Komputer Pentium 3 | Wulan Kenanga Wulan Kenanga: Komputer Pentium 3
Aug 3, 2014

Komputer Pentium 3

Dulu, ketika saya berkeinginan menjadi penulis, saya menulis cerita di buku bergaris hingga berbuku-buku. Cerita saya selalu dinantikan teman-teman saya. Saat itu tulisan saya masih sangat buruk. Typo di mana-mana dan tanda baca tidak sesuai tempatnya. Namun, teman-teman saya selalu bertanya kapan cerita saya berlanjut dan tidak sabar untuk membaca meskipun tulisan cakar ayam saya sangat berantakan. Ada kesenangan tersendiri saat salah satu teman saya berkata bahwa cerita saya bagus.

Lalu, beranjak SMA saya mulai ingin menulis dengan komputer. Saya meminta pada orangtua saya untuk membelikan saya komputer, yang pada jaman itu harganya masih termasuk mahal meskipun bekas dan masih pentium 3. Permintaan saya tidak langsung di setujui oleh orangtua saya. Saya sudah menjelaskan alasan kenapa saya ingin komputer itu. Saya ingin menjadi penulis dan membanggakan kedua orangtua saya. Hanya itu. Saya sampai bermimpi orangtua saya tidak membelikan saya komputer melainkan di belikan mesin ketik, dalam mimpi saya menangis hingga saya terbangun air mata saya tersisa di pipi. Sekarang saya mengerti bahwa keinginan saya waktu itu begitu besar.

Hingga akhirnya orangtua saya membelikan saya seperangkat komputer. Hari pertama komputer itu di rumah saya, saya langsung menulis sebuah puisi. Lalu, hari selanjutnya saya menulis sebuah novel, namun tidak pernah rampung. Kemudian saya menulis cerpen (yang dulunya jika mengirim cerpen ke majalah saya tulis tangan) dan setelah sekian lama cerpen saya di muat. Sekarang komputer itu tergeletak di rumah karena CPU-nya sudah tidak bisa di pakai meskipun sudah berkali-kali di servis. Maklum komputer tua. Tapi, komputer itulah yang menemani saya saat cerpen pertama saya di muat di majalah lokal dengan honor sepuluh ribu (sayangnya, majalah yang memuat cerpen saya sudah hilang).

Saya berharap kedepannya impian saya itu segera terwujud.

Wulansari,
Mojokerto, 03 Agustus 2014
06:35


Wulansari Wulan Kenanga

Hidup untuk menulis, menulis untuk hidup

Blog Designer, Writer, Buzzer, Dreamer, Pemeluk Kenangan, Jasa Review, Penulisan Artikel. Kerja sama Contact holawulan@gmail.com

No comments:

Post a Comment

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^