Tips Atur Duit Selama Bulan Ramadhan | Wulan Kenanga Wulan Kenanga: Tips Atur Duit Selama Bulan Ramadhan
Jul 13, 2015

Tips Atur Duit Selama Bulan Ramadhan


Tips Atur Duit Selama Bulan Ramadhan - Tak terasa lebaran tinggal menghitung hari. Selama sebulan penuh, kita menjalankan ibadah puasa dengan menahan napsu. Mulai napsu terhadap makanan, sampai napsu terhadap hal-hal negatif. Tentunya, dengan datangnya Idul Fitri, memberikan kebahagiaan tersendiri bagi kita umat muslim. Selain, karena hari kemenangan akan tiba, tentu ada rejeki tambahan. Yaitu, Tunjangan Hari Raya (THR).


Pastinya, pada bulan ramadhan kebutuhan membeludak dan pengeluaran seringkali tak terkontrol karena banyak yang harus dipenuhi daripada bulan-bulan lainnya, sedangkan penghasilan belum tentu lebih besar juga. Untuk kiriman ke sanak saudara, untuk memberi uang saku pada pemberi kiriman, untuk kebutuhan menjelang hari raya, atau untuk membeli kebutuhan pribadi yang tak bisa ditinggalkan. Terlebih lagi saat menjelang lebaran, banyak sekali pilihan-pilihan untuk lebaran yang menarik hati. Baju baru misalnya. Ini benar-benar bikin kita kalap. Kita harus jeli dalam aturduit.com dan pengeluaran.

Banyak orang mencari tahu bagaimana caranya, mengatur uang agar tak habis begitu saja. THR yang ditunggu-tunggu habis tanpa arti, atau tiba-tiba membeli sesuatu yang sebenarnya tak perlu-perlu amat. Terkadang lapar mata itu menyesakkan, kawan. Harus pinter-pinter dalam memilah antara keinginan dan kebutuhan.

Untuk itu, saya memberikan tips mengelola keuangan selama bulan ramadhan.

1 | Susun Anggaran Pengeluaran Selama Bulan Ramadhan

Langkah ini adalah langkah yang terpenting. Menyusun anggaran kisaran yang dibutuhkan selama bulan ramadhan dan menjelang lebaran. Langkah ini tak hanya penting pada bulan ramadhan saja, tapi juga pada bulan-bulan lainnya. Awal bulan, silakan menyusun kebutuhan dan anggaran yang dimiliki. Pilih prioritas kebutuhan selama satu bulan. Karena harga pokok selalu melonjak, sangat penting melakukan penyusunan agar tak terjadi pengeluaran yang tak terduga nantinya.

Untuk menyusun anggaran, usahakan untuk fokus pada hal-hal vital dan tentunya harus mematuhi anggaran yang ada.

2 | Pilih Menu Berbuka dan Sahur 

Memilih kebutuhan pangan juga tak kalah pentingnya. Kita harus jeli dalam memilah makanan yang sehat dan tentu dengan harga yang terjangkau tak melebihi anggaran yang ada. Jangan hanya karena bulan ramadhan bulan yang istimewa, sehingga makanan yang disajikan pun terlalu istimewa dan menguras susunan anggaran yang ada. Seharusnya, tidak demikian. Yang terpenting adalah semua berjalan lancar tanpa mengganggu keuangan yang ada.

3 | Buat Daftar Kebutuhan Selama Hari Raya

Kita sudah membuat anggaran pengeluaran selama bulan ramadhan, tentu kita perlu membuat daftar kebutuhan selama lebaran. Seperti menyiapkan hantaran menjelang lebaran, kebutuhan untuk buka bersama kerabat, dana untuk uang saku pemberi hantaran, zakat, dan pelbagai macam kebutuhan yang memang genting selama lebaran tiba. Kita harus benar-benar jeli dalam mengeluarkan hasil jeri payah kita selama sebulan terakhir. Jangan sampai lebaran usai, usai pula dana yang kita miliki. Atur duit sangat penting untuk kelangsungan hidup. Jadi, kita harus benar-benar ekstra ketat untuk membatasi hal-hal yang tak perlu.

4 | Catat Pengeluaran

Setelah melakukan transaksi, sangat penting untuk merekamnya. Entah itu pemasukan atau pengeluaran. Lakukan setiap hari, sekecil apa pun itu pengeluaran dan pemasukkan yang ada. Karena sangat penting bagi kita untuk mengetahui apa-apa saja yang terjadi dalam keuangan kita. Hal ini juga untuk mengontrol pengeluaran yang tak perlu.

5 | Cari Referensi Tempat Belanja Murah

Berbelanja merupakan hal yang wajib dilakukan, jika memang kita benar-benar membutuhkan hal yang vital. Untuk itu kita harus mencari tempat di mana saja tempat yang murah dan nyaman untuk berbelanja. Misalnya, saya suka membeli buku. Maka, saya mencari tempat belanja buku yang memiliki diskon besar. Meskipun sedikit, akan sangat berarti untuk keuangan kita.

6 | Sortir Kebutuhan

Terkadang keinginan tak berbanding lurus dengan kebutuhan. Kita harus bisa membedakan mana keinginan dan mana kebutuhan. Beruntung, jika keinginan memang berbanding lurus dengan kebutuhan. Tak hanya itu. Terkadang kebutuhan juga harus dipilah-pilah mana yang lebih penting dan mana yang bisa ditunda lebih dahulu.

7 | Ikuti Rencana Yang Telah Disusun

Langkah ini sama halnya dengan langkah pertama. Yaitu, mengikuti aturan yang ada. Mengikuti anggaran yang telah dibuat, dan memilah-milah kebutuhan yang ada. Jika, pengeluaran lebih besar daripada penghasilan tentu akan menimbulkan hutang. Jika, terjadi demikian mending melakukan pengajuan  kredit tanpa agunan. Disamping bisa menutupi lubang kebutuhan, memakai kartu kredit tanpa agunan juga tak perlu khawatir mengenai jaminan yang kita berikan.


Yang terpenting dalam mengatur keuangan adalah menahan diri agar tak tergiur dengan iklan, atau barang yang berkilau. Sesuatu hal yang sebenarnya tak terlalu penting namun, karena merasa memiliki duit menjadi gelap mata untuk membelinya. Yuk, ah, atur duit mulai dari sekarang. 



Image source pexels


Wulansari Wulan Kenanga

Hidup untuk menulis, menulis untuk hidup

Blog Designer, Writer, Buzzer, Dreamer, Pemeluk Kenangan, Jasa Review, Penulisan Artikel. Kerja sama Contact holawulan@gmail.com

1 comment:

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^