Feb 28, 2017

5 Alasan Kenapa Saya Menabung di Bank – Aman dan Bebas Rayap!


5 Alasan Kenapa Saya Menabung di Bank – Aman dan Bebas Rayap! Mungkin banyak orang yang bertanya-tanya, bagaimana seorang pekerja lepas mengatur keuangan mereka. Lagi-lagi, saya membahas mengenai keuangan pekerja lepas. Tentu saja, mengatur keuangan sebagai pekerja lepas tidak lepas dari perbankan. Bagaimana tidak, bila dalam transaksi saja saya harus memiliki rekening untuk memperlancar pekerjaan.

Saya sering bercerita bahwa saya memiliki dua  rekening di bank berbeda, yaitu di BCA dan BNI. Untuk bank BCA saya peruntukan untuk rekening transaksi atau keluar masuknya dana dari klien dan nantinya akan saya tabung kembali ke rekening BNI. Di rekening BCA pun saya jadikan tempat saya mengambil dana untuk kebutuhan sehari-hari atau untuk transaksi online (berbelanja online). Hal ini saya lakukan agar saya bisa memilah, mana dana yang memang harus ditabung dan mana dana yang harus saya simpan untuk kebutuhan mendesak nantinya.

Selain Menawarkan Barang, Seller Online Shop Pun Seharusnya Menawarkan Kepercayaan



Selain Menawarkan Barang, Seller Online Shop Pun Seharusnya Menawarkan Kepercayaan - Saya selalu menekankan dalam setiap artikel yang saya tulis mengenai online shop, bahwa kepercayaan antara seller dan buyer teramat penting. Seller online shop, selain menawarkan barang atau jasa tetapi pun seharusnya menawarkan kepercayaan kepada buyer, begitu pula sebaliknya.

Begitu pula ketika saya menjadi seller online shop, saya selalu berusaha bertanggung jawab pada setiap barang yang customer yang beli di saya. Sebelum saya memberi contoh, saya ingin mengatakan kembali, dulu saya merupakan reseller. Sehingga, untuk urusan pengiriman atau packing bukan saya yang melakukannya. Saya hanya menawarkan barang dan bertransaksi dengan customer saya.

Suatu hari, salah satu barang pesanan customer itu bocor, isinya tumpah. Meskipun dari penyetok barang tidak mau mengganti rugi dan memang bila sudah ada di ekspedisi, sudah di luar tanggung jawab mereka, akhirnya saya yang mengganti ulang barang tersebut. Hal ini saya lakukan demi tetap menjaga kepercayaan customer saya.
Feb 14, 2017

[CURHAT] Dari 60kg ke 53kg, kemudian ke 55kg. Kenapa?

https://unsplash.com/

Dari 60kg ke 53kg, kemudian ke 55kg. Kenapa? Bila sering berkunjung ke blog saya ini, pastinya teman-teman pernah membaca diet sehat ala saya. Tulisan tersebut saya publish sekitar tahun 2015, di saat saya giat-giatnya melakukan diet sehat tanpa mengkonsumsi nasi. Berkat diet tersebut, berat badan saya yang awalnya 60kg, turun ke angka 53kg alias turun 7kg. Selama setahun lebih, berat badan saya tetap di 53kg bahkan terkadang mencapai 51kg. Sayangnya, usai lebaran kemarin berat badan saya naik kembali menjadi 58kg dan sekarang sudah turun lagi menjadi 55kg.

Semoga teman-teman tidak bingung dengan angka-angka di atas ya. Karena, saya menulis ini bukan untuk membingungkan orang lain. Sekadar sharing dan mengeluarkan uneg-uneg.huhu.

Kalau diingat-ingat lagi, seluruh hidup saya, saya gunakan untuk memikirkan bagaimana caranya agar saya kurus. Berbagai cara saya lakukan, mulai dari ikut senam, menjaga pola makan, sampai memakai cara berbahaya yaitu mengkonsumsi obat diet.
Feb 11, 2017

Jangan Salah Beli, Ini 5 Power Bank Terbaik 2016

Jangan Salah Beli, Ini 5 Power Bank Terbaik 2016 - Sekarang kamu sudah tidak perlu repot-repot mencari tempat penyetruman daya untuk mengisi baterai ponselmu berkat kehadiran power bank. Dengan selalu membawa power bank di dalam tasmu, kamu tidak perlu khawatir lagi soal baterai ponselmu yang sering habis. Kamu bisa memilih power bank dengan daya yang sesuai dengan kebutuhanmu. Jika kamu berniat untuk membeli power bank dengan budget yang terbatas, maka simaklah lima power bank murah terbaik pada tahun 2016.
Feb 3, 2017

Pandangan Orangtua Mengenai Pekerja Lepas


Pandangan Orangtua Mengenai Pekerja Lepas - Ceritanya postingan ini menjawab salah satu pembaca mengenai pandangan orangtua saya, ketika saya memutuskan untuk kerja lepas. Kemudian, saya ajak sekalian Mbak Tikha, untuk menulis tema serupa yang kami posting di waktu yang bersamaan.

***

Mahasiswa, mendengar kata tersebut membuat saya berbangga diri waktu itu. Seakan masa depan cerah membentang di depan mata. Seakan ketika saya menyandang gelar A.Md di belakang nama saya, saya akan mendapatkan pekerjaan dengan mudah. Dengan sendirinya, pekerjaan akan menghampiri saya dan saya pun tak perlu susah-susah mencarinya.

Seperti halnya dengan saya, kedua orangtua saya pun memiliki harapan besar mengenai kuliah saya ini. D3 Manajemen Informatika, memberikan harapan besar mengenai masa depan yang besar pula. Menjunjung tinggi pendidikan. Jelas, pendidikan tinggi akan memberikan derajat tinggi pula.

“Kamu sekolah. Kamu pintar. Banyak jalan yang akan menerimamu.”