Feb 7, 2019

Cara Saya Merawat dan Membersihkan Buku




Ketika saya mengambil buku A Man Called Ove dari rak atas, saya merasakan butiran debu berada di atas sampulnya. Buku tersebut baru saya kembalikan ke rak seminggu yang lalu, tetapi sekarang sudah berdebu. Lalu, bagaimana dengan nasib buku-buku saya yang lain, yang jauh lebih lama berada di rak. 

Saya membatin,”Kapan saya membersihkan buku-buku tersebut?”

Sayangnya, meskipun saya berencana di rumah lebih lama, saya belum berencana untuk membersihkan buku-buku dari rak. 

Biasanya, saya rajin menurunkan buku-buku dan membersihkan mereka dari debu satu persatu. Mengelap rak buku yang terbuat dari tangga bekas dan menata kembali buku-buku tersebut. Tak ada cara khusus bagaimana saya membersihkan mereka. Kalau kamu mencari tahu, bagaimana membersihkan atau merawat buku agar kertasnya tidak menguning, saya tidak tahu bagaimana caranya.

Hehe.

Akan tetapi, saya akan berbagi bagaimana saya merawat dan membersihkan buku-buku dari rak. Bukan mengenai tips agar kertas buku tidak menguning, karena saya tidak tahu bagaimana. Selain itu, saya suka kertas buku-buku saya berbintik kuning. Lebih klasik dan usang.

Bagaimana Saya Merawat dan Membersihkan Buku-Buku



1 | Saya Tidak Melipat Halaman Buku


Sejak SMA saya tidak melipat halaman buku yang saya miliki, terutama novel-novel. Bahkan saya memberikan peraturan kepada teman-teman saya yang meminjam buku, agar mereka tidak melakukan hal yang tak saya sukai, salah satunya melipat halaman buku.

2 | Saya Tidak Menekuk Buku Terlalu ke Belakang


Ketika membaca saya memegang buku dengan dua tangan ataupun satu tangan dan tetap membiarkannya terbuka. Bukan dengan menekuk halaman buku yang lain ke belakang. 

Saya melakukan ini, agar sampul buku tidak tertekuk. Iya kalau sampul tersebut kuat, kalau tidak? Tentu saja akan meninggalkan bekas, yang lama kelamaan akan membuat sampul buku sobek. 

3 | Berusaha Agar Buku Tidak Terkena Air


Beberapa waktu lalu, adik kos saya mengirim saya pesan. Dia bilang buku yang dia pinjam dari saya kena tumpahan air kunyit. Tentu saja saya kesal, namun saya tetap berusaha santai. Untungnya, yang terkena tumpahan itu sampul belakang, bukan halaman buku. Saya lega. 

Saya pernah pengalaman menceburkan buku ke dalam air got tanpa sengaja, tentu saja buku tersebut menjadi keriting dan bertambah tebal. Untuk itu, benar-benar jaga buku agar tidak terkena air ya. 

4 | Membersihkan Rak Buku Beserta Bukunya


Saya selalu membersihkan rak buku dan buku-buku di rak tersebut. Sekadar membersihkannya dari debu dengan kemoceng. Tidak ada ritual khusus, seperti menjemurnya atau hal lain. Saya membiarkan kertas buku-buku tersebut menguning dan berbintik-bintik. I love it. Bukan suatu masalah besar kalau kertas buku koleksi saya menguning dan berbau apak. Justru, itulah hal yang saya nantikan. 

5 | Menata Buku Sesuai Keinginan



Kemarin, ketika membereskan buku-buku dan membersihkannya, saya mencoba menatanya dengan tema baru. Biasanya, saya menata buku berdasarkan penerbit – karena ukuran buku akan sama – dan menata sesuai penulis favorit – saya mempunyai beberapa buku dengan penulis yang sama. Nah, kemarin saya menatanya sesuai warna. 

Memang sih, menata sesuai warna berisiko ukuran buku berbeda sehingga terlihat tidak begitu baik, selain itu membuat saya kelelahan dan membuang waktu karena harus menyesuaikan warna buku yang beragam dan ternyata amat sulit. Meskipun warna yang saya tata tidak benar-benar sempurna, tetapi saya cukup puas dengan hasilnya.

Itu beberapa hal yang saya lakukan agar buku-buku saya terjaga dengan baik. Kalau kamu penasaran kenapa rak buku saya secakep itu, rak buku tersebut merupakan tangga bekas yang ditempelin ibu ke tembok sebagai rak buku. Lucu, ya?

Baik, semoga bermanfaat ~

0 Comments:

Post a Comment

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^