Kenangan Dalam Tumis Ikan Asin | Wulan Kenanga Wulan Kenanga: Kenangan Dalam Tumis Ikan Asin
Aug 19, 2014

Kenangan Dalam Tumis Ikan Asin

Tumis ikan asin :P
Hari ini saya disuruh ibu untuk masak tumis ikan klotok. Saat memasukan irisan tomat saya jadi ingat teman satu kos saya, Ella. Waktu itu kami masak bersama, aku, Ella, Yuli. Ketika memasukkan tomat Ella memotong tomat menjadi empat bagian sedangkan saya protes tomatnya harus diiris-iris. Hal ini sering terjadi ketika kami masak bersama. Hal ini terulang kembali ketika kami pindah kos, kami berempat (Ditambah Retno) masak bersama dan selalu selisih paham. Entah itu berselisih mana bahan makanan yang di masukkan dulu atau potongan bahannya yang terlalu besar atau menentukan tempe dikasih tepung atau tidak.
        Terkadang salah satu dari kami akan "ngambek" dan akhirnya perang dingin berlangsung. :D Atau kami akan bertengkar karena siapa yang tidak mau mencuci piring atau siapa yang waktunya memasak dan siapa yang tidak mau membuang sampa (saya pelakunya :D)hal-hal kecil seperti itu membuat saya rindu akan kebersamaan dengan mereka. Dan, kalau dipikir-pikir itu adalah hal-hal konyol yang membuat kami marah waktu itu dan tertawa ketika mengenangnya.
        Sudah banyak yang bilang "Pendidikan itu penting" sebenarnya pendidikan tidak hanya diperoleh dari bangku kuliah melainkan juga dari cara kita berinteraksi dengan teman. Mengatur makanan sendiri ketika dikos. Belajar tanggung jawab, dan kesabaran saat menghadapi teman satu atap kita.
Wajah kalian masih tertancap di dinding kamarku :*
        Dan, saat-saat seperti ini saya ingat ketika kami makan mie dengan nasi (menu andalan) langsung dari panci (serasa makan makanan Jepang tauk :D). Asal tahu saja beberapa waktu lalu saya mengulang hal yang sama dengan adik saya. Dan, ingatkah kalian kalau setiap pagi kita akan memikirkan "Sarapan apa hari ini?" biasanya kita akan membeli nasi bungkus di seberang sungai atau membeli lauk pauk di PJB.
          Kami juga sering mengadakan "rapat" layaknya perusahaan yang harus melakukan itu agar perusahaan itu berdiri kokoh. Kita melakukan hal yang sama. OMG! Belum-belum kami sudah belajar bagaimana jadi pegawai kantoran :D


NB: Ada gitu ya, yang waktunya nyambal tanya"Pakai garam sama gula ga?" terus saya jawab enggak dan dia menurut. Siapa ya? :D

Wulansari
Mojokerto, 19 Agustus 2014



Wulansari Wulan Kenanga

Hidup untuk menulis, menulis untuk hidup

Blog Designer, Writer, Buzzer, Dreamer, Pemeluk Kenangan, Jasa Review, Penulisan Artikel. Kerja sama Contact holawulan@gmail.com

1 comment:

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^