Oct 17, 2013

Di Hari Kesekian

Di hari kesekian,
Aku masih di tempat yang sama
Berharap engkau berputar arah
Menemuiku, kembali

Di hari kesekian,
Aku masih mengingatmu pada satu titik,
Titik di mana kita bertemu dan berpisah

Di hari kesekian,
Aku masih menyimpan sisa rindu
Rindu yang dulu belum pernah tersampaikan

Di hari kesekian,
Aku masih bisa merasakan  nikmat tembakau yang engkau kirim
Lewat bibirmu

Di hari kesekian,
Aku masih bisa melihatmu
Di tempat itu, 
kamu datang
kamu pergi
Diiring hujan

Di hari kesekian,
Aku masih memeluknya
Memeluk cintamu
Berusaha keras agar engkau menyambutnya

Di hari kesekian,
Aku berusaha berlari
Berlari tuk tak menengok masa lalu
Karena luka yang tercipta
masih bernanah

Di hari kesekian,
Aku lelah...
Lelah tuk mencarimu
Kabarmu..

Di hari kesekian,
Kuberharap cintamu pergi
Membawa kenangan serta

Di hari kesekian
Aku masih berdusta
Bahwa aku akan baik-baik saja
Nyatanya tanpa hadirmu, 
aku bukan siapa-siapa

Di hari kesekian,
Aku mencoba tuk bergantung pada mimpiku
Nyatanya, itu tak cukup untuk mengobati

Di hari kesekian,
Aku berusaha untuk melepasmu
Melepas segala yang tersisa
Melepas seluruh yang ada
Melepas ingatanku
Agar hati ini tak lagi menyebut namamu....


Surabaya, 17 Oktober 2013
~Dimana aku merasa begitu merindukanmu,
Wulan sari

0 Comments:

Post a Comment

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^