Dec 21, 2015

Semua Manusia Dilahirkan Istimewa

"Jangan merebut kebahagiaan orang lain, Nak. Cari kebahagiaanmu sendiri."

Kira-kira seperti itu kalimat yang diucapkan oleh seorang Ayah kepada putrinya dalam novel Cinta Dengan Titik karya Bernard Batubara. Saya tidak ingat persis bagaimana isi kalimatnya dan di halaman berapa. Bahkan, saya lupa nama tokoh utamanya. Tapi, bukan itu yang akan saya bahas saat ini. Bukan mengenai novel tersebut. Akan tetapi, mengenai pesan sang Ayah kepada putrinya. Mengenai kebahagiaan yang tidak dengan mengambil kebahagiaan orang lain.


Singkat cerita, novel itu menceritakan mengenai seorang perempuan yang jatuh cinta pada lelaki yang sudah memiliki tunangan. Saya tidak akan mengambil posisi sebagai membenarkan apa yang dilakukan si perempuan dengan mengungkapkan alasan-alasan yang mendasari hal tersebut boleh dilakukan. Meskipun, dalam cerita di novel tersebut, si Perempuan punya alasan kuat untuk tetap mencintai laki-laki itu.

Saya hanya ingin berpendapat mengenai pesan yang saya tulis di awal konten ini.

Seperti yang saya ketahui, dan teman-teman tahu. Baru-baru ini sedang ramai pembicaraan mengenai cinta segitiga antara Maya Estianti, Ahmad Dhani, dan Mulan Jameela. Entah, saya masih boleh mengatakn kisah cinta segitiga atau bukan, karena kasus ini sudah lama berlalu. Tapi, konflik yang ada baru-baru ini merupakan akibat dari apa yang terjadi bertahun-tahun silam. 

Terus terang, saya ikut membenci Mulan Jameela akibat perbuatannya kepada Maya. Entah setan mana yang membuat ia tega melakukan hal itu kepada Maya. Mungkin, pesona Ahmad Dhani terlalu memukau atau ketenaran dan ambisi yang terlalu besar. Akan tetapi, jika memang Mulan Jameela menghargai keberadaan Maya waktu itu, mungkin ia bisa menolak. Mungkin ia bisa menghindar dari jerat setan tersebut. Sayangnya, Mulan begitu lemah dan pasrah tanpa penolakan. Justru ia melakukan hal tersebut secara diam-diam.

Mulan Jameela kembali muncul ke permukaan setelah anaknya yang cantik itu lahir. Ingat bukan? Bahkan, saya ingat waktu itu ada berita mengenai Mulan Jameela yang periksa ke dokter dengan baju serba hitam.

Seperti yang dikatakan oleh sang Ayah kepada putrinya, jangan merebut kebahagiaan orang lain. Jelas di sini Mulan telah merebut kebahagiaan Maya, Al, El, dan Dul dengan membiarkan Dhani bersama dia. Mulan tidak memikirkan apa yang terjadi dengan orang-orang terdekat Dhani. Dan, yang membuat beberapa orang geram adalah, Mulan bisa dikenal banyak orang berkat Maya. Berkat belas kasihan Maya.

Pagar makan tanaman?


"Carilah kebahagiaanmu sendiri."Mulan Jameela itu cantik, cantik banget malahan. Suaranya pun bagus, dan dia sudah punya nama. Lalu, dengan modal sebesar itu, apa dia tidak bisa mencari kebahagiaan sendiri? Apa dia tidak mampu berdiri sendiri dengan kedua kakinya? Tidak mungkinlah, tidak ada satupun laki-laki yang tidak ingin bersamanya.

Baiklah, kisah di atas sekadar contoh mengenai mencari kebahagiaan sendiri. Di luar sana masih banyak kisah yang mungkin lebih parah daripada ini. Bukan menyudutkan Mulan, tapi kalau dilihat dari sudut pandang lain Maya juga ikut andil dari apa yang terjadi. Teringat kalimat Dhani beberapa hari yang lalu, "Dalam rumah tangga hanya boleh ada satu matahari." Mungkin, Maya bukanlah sosok yang pas bagi Dhani, maka saat bertemu Mulan ia baru menyadari hal tersebut.

Inti dari postingan ini adalah, kita manusia memiliki keunikan masing-masing yang membuat kita istimewa. Kita mampu mencari kebahagiaan lain, tanpa harus menyakiti orang lain. Terlebih lagi orang tersebut adalah orang yang sangat berjasa bagi hidup kita. 








5 Comments:

  1. Kadang, gak tau dan entah kenapa suka iri sama kebahagiaan orang lain ahahah, kadang2 sihhh :D

    ReplyDelete
  2. ada orang yang merasa lebih mampu merebut kebahagiaan orang lain dibanding kebahagiaan sendiri yang mungkin udah dijatahin, sayangnya kita yang terlalu malas mencari dan tidak sabaran melihat yang dekat-dekat dan bukan yang milik hhe

    ReplyDelete
  3. "... tidak ada satupun laki-laki yang tidak ingin bersamanya."
    Saya single dan saya nggak mau bersama dia loh mbak. Heheu

    ReplyDelete
  4. Yang jadi pertanyaan, mampukah manusia mempertahankan ke istimewaan yang diterimanya itu?

    ReplyDelete
  5. Tinggal bagaimana mencari apa keistimewaan dalam diri agar tidak mengganggu kebahagiaan orang lain. ^^

    ReplyDelete

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^