bertemunya kembali dengan sang mantan dan melakukan semua hal seperti dulu ketika pacaran, namun sekarang berstatus teman. Saya suka sekali dengan ide cerita ini. Kenangan selalu indah. :D haha
3.Montase
  Windry lagi! Yup, Windry juga salah satu penulis favorit saya. Dan, montase menceritakan tentang passion seorang Rayyi. Pertama kali lihat di toko buku novel ini saya tertarik dengan kavernya yang sederhana, lalu saya baca bab pertama. Saya langsung tahu kalau cerita ini pasti bagus. Dan, ini novel Windry pertama yang saya baca yang mengantarkan saya ke novel-novel dia lainnya. 
2.Memori
  Windry lagi (lagi). Haha, sudah saya katakan bukan saya penggemar Windry! Novel ini saya dapatkan dari berburu di internet karena di toko buku sudah tidak ada. Di sini Windry tidak menceritakan tentang sepasang kekasih namun juga keluarga. Interaksi antara Mahoni dan Sigi adik tiri Mahoni sangat kuat. Saya bisa merasakan bagaimana jadi Mahoni. Pokoknya bagus deh! 
1.Unforgetable
    Eng...Ing... Eng... ya, novel WInna Unforgattable ini sungguh sungguh bagus! Lelaki itu dan perempuan itu. Tidak ada yang menarik memang dari cerita dua orang laki-laki dan perempuan yang menghabiskan waktu di sudut kafe membicarakan segala hal. Namun, cara Winna bercerita sungguh membuat saya terpesona dalam novel ini. Dari seluruh novel Winna ini juaranya! Dan, tentu saja novel ini juara dari seluruh novel yang pernah saya baca :D


Okeh, saya rasa cukup sekian. Sejujurnya masih banyak novel favorit saya namun, sepuluh inilah yang paling #ugh buat saya!

Salam Kechup,
-Wulansari-
Mojokerto, 28 April 2014
Apr 25, 2014

Baca Novel Mira W pertama

Kalau ditanya "Sejak kapan Wulan suka membaca dan menulis?" saya akan menjawab sejak kelas 3 SD. Bisa dibilang sejak saya bisa membaca huruf dengan lancar, sejak jemari saya mulai lincah bermain dengan pensil.
Apr 22, 2014

Tentang Cerita Mereka

Daripada bingung mau menulis tentang apa, lebih baik saya menulis tentang Welan dan Runa.

Rencana awal saya menceritakan Welan dan Runa ini satu sekolah ketika SMU, tiga tahun satu kelas, namun hanya saling mengenal tanpa saling dekat. Dan, mereka satu fakultas di universitas yang sama hanya saja berbeda jurusan. Ketika kuliah-lah mereka saling dekat. Lalu, saya berpikir ulang untuk menggantinya, entah mereka kenal ketika OSPEK atau ketika apalah belum saya pikirkan.

Welan mempunyai empat teman dekat (saya tidak suka menyebut mereka bersahabat) Alita, Zoya

Sebuah Cerita Dari Kota Malang

Kemarin, sewaktu saya berada di Malang dalam acara #KampusFiksi Roadshow yang diadakan oleh Diva Press, saya berencana membuat sebuah cerpen untuk postingan blog. Saya ingin sekali ada catatan kaki di pojok bawah sebelah kanan dengan keterangan kota "Malang" yang artinya saya menulis cerpen itu di Malang.

Apr 21, 2014

Daftar Bacaan Saya ^_^

Okeh.
     Sepertinya saya harus membuat daftar novel mana saja yang harus saya baca. Dalam beberapa minggu terakhir, saya hanya fokus pada menulis dan nonton film. Membaca menjadi jarang dan kalaupun saya membaca itupun tidak sampai tuntas. Selain karena faktor fokus pada menulis dan menonton film, faktor lain juga memperngaruhi kinerja membaca saya. Yaitu; saya bingung harus membaca novel yang mana!!!

#KampusFiksi Roadshow Malang

Kemarin. Tepat tanggal 20 April 2014. Saya pergi ke Malang untuk acara #KampusFiksi Roadshow yang diadakan oleh penerbit Diva Press.Sekitar sebulan yang lalu saya mendaftarkan diri sebagai peserta roadshow tersebut dan kemarin acara di diselenggarakan.

Apr 19, 2014

Tuan Putri dan Kelinci berbulu Merah

pinteret.com
Dia menciptkan rumahnya sendiri. Rumah itu terbuat dari kayu jadi yang ia susun sedemikian rupa hingga menyerupai gubuk kecil. Setiap malam ia akan terbangun hanya untuk memoles kayu-kayu yang akan menjadi rumahnya kelak hingga terlihat garis-garis dari kayu jati.

Apr 16, 2014

Rai

Aku mengenal Rai ketika membeli sekeranjang apel pada sore hari. Hari itu, hari yang pucat. Semuanya tersembunyi dibalik awan yang mengabu. Rai sedang mengelap vespa biru miliknya dari titik air bekas hujan di sebelah toko buah milik ibunya. 
"Dia sayang sekali dengan vespa tua itu,"Nyonya Rita bercerita

sembari memberiku beberapa lembar uang kertas.
"Dulunya itu vespa milik Ndaru, suamiku."dia menarik napas. "Aku merindukannya." dia tersenyum.

"Tuan Ndaru pasti pria yang hebat."kataku setelah melihat wajah Nyonya Rita menggelap. "Pria yang membuat wanita secantik Anda tetap mencintainya."

Nyonya Rita tersenyum." Ya. Dia pria terhebat yang pernah kutemui. Andai dia tidak hebat mana mungkin aku menerima lamarannya!" dia tertawa kecil memamerkan deretan gigi kecilnya.

Yogyakarta

Yogyakarta.
Kota impianku. Bukan Surabaya apalagi Jakarta.
Jika, mengingat akan keramahan kota itu, seperti memberikanku sebuah suntikan semangat tentang sebuah mimpi dan terbangun menjadi impian.

Dalam pikiranku, Jogja adalah tempatku. Tempat di mana akan membuatku menjadi lebih baik dan tempat di mana akan ada hal yang selalu membuatku tersenyum di sana.

Bukan, hanya satu hal yang kuharapkan di sana melainkan beberapa alasan yang mendasari aku ingin hidup di sana.

Jogja indah.
Jogja nyaman.

Aku merasakannya. Di sini tepat di dada kiriku. Bedetak menyebut nama kota itu.

Keinginanku sederhana, bukan? Tapi, seperti impian-impian sederhana lainnya. Susah untuk terwujud. 

Aku menulis ini, seperti sedang tertidur dan berjalan-jalan dengan kamera ditanganku menelusuri jalan malioboro sendirian. Ya, sendirian.

 

Terbaik

Saya hanya mencoba menjadi yang terbaik meskipun pada kenyataannya saya tidak pernah berhasil mencapai titik "terbaik" itu. Seringkali saya merasa sangat rendah dan merasa tidak tahu arti keberadaan saya diantara keluarga, sahabat, dan mereka yang saya cintai. Dan, hal yang terburuk adalah saya seringkali merasa tidak pantas untuk dicintai. Hanya karena saya bukan orang yang "terbaik"

Mengingat akan masa lalu itu sungguh menyakitkan. Seperti sebuah luka yang hampir sembuh oleh waktu teriris kembali sedikit demi sedikit membuat luka itu tumbuh kembali. Sakit. Iya. Namun, dengan mengingat masa lalu dan kenangan, saya merasa bahwa saya pernah hidup sebelumnya dan dapat melewati hal tersebut. Itu membuat saya berani menatap masa depan dan berani berkata bahwa saya mampu.

Lagi, lagi Tuhan memberikan cobaannya. Secara berulang-ulang dengan kejadian yang nyaris serupa. Dikhianati. Ditinggalkan. Dilupakan. Dipandang sebelah mata. Mungkin, ini terjadi karena saya belum benar-benar belajar untuk bersabar dan bersukur atas nikmatnya. Maka dari itu, saya katakan saya sanggup bertahan dan bersabar atas perlakuan yang mereka berikan. Dan saya akan tetap menjadi saya dengan kerendahan hati saya.

Jangan menganggapku perempuan bodoh jika kalian hanya mengenalku lewat sampul dan sinopsis saja.

Baca saya dengan pelan dan pahami setiap kata yang tertulis dalam kamus hidupku.



With Love,
-Wulansari-
Mojokerto, 16 April 2014
02:00
Apr 12, 2014

Lelaki pemeluk kenangan

Lelaki pemeluk kenangan...
Berjalan dihilir sungai bernada sendu
Air tenang mengalir berukir surga

Lelaki pemeluk kenangan...
Meracau meneteskan air mata
Memaki cumbuan alam

Lelaki pemeluk kenangan...
Mengikuti langkah kaki kian jauh
Menghempaskan harta yang lalu

Lelaki pemeluk kenangan...
Tujuan hanya satu,
Menemukannya

Dia...

Perempuan pemeluk kenangan 


-Wulansari-
Mojokerto, 12 April 2014
21:32
Apr 11, 2014

Kucing Jalanan

Ein menemukan kucing itu  ketika ia berjalan di bawah payung hitamnya. Hujan turun begitu deras kala itu. Kucing itu meringkuk di bawah emperan toko bunga langganannya, kedinginan. Tubuhnya basah kuyup dan rambut halusnya lepek terkena air hujan. Ein menghampiri dan berbagi payung dengan kucing itu.


Nai

Nai hari ini memakai skirt kuning selutut dengan layer merah di ujungnya, kaus lengan pendek garis hijau putih. Rambut panjang cokelatnya, ia biarkan tergerai melewati bahu. Ah, dan jepit kupu-kupu berwarna kuning terselip diantara rambutnya.

Apr 10, 2014

Rindu Mengabu

"Kenapa kau begitu berdebu?"
     Tanyaku kepadanya. Ia terdiam kemudian menatapku.
 
Apr 9, 2014

Randu me-Rindu

Randu sadar dia tidak mampu membuat istrinya tetap tinggal, meskipun ia berusaha keras menceritakan kenangan pernikahan mereka sepuluh tahun yang lalu.

http://www.pinterest.com

Segala tentangmu telah usai

Segala tentangmu telah usai
Rasa yang menyatu dalam waktu telah tiada
Cumbu dalam lipstipku telah memudar

Sudah pernah kukatakan,
Akan ada kenangan yang akan terlepas
Meninggalkan hati dan luka

-Wulansari-
Mojokerto, 09 April 2014
Apr 7, 2014

Rasa yang tertinggal

Siang tadi, saya bermimpi kembali. Tentang pemuda dalam masa lalu saya. Terus terang, sudah berbulan-bulan lamanya saya tidak lagi memimpikannya. Dan, tadi dia datang lagi dalam mimpi saya.

Pemuda si pecinta alam, dengan rambut panjang menyentuh telinga dan kumisnya. Dalam mimpiku, dia datang seperti yang sudah-sudah, menawarkan senyuman, canda, dan rasa. 

take from pinterest.com

Apr 5, 2014

Penghujung Senja

Image from http://images.boomsbeat.com
Apr 3, 2014

Bukan saya tidak ingin

Bukan. Bukan saya tidak ingin. Saya hanya takut. itu saja. Mengertilah, dan jangan terus menerus memaksa.
Apr 2, 2014

Ciuman Pertama

Berbeda

“Kini, masaku dan masamu telah berbeda. Aku di sini masih memeluk kenangan, sedangkan engkau sudah beranjak bersama masa depan”

Kembalikan

“Jika kamu ingin pergi; pergilah! Tetapi kembalikan hati yang pernah engkau minta”

“Senjaku dan Senjamu”

~ Disudut Senja aku menunggu. Menantimu dalam masaku. Apakah senjaku dan senjamu, akan saling menatap?
Apr 1, 2014

Kehilangan

Aku belum menemukannya.

Seseorang yang dengan sengaja menungguku dibawah hujan, dan seseorang yang rela memberiku sebagian kebahagiannya.

Mungkin aku pernah menemukannya.

https://google.com

Smoothie Sehat

April MOPP!!! \(^o^)/

Sebelum saya posting mengenai smoothie yang saya buat sendiri, saya mengucapkan "Selamat datang April"

Entahlah, sejak awal tahun lalu (baca: januari) saya jadi suka menyambut datangnya bulan baru. Ngomong-ngomong sudah masuk bulan keempat ya? Cepat sekali.

Oke, kembali ke topik awal. Hari ini, saya berencana membuat smoothie. Akhirnya, saya pergi ke pasar dan membeli beberapa buah. Pisang, Melon, dan buah naga. Mereka aku potong-potong seperti ini: