Dec 18, 2017

Tuhan Terima Kasih, Saya Wulan Kenanga


Tuhan Terima Kasih, Saya Wulan Kenanga Ada belasan momen yang membuat saya bersyukur menjadi diri sendiri. Bukan orang lain, meskipun itu seorang Yuki Kato, yang kata teman-teman wajahnya serupa dengan saya – hmmm. Seringkali saya katakan bahwa prioritas hidup setiap orang itu berbeda, sehingga hal tersebut mempengaruhi sukses setiap orang. Dengan kata lain, sukses menurut masing-masing orang berbeda.

Dan, sumber kebahagiaan setiap orang itu berbeda.

Seperti saya, yang bahagia sekali ketika sinopsis cerita yang saya tulis asal-asalan, saya ikutkan Gradien Writing Class, kemudian terpilih. Saat itu, saya merasa sangat bahagia dengan hal itu. Saya merasa beruntung sekali. Ada lagi, ketika ada talkshow kepenulisan yang diadakan oleh Grasindo di Surabaya. Waktu itu, saya tidak ikut kuis yang diadakan oleh mereka, sehingga tidak bisa ikut. Tetapi, memang rejeki tidak kemana. Tiba-tiba, Mbak Tikha yang ikut acara mengirim pesan kepada saya untuk datang ke lokasi, kata Mbak Tikha Mbak Monic menyuruh saya datang. Mbak Monic merupakan salah satu peserta GWC tahun 2012 yang lalu.


Jadi selama acara tersebut, saya hanya duduk, makan-makan dan menyimak para penulis Grasindo menuturkan pengalaman menulis meraka. Saya duduk di belakang, sesekali tertawa dan tersenyum. Selama perjalanan pulang, hati saya membuncah. Bersyukur berkali-kali, bahwa saya Wulan bukan orang lain. Wulan yang beruntung mendapatkan dua buah buku gratis dari acara tersebut.

Momen lain ketika saya sangat bersyukur menjadi diri sendiri adalah ketika saya menemukan dua buku karangan Winna Effendi dengan harga diskon di salah satu toko buku di Surabaya. Berkali-kali saya tersenyum, menghidu buku, tersenyum dan tertawa. Rasanya, kebahagiaan saya sangat receh tak berbobot. Tapi, begitulah yang saya rasakan.

Memang malang tak urung datang kepada kita, terkadang kita akan mengutuk Tuhan atas kemalangan yang menimpa. Namun, memang begitulah kehidupan dan janji-janji Allah selalu benar adanya. Bertahun-tahun lalu, saya selalu mengutuk diri sendiri dan tak jarang kepada Tuhan pula, karena kehidupan yang saya miliki tak semenyenangkan kehidupan mereka. Saya seorang yang pesimis menghadapi hidup dan selalu berpikiran negatif. Saya selalu bertanya-tanya, kenapa saya tidak seperti si A, yang ceria? Kenapa saya tidak seperti si B, yang mempunyai banyak teman? Kenapa, kenapa dan kenapa.

Saya ingat dulu pernah tidak bersyukur seperti itu, tetapi perasaan tidak bersyukur mengenai hidup kini sirna tergantikan dengan perasaan bersyukur yang berlipat-lipat. Saya merasa sangat bersyukur dengan kehidupan yang Tuhan kasih. Saya bersyukur menjadi Wulan Kenanga, seorang blogger, penulis, dan fotografer makanan. Ya, saya sangat bersyukur. Terlebih lagi, dengan kemampuan-kemampuan yang saya miliki, membuat saya terlihat berbeda. Menjadikan saya seseorang yang dikagumi oleh seseorang *mbulet*.
Beberapa waktu yang lalu, saya diterima menjadi pekerja tetap di HngryNow, situs direktori makanan di Surabaya. Awalnya, saya sekadar pekerja freelance di sana, kini saya menjadi pekerja tetap. Pekerjaan saya tidak jauh-jauh dari kebiasaan saya selama ini, menulis dan memotret. Ya, saya jurnalis sekarang.
Selengkapnya mengenai pekerjaan baru saya, saya tulis di postingan berbeda ya.

Intinya, saya merasa bersyukur sekali menjadi diri sendiri. Mempertahankan apa yang saya percayai dan menekuninya. Saya sangat-sangat bersyukur menjadi Wulan dengan segala hal kekurangan dan kelebihan yang saya miliki. Apa pun itu, Tuhan telah memberikan hal-hal baik dalam kehidupan saya. Kita harusnya sadar, kemalangan yang Tuhan kasih adalah bentuk sayang-Nya kepada kita, agar kita menjadi pribadi yang mandiri dan berani.

Dalam doa, saya selalu meminta kepada Tuhan, kuatkan saya, berikan saya keberanian untuk menghadapi hidup. Dan, beginilah cara Tuhan mengabulkan doa-doa saya.


Jadi, sudahkah berucap “Alhamdulillah” hari ini?

3 comments:

  1. Alhamdulillah ya Mba', daripada kufur, memang lebih baik bersyukur, sukses Mba'. :)

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah .... :D Hampir lupa mengucap syukur hari ini.

    ReplyDelete
  3. rasa syukur dapat membawa keberkahan..

    ReplyDelete

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^