Sebelum Ini, Saya Pernah Berada Pada Titik Terendah | Wulan Kenanga Wulan Kenanga: Sebelum Ini, Saya Pernah Berada Pada Titik Terendah
Sep 27, 2016

Sebelum Ini, Saya Pernah Berada Pada Titik Terendah


Sebelum Ini, Saya Pernah Berada di Titik Terendah - Seperti kata orang-orang, hidup itu berputar; kadang di atas, kadang di bawah. Mungkin, itulah yang terjadi kepada saya tahun lalu. Tahun di mana awal saya lulus kuliah, mencari kerja ke sana kemari tapi tiada hasil. Satu-satunya yang bisa saya lakukan adalah ngeblog dan desain blog. Sayangnya, kedua keahlian itu belum ada pemasukkan pasti.

Sedikit cerita, saya pernah benar-benar berada di bawah, meskipun saya masih menjadi tanggungan orangtua – untungnya begitu. Suatu ketika, di Sidoarjo ada acara peluncuran produk terbaru dan kami – blogger- diwajibkan mereview produk tersebut yang nantinya akan dijadikan lomba. Hadiahnya lumayan – dan cukup banyak bagi saya waktu itu – juara pertama Rp. 1.000.000,-. Dari rumah saya naik motor dan sedikit bocoran, saya punya ATM tapi kosong melompong, begitu pula dengan isi dompet saya. Akhirnya, saya meminta ibu uang Rp. 50.000. Jadi, saya ke Sidoarjo membawa uang itu, selembar itu.


Yang saya syukuri sampai saat ini, saat itu saya tidak sedang terlilit hutang. Dan memang, saya selalu berusaha tidak mengutang.

Dalam perjalanan dari Mojokerto- Surabaya, saya sudah membayangkan uang tunai 1jt itu ada di dalam genggaman saya. Pastinya, saya bakalan senang sekali. Bisa memiliki uang sebanyak itu. Dalam hati, saya berjanji akan mereview produk tersebut lengkap dengan foto-foto yang ciamik.
Sepulang dari acara tersebut teman-teman mengajak saya minum es degan duren, okelah pikir saya. Paling uang 50rb itu berkurang beberapa ribu saja. Nyatanya, setelah dari beli es, teman saya mengajak ke ceker lapindo. Akhirnya, saya pulang ke Mojokerto hanya membawa uang Rp. 15.000 saja. Dalam perjalanan, saya berdoa berkali-kali semoga bensin saya tidak habis, ban motor saya tidak bocor.

Lalu, kalau itu terjadi bagaimana?

Saya kepikiran akan menghubungi Bapak kalau-kalau hal itu terjadi, tidak ada pilihan lain. Yang pasti saya berdoa agar sinyal ponsel saya dan pulsanya tidak habis. Kalau sampai iya, maka saya tak tahu harus berbuat apa.



Mungkin, jika saya memakai Jaringan 4g LTE Jakarta Telkomsel semua kekhawatiran tersebut sirna, karena pastinya Telkomsel memberikan pelayanan yang terbaik dan juga jaringan di Jakarta bagus. Untungnya kekhawatiran saya tersebut tidak terjadi. Mungkin lain kali saya akan mengganti jaringan ponsel saya dengan Jaringan 4g LTE Jakarta Telkomsel

Seperti janji saya pada diri sendiri, agar bisa memenangkan kontes blog tersebut. Dari sejumlah produk yang saya dapatkan, saya ulas satu per satu. Bahkan, ada beberapa yang saya bawa ke kandang bebek untuk foto ala-ala di sawah. Beberapa lagi, saya membeli properti berupa cokelat untuk produk yang rasa cokelat. Intinya, saya serius menulis ini.

Dan, apakah saya mendapatkan uang tunai tersebut? Jawabannya, tidak.

Saya tidak mendapatkan juara sama sekali.

Pada saat-saat titik rendah tersebut, saya menggantungkan semuanya kepada orangtua. Soal makan, tempat tinggal, uang jajan, uang jalan-jalan. Bahkan, untuk menghindari “rasa tidak enak” pada orangtua, ketika ada acara blogger di Surabaya, saya selalu pilih-pilih. Misal, Minggu lalu sudah ke Surabaya, maka Minggu depan saya tidak pergi kalau ada acara. Bahkan, sampai bulan depan.

Sampai akhirnya, tawaran pun masuk satu per satu. Desain blog mulai dikenal dari mulut ke mulut. Dan, titik terendah itu mulai merangkak naik.

Meskipun keuangan sudah membaik, saya masih belum puas dengan pendapatan saya saat ini. Saya sadar, saya hanya manusia yang tidak akan pernah puas dengan sesuatu, selalu ingin lebih dan lebih. Wajar, karena kehidupan itu harus berubah, berkembang. Tapi, saya selalu bersyukur dengan apa yang saya dapatkan. Terlebih lagi mengenai kualitas-kualitas yang saya miliki pun berkembang seiring waktu.


Wulansari Wulan Kenanga

Hidup untuk menulis, menulis untuk hidup

Blog Designer, Writer, Buzzer, Dreamer, Pemeluk Kenangan, Jasa Review, Penulisan Artikel. Kerja sama Contact holawulan@gmail.com

2 comments:

  1. euh iya kalo gak bawa uang takut bangt ban bocor. Aku pernah uang abis buat belanja, motor mati total di jalan. jadinya ngojek buat pulang, untung masih ada recehan

    ReplyDelete
  2. I feel yo. Pernah nggak bawa duit sepeser pun di dompet. Keder juga selama perjalanan.

    ReplyDelete

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^