Halal Bihalal Sekaligus Mencicipi Spiku Oleh-Oleh Khas Surabaya di D'Neven Bakehouse



Halal Bihalal Sekaligus Mencicipi Spiku Oleh-Oleh Khas Surabaya di D'Neven BakehouseKamis pagi kemarin, saya pergi ke D’Neven Bakehouse Surabaya, yang terletak di Ngagel Jaya Tengah 93 Surabaya. Saya datang ke sini untuk menghadiri halal bihalal dengan teman-teman Blogger Surabaya. Memang agak telat banget ya, bulan syawal segera berakhir baru halal bihalal, tetapi tidak apa-apa.

Halal bihalal kami kali ini tergolong istimewa karena diadakan di D’Neven Bakehouse Surabaya, tentunya yang membuat istimewa adalah bisa mencicipi kue spiku Surabaya. Spiku punya D’Neven ini bukan sembarangan spiku, teman-teman. Seperti yang kita tahu, spiku jadul memang enak banget, tetapi spiku milik D’Neven Surabaya ini istimewa sekali dan sangat layak dijadikan buah tangan.





Acara kami semakin seru, karena bertemu langsung dengan pemilik D’Neven Bakehouse Surabaya yaitu Pak Daniel. Sedikit cerita dari Pak Daniel, D’Neven sudah ada sejak tahun 2002 dengan produk spikunya, namun outlet Spiku Kekinian D’Neven Surabaya baru ada sejak tahun lalu yaitu tahun 2017. Selain bisa bertemu langsung dengan sang pemilik, kami pun berkesempatan untuk melihat demo bagaimana cara mengoleskan selai strawberry dan pemotongan spiku secara langsung.

Nah, agar teman-teman tidak penasaran, saya akan mereview satu per satu kue spiku di D’Neven Surabaya dan spiku mana yang recommended untuk dibawa pulang dan mana spiku yang best seller di D’Neven Surabaya. Tetap, review sesuai dengan lidah saya ya.

7 | Old Style Spekkoek

Old Style Spekkoek saya taruh di urutan paling terakhir bukan karena tidak enak, melainkan karena belum sempat mencicipi. Haha. Saya tak mungkin bisa mencicipi hidangan spiku secara keseluruhan di sana. Ketika halal bihalal berlangsung, saya hanya memakan satu dua iris spiku. Bukannya tidak suka, melainkan kekenyangan. Haha.

Oke, meskipun saya tidak mencicipi varian yang ini, ibu saya sempat mencicipinya karena sisa-sisa hidangan saya bawa pulang dan ibu saya yang mencicipi. Apa komentar beliau? “Iki yo spiku temenan, uduk spiku kayak punya orang-orang.” (Ini sih spiku betulan, bukan spiku seperti orang-orang bikin).

Jadi, Old Style Spekkoek ini terdiri dari kue spiku vanilla, selai stroberi,spiku cokelat kayu manis, selai stroberi, spiku vanilla dan terakhir ada taburan kismis. Buat teman-teman yang suka rasa spiku jadul, bisa membeli varian ini.

6 | Triple Vanilla Spekkoek

Untuk kamu yang suka rasa vanilla, kamu bisa memilih Triple Vanilla Spekkoek ini. Sudah jelas dari namanya, kita akan disuguhi tiga lapis vanilla dalam satu gigitan. Kalo saya pribadi kurang menyukai varian spiku yang ini. Alasannya jelas, karena varian ini merupakan varian spiku pada umumnya dan ketiganya merupakan rasa vanilla yang dicampur dengan selai stroberi. Tapi tetap sesuai selera ya, teman-teman.

5 | Classic Original Spekkoek

Nah, ini juga jenis varian spiku seperti pada umumnya, yang terdiri dari spiku vanilla, selai stroberi, spiku cokelat, selai stroberi dan terakhir spiku vanilla. Kalau dibandingkan dengan Tripel Vanilla Spekkoek, saya lebih memilih Classic Original Spekkoek. Karena apa? Sudah jelas, karena ada varian cokelatnya. Meskipun varian ini juga sudah umum, tetapi kalau spikunya dari D’Neven Surabaya ya mana mau nolak? Haha.

4 | Triple Chocolate Spekkoek

Baiklah, kita mulai memasukki kawasan kue spiku yang berbeda daripada yang lainnya. Saya mulai dengan Triple Chocolate Spekkoek. Satu kata di awal, cokelatnya kerasa pakai banget. Jadi, sangat cocok bagi teman-teman yang suka sekali dengan cokelat. Oke, saya akan sebutkan lapisan apa saja yang ada di Triple Chocolate Spekkoek ini sehingga rasanya benar-benar  nyoklat.

Pada lapisan bawah, jelas ada spiku cokelat, disusul dengan selai cokelat, choco chips, melted chocolate, spiku cokelat, selai cokelat, choco chips, melted chocolate, dan spiku cokelat. Nah, sudah jelas kan kenapa benar-benar nyoklat? Iyalah, cokelatnya berlapis-lapis. Jadi spiku varian ini benar-benar “surga bagi pecinta cokelat”. Dan varian ini merupakan irisan spiku D’Neven pertama yang saya ambil dan cicipi. Rasanya? Lembut dan nyoklat sekali.

3 | Charcoal Cheese Spekkoek

Kita sudah memasukki tiga besar spiku D’Neven Surabaya favorit Wulan Kenanga nih. Terus terang, saya kesulitan menentukan urutan dari ketiga varian ini, galaunya seperti memilih jodoh. Haha. Sebenarnya, yang paling menarik dari spiku D’Neven Surabaya ini adalah varian rasa Charcoal Cheese Spekkoek. Mulai dari tampilannya, lapisan spikunya, rasanya, pengemasannya dan memang Charcoal Cheese Spekkoek ini istimewa sekali dan merupakan varian paling dicari alias best seller.

Bahkan saya membawa pulang si cantik ini ke rumah. Lebih membahagiakan lagi, Charcoal Cheese Spekkoek ini benar-benar menyatu dengan style saya yang suka warna monokrom. Saya senang sekali ketika memotretnya.

Baiklah, Charcoal Cheese Spekkoek ini terdiri dari spiku charcoal, selai blueberry, krim keju, selai blueberry, dan spiku charcoal. Nah, istimewanya dari Charcoal Cheese Spekkoek ini tak hanya dari penampilannya yang cantik, pun karena lapisan-lapisan yang membentuknya. Warna hitam dari spiku ini merupakan dari bubuk arang aktif atau charcoal. Bubuk arang aktif sendiri memiliki banyak manfaat untuk tubuh kita, seperti mengeluarkan racun-racun dari dalam tubuh. Rasanya cenderung gurih, tanpa rasa manis yang berlebihan. Sedangkan pada bagian tengah, merupakan kue dari krim keju yang sering disebut cheese cake. Nah loh, mupeng nggak?

Perlakuan khusus pun didapatkan oleh Charcoal Cheese Spekkoek ini, karena tidak bisa bertahan lama di luar lemari es. Jadi, kue ini harus disimpan di dalam lemari es. Bahkan, kemasan untuk Charcoal Cheese Spekkoek ini memakai kemasan sejenis vakum, untuk menjaga kualitas kue tetap terjaga.

Untuk teman-teman yang tak terlalu suka rasa manis, bisa memesan varian ini karena rasa manisnya tak terlalu dominan dari cake-nya. Lebih terasa manisnya dari selai blueberry-nya.

2 | Ladies & Gentleman

Varian ini merupakan varian rasa kedua yang saya cicipi ketika di outlet D’Neven Surabaya, yaitu Ladies and Gentleman. Nah, dari namanya unik dan tidak terpikirkan apa sih rasa dari spiku ini. Kalau sudah lihat dari penampilannya, bisa menebak antara rasa pandan atau greentea karena kelirnya hijau muda. Dan, ini merupakan varian spiku rasa greentea dan kopi. Bagi kamu yang tak suka rasa yang manis, bisa memilih varian ini juga. Jadi lapisannya begini, spiku greentea, selai cappucino, spiku kopi, selai cappucino, dan spiku kopi. Pertama kali mencoba, saya langsung “klik” jatuh cinta dengan varian ini. Rasa greenteanya berasa banget dan dicampur dengan kopi. Saya benar-benar jatuh cinta karena greenteadan kopinya berasa banget dan kedua rasa ini merupakan rasa dari minuman favorit saya. Hehe.

1 | The King Spekkoek

Sama halnya dengan varian Ladies & Gentleman, The King Spekkoek pun sulit ditebak apa sih rasa dari varian spiku ini. Melihat penampilannya pun, sama dengan Tripel Vanilla Spekkoek. Nah, kalau begitu cobalah untuk menghidunya, barulah kita akan tahu kalau varian ini merupakan rasa durian. Saya jelaskan, saya pecinta durian akut. Sangat suka dengan durian. Meskipun demikian, saya bukan tipe-tipe yang suka dengan rasa-rasa durian yang sudah diolah di pasaran. Selai durian, atau apalah, saya tidak suka karena rasanya sudah berbeda. Tapi, berbeda dengan The King Spekkoek ini. Saya pikir akan sama dengan rasa-rasa durian di pasaran, ternyata saya salah. The King Spekkoek, menggunakan durian asli.

Dari kuenya sendiri, merupakan spiku yang dicampur dengan daging durian asli, sehingga rasa duriannya pun terasa. Dan selainya pun menggunakan selai dari daging durian asli. Awalnya, saya tidak tertarik untuk mencicipi karena berpikir akan sama dengan rasa-rasa durian di luar sana. Ternyata, The King Spekkoek ini enak sekali, rasa durian aslinya begitu terasa dan saya juga jatuh cinta dengan varian ini.

Sama halnya seperti Charcoal Cheese Spekkoek, The King Spekkoek harus disimpan dalam lemari pendingin, agar tetap terjaga kualitasnya.

Semua varian spiku dari D’Neven Bakehouse bisa bertahan kurang lebih dua minggu dalam suhu ruang, kecuali The King Spekkoek dan Charcoal Cheese Spekkoek yang harus disimpan di lemari es. Kemasan dari spiku D’Neven pun tak boleh saya lewatkan, karena cantik sekali. Sederhana, mendekati warna-warna monokrom dan modelnya semacam laci gitu (saya nggak tahu istilahnya). Benar-benar didesain dengan istimewa dan premium.

Cara Memesan Spiku D’Neven Bakehouse

Cara pemesanan bisa datang langsung ke outlet di Ngagel Jaya Tengah 93, Surabaya atau bisa via online dengan menghubungi kontak di bawah ini:

WA: 081234109001
Line: @dnevensurabaya

Harga Spiku D’Neven Bakehouse Surabaya

Di bawah ini merupakan daftar harga dari spiku D’Neven Bakehouse:



Diskon Spesial

Teman-teman pun bisa mencicipi spiku ini dengan diskon spesial. Kalian bisa mendapatkan potongan 5% untuk pembelian spiku dengan menggunakan kode diskon: WULANKENANGA LOVEDNEVEN

Kamu juga bisa mendapatkan diskon spesial, apabila menjadi tamu di hotel-hotel berikut:
  • Luminor
  • Zoom
  • Neo
  • Midtown
  • FFave



3 komentar:

  1. lihat foto2nya wulan jadi elus2 perut hihihihi

    BalasHapus
  2. Juara banget mbak Wulan! D'Neven enak bangeeet..

    BalasHapus
  3. iya suka bangettt aku yng durian.. beda sama yang lain ini duriannya kerasa bangettt

    BalasHapus

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^

Diberdayakan oleh Blogger.