Nov 19, 2017

Seharian Bersama Viva Cosmetics




Berkunjung ke Pabrik Viva Cosmetics alias PT. Vitaparm, membawa ingatan saya kembali ke masa anak-anak dahulu. Melihat ibu menggunakan bedak karung, berkelir cokelat muda nyaris serupa bubuk susu cokelat. Selain itu, ibu juga membersihkan wajah menggunakan Viva Milk Cleanser serta Viva Face Tonic. Mungkin, bukan hanya itu produk dari Viva yang digunakan ibu kala itu, tapi hanya itu yang saya ingat. Karena sejak memperhatikan ibu menggunakan produk tersebut untuk perawatan wajah, saya menjadi tertarik.

Banyak yang bilang, memakai produk Viva aman, karena menggunakan bahan alami dan cocok untuk iklim tropis di Indonesia. Maka, ibu mengijinkan saya menggunakan bedak karung dan dua alat tempur pembersih wajah. Seingat saya, saya menggunakannya sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama.

Tak hanya saya, hampir seluruh peserta Beauty Gathering Viva Cosmetics ini pun merasakan hal serupa. Maklum ya, usia PT Vitaparm sudah menginjak 55 tahun. Tentunya, kami memiliki nostalgia masing-masing mengenai Viva Cosmetics.


Memang Viva Cosmetics lebih dikenal di kalangan emak-emak jaman dahulu, daripada kids zaman now, karena memang adanya Viva Cosmetics sudah berdiri sejak lama. 55 tahun, bukanlah waktu yang singkat. Bisa dibilang, 55 tahun merupakan usia orang tua saya. Dan, ketika memakai kosmetik ini pasti banyak yang bilang, “Itu kosmetik kan buat emak-emak.”

Memang tak bisa dipungkiri, kenyataannya memang demikian. Yang tidak saya pahami, apa bedanya coba kosmetik untuk emak-emak dan generasi milenials? Tidak ada. Toh, saya juga masih pakai pembersih wajah Viva Cosmetics. Tentu alasannya karena selain memang bagus pun harganya terjangkau. Sangat terjangkau.

Salah satu alasan pihak Viva Cosmetics mengadakan gathering dengan Surabaya Beauty Blogger adalah untuk memperkenalkan Viva Cosmetics ke kalangan anak muda dan generasi milenial seperti kami. Menanamkan bahwa produk Viva Cosmetics tak hanya untuk kaum emak-emak saja, tapi layak juga untuk remaja dan remaja dewasa.

PT Vitaparm berada Jl. Panjang Jiwo No.42, Panjang Jiwo, Tenggilis Mejoyo, Kota SBY, Jawa Timur 60299. Satu-satunya pabrik Viva di Indonesia.


Pada tahun 1998 PT Paberik Pharmasi Vita berubah nama menjadi PT Vitapharm hingga sekarang. Sebagai bukti komitmen untuk tetap mengutamakan kualitas PT Vitapharm mendapat sertifikat CPKB (Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik) untuk Cream, Lipstick, Liquid dan Viscous Liquid pada tahun 2008, serta Powder dan Compact Powder pada tahun 2009. Karena itu semua sarana laboratorium, quality control, analisa dan mikrobiologi dilaksanakan sesuai standar pembuatan kosmetika yang baik dengan mengembangkan ekstrak bahan-bahan alami. Dalam upaya meningkatkan kualitas dan produktivitas PT Vitapharm didukung mesin-mesin berteknologi tinggi.

Berkunjung ke Pabrik

Hal yang paling menyenangkan dari temu blogger ini adalah kunjungan ke pabrik Viva Cosmetics, melihat langsung cara pengemasan produk Viva. Berkeliling bersama Pak Teguh selaku guide menjelaskan bahwa Viva telah mendapatkan sertifikat CPKB (Cara Pembuatan Kosmetik dengan Baik) pada 2008 untuk Cream, lipstick, liquid dan Viscous Liquid. Dilanjutkan tahun 2009 untuk Powder dan Compact Powder.

Sayangnya, ketika tour ini kami tidak diijinkan untuk mendokumentasikan karena bersifat privasi.  

Beauty Class

Tak kalah menarik dengan berkunjung ke pabrik dan melihat langsung pengemasan produk Viva, kami pun diajak untuk berdandan dengan produk-produk Viva. Sebelum kelas kecantikan dimulai, ada games yang mengharuskan berpasangan. Satu orang menjadi model dan satu lagi menjadi “tukang dandan”. Nah, setelah itu akan dipilih tiga kelompok terbaik.

Saya yang masih awam dalam dunia make up, ketika kelas kecantikan sangat antusias sekali. Kami diajari dari awal, yaitu membersihkan wajah, merawat wajah, memakai masker wajah dan terakhir make-up. Saya sendiri cukup puas dengan penampilan saya, meskipun masih kurang halus. Itu pun sudah mendapat bantuan dari pihak Viva, xoxo.


Beauty Photography

Di akhir acara, kami diajak untuk belajar fotografi, agar feed instagram lebih kece. Di awal, kami diajari bagaimana swafoto yang bagus. Tetapi, bagus bagi satu orang bukan berarti bagus bagi orang lain. Kita harus tahu, bagian tubuh mana yang bisa kita tonjolkan, yang menjadi ciri khas.

Selain itu, Mas Mochtret mengajarkan bagaimana memotret foto flatlay, foto favoritku. Tentunya, mengajak teman-teman yang lainnya menata foto flatlay sendiri sehingga terlihat lebih cantik.

Pulang dari acara ini, saya mendapatkan goodie bag dari Viva. Isinya banyak, xoxo.

Sampai ketemu di acara selanjutnya!


No comments:

Post a Comment

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^