May 25, 2016

Finally, I Have Some Business Cards!


Finally, I Have Some Business Cards!Seminggu yang lalu, Mas Agung – kenalan saya sekaligus kurir JNE Mojokerto, datang ke rumah. Dia membawakan dua paket untuk saya. Satu paket dari Chevrolet – sebuah hadiah berupa voucher- dan satu dari KartuNama.co .

Pemikiran untuk membuat kartu nama sudah lama ada. Tentu, sejak saya memutuskan untuk menjadi fulltime blogger. Saya rasa, profesi sebagai blogger sangat memerlukan sebuah identitas diri. Tidak mungkin dong, ketika bertemu orang kita menjelaskan satu per satu, siapa sih kita. Terlebih lagi, saya termasuk perempuan introvert. So, saya memerlukan kartu nama.


Lalu, jika pemikiran memiliki kartu nama sudah ada sejak dulu, kenapa baru sekarang saya merealisasikan? Karena, saya belum menemukan desain kartu nama yang cocok. Banyak sekali pertimbangan ini itu. Yang jelas, saya butuh kartu nama dengan warna dominan hitam atau yang biasa disebut warna monokrom.

Akhirnya, saya membuat desain kartu nama untuk diri saya sendiri.

Saya beruntung, karena bisa menggunakan software photoshop untuk mengedit sana sini. Dan, jadilah!



Sebenarnya, sebelum saya memutuskan desain tersebut menjadi desain final kartu nama saya. Saya memiliki beberapa desain, yang sebenarnya nih, tidak jauh berbeda. Tapi, ah, demi Tuhan, saya butuh berminggu-minggu untuk memutuskan mana yang akan saya pakai.

Tentunya, ada orang-orang yang saya repotkan ketika memilih desain kartu nama.

Kenapa sih, saya harus bingung-bingung memilih desain? Toh, sekadar kartu nama.

Oh, bagi saya kartu nama bukan sekadar kartu nama. Kartu nama bagi saya adalah sebuah CV mini untuk memperkenalkan diri. Siapa saya. Apa pekerjaan saya. Dan, bagaimana cara untuk menghubungi saya. Selain itu, desain kartu nama juga mencerminkan seseorang. Kita lebih suka warna apa. Kepribadian kita dan karakter juga terkandung di dalamnya.

Jika sudah berteman lama dengan saya, pasti tahu kalau sejak dulu kala, saya menyukai warna hitam.
Nah, setelah menemukan desain yang cocok, saatnya mencari percetakan. Hal yang utama saya perhatikan adalah lokasi percetakan dan harga. Akhirnya, saya menemukan sesuai dengan keinginan saya. Ya, meskipun ternyata kertas yang saya pilih tidak sesuai dengan apa yang saya bayangkan. Tapi, tetap kelihatan oke, kok.

Jadi, saya memilih Paper Art 310gr dengan sisi bolak balik. Actually, saya sama sekali tidak mengerti soal kertas. Kali pertama melihat kertas kartu nama dari moo.com itu kece sekali. Bahannya tebal dan baguslah. Saya berharap sih, kertas kartu nama yang saya pilih seperti itu, tapi ternyata berbeda jauh.

Dan, saat City Tour kemarin, saya sudah memberikan satu kartu nama kepada seorang teman.

xoxo,
Wulan K.



3 Comments:

  1. Hahahahaha iya bener, pas nyetakin ditanya "Mo kertas apa mba?" Hmmmm meneketeheee yak, sekalinya milih kok mehing, aaah dipilih2 lagi deh wkwkwk

    ReplyDelete

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^