Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Untuk Seller Toko Online | Wulan Kenanga Wulan Kenanga: Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Untuk Seller Toko Online
May 12, 2015

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Untuk Seller Toko Online

taken from link

Holla!

Setelah saya memposting cara aman berbelanja online .Maka, untuk kali ini saya akan membuat hal-hal yang harus (penting) diperhatikan sebagai seller

Untuk sekedar informasi, bahwa bukan hanya penjual online saja yang rawan dengan penipuan, tetapi ada kalanya buyer pun demikian. Ingat dengan kata-kata Bang Napi? 

"Kejahatan terjadi bukan hanya ada niat pelakunya, tetapi juga ada kesempatan"





So, teman-teman kudu waspada mengenai hal ini. Jangan memberi kesempatan buyer untuk mengecoh kita. 

Di bawah ini merupakan pengalaman pribadi saya sebagai seller menghadapi beberapa buyer yang bandel dan bermaksud mengecoh saya. Tapi, tidak semudah itu, yah. Saya kan seller pintar *pasang kacamata*.

Kasus 1

Buyer berpura-pura sudah transfer.

Kasus ini beberapa kali terjadi, bahkan sering banget terjadi. Modusnya macam-macam. Ada yang mengirim foto mesin ATM yang menunjukkan "akan" transfer, dan ada pula yang mengatakan sudah transfer. Tapi, seperti yang saya katakan tadi saya adalah seller cerdas *kibasin poni* maka saya langsung cek saldo, lantaran tak ada sms masuk yang mengatakan saldo saya bertambah.

Perlu diperhatikan bahwa, untuk penjual online sangat dianjurkan untuk membuat SMS Banking. Jadi, kita tak perlu repot-repot ngecek ke ATM atau buka internet untuk mengecek. Ditambah lagi dengan SMS Banking, kita tahu berapa saldo yang bertambah tersebut beserta jam. Bahkan, meskipun mereka mengirim bukti kirim saya pun tak percaya sebelum cek sendiri *waspadalah*



Kasus 2

Barang saya kok belum sampai?

Sudah sering toh mendengar pertanyaan ini? Terus dia berkoar-koar kalau kita penipu XD. Saat menghadapi hal ini, teman-teman kudu sigap cek resi pengiriman. Saya pernah loh, barang sudah diterima buyer dengan nama si buyer sendiri tapi si dia keukeh belum sampai. Kalau menghadapi pelanggan seperti ini mah cuekin saja :D.


Pernah ada pelanggan yang memaki saya lantaran katanya barang sudah satu bulan belum sampai. Saya tanya, "Kok sista baru komplain?" dia jawab," Saya sudah komplain, sista bilangnya nanti-nanti!" Nah, di situ saya belum pernah merasa dikomplain sama dia, maka saya lihat riwayat percakapan, dan catatan saya. Ternyata, saya tak menemukan dia pernah order. Setelah itu saya tanya dia, "Beli tanggal berapa." dia jawab," satu bulan lalu." jawaban dia tidak pasti. Kemudian, saya tanya "Beli barang apa?" dia jawab,"Barang X." dan ternyata saya tidak menjual barang tersebut. Setelah saya konfirmasi, dia hanya diam tanpa ada kata maaf karena sudah menuduh. Rasanya tuh pengen bunuh! *eh, dosa!*

Sebenarnya, ada kasus serupa, tapi yang terpenting adalah jangan sampai barang bukti kita hilang. Kudu disimpan baik-baik, siapa tahu nanti ada modus macam-macam. Jadi, kita bisa memberikan bukti yang akurat. Dan, jangan lupa memberi batas komplain dalam jangka waktu tertentu. Jadinya, setelah melewati waktu tersebut tidak menerima komplain.

Kasus 3

Buyer PHP

Kalau yang ini pasti tidak asing lagi. :D Jadi, tak perlu dijelaskan panjang lebar, ya. Langsung cuekin dan jangan mau di PHP! :D

Oke, sekian dulu kasus yang pernah saya alami jadi seller toko online, nanti kalau saya ingat ada kasus lagi segera saya tuliskan.


Wulansari Wulan Kenanga

Hidup untuk menulis, menulis untuk hidup

Blog Designer, Writer, Buzzer, Dreamer, Pemeluk Kenangan, Jasa Review, Penulisan Artikel. Kerja sama Contact holawulan@gmail.com

3 comments:

  1. Betul mak, saya juga pernah jadi pelaku OL shop. Harus aktifin sms banking sama internet banking. Biar ga kena tipu. Dan harus pinter-pinter 'tegas' di depan pelanggan biar ngga dijailin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, apalagi yang bilang belum sampai itu -_- rasanya....

      Delete
    2. aku malah pernah dibilang nipu gara2 pihak pabrik sepatu minta konfirmasi pesanan ke aku, trus aku tanya ke customerku udah ada pembayaran apa belum. bilangnya jadi order, tapi sampai 3 hari ga ngasih konfirmasi, pembuat sepatunya jadi nanya terus ke aku soalnya sepatunya udah ada yang mau keep. aku nanya lagi ke customerku malah aku di blokir dan inbox aku kalo aku mau nipu. hahahaha...

      eman ijasahku kan wul :D

      Delete

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^