Jun 10, 2015

Sedia Asuransi, Sebelum Hujan


Sedia Asuransi, Sebelum HujanMusim hujan identik dengan basah, lembab, dan sakit. Terlebih lagi, ketika musim pancaroba dengan keadaan iklim yang tak menentu. Kalau orang sekitar bilang, musimnya sakit. Terlihat karena di sana sini pada terkena flu.

Hujan tidak hanya identik dengan basah, tapi juga banjir. Terkadang, justru menimbulkan musibah seperti pohon tumbang. Kadang, karena hal tersebut perjalanan terhambat. Terlebih lagi, ketika pohon tumbang tersebut mengenai rumah atau properti milik pribadi, misalnya kendaraan yang kita miliki.

Mari bayangkan, ketika baru saja memiliki kendaraan atau pembangunan rumah, tiba-tiba mendapatkan musibah yang mengakibatkan rumah atau properti yang kita miliki “terluka” dan di saat itu pula, kita sudah tak memilki dana untuk memperbaikinya. Pastinya, kita akan berpikir, kenapa dulu tidak diasuransikan saja? Kalau sudah pakai asuransi, pastinya masalah semacam ini bisa teratasi tanpa beban yang terlalu berat.

Minimnya kesadaran akan pentingnya berasuransi, tak jarang menimbulkan penyesalan di masa akan datang.

Kebutuhan-kebutuhan tak terduga semacam itu, membuat kita berpikir ulang, mengapa kita tidak memproteksi diri dengan berasuransi? Untuk alasan-alasan yang memang masuk akal. Seperti, mungkin nantinya kita akan terserang penyakit dan tidak memiliki dana untuk hal tersebut. Atau ketika tiba-tiba barang milik kita hilang.


Saya punya seorang teman ketika kuliah dahulu. Kami cukup dekat. Dia indekos di daerah kampus. Kamarnya terletak di depan, jadi bukan di dalam rumah. Ketika usai mengerjakan tugas, mereka (satu kamar berdua) kelelahan dan tidur begitu saja, tanpa mengunci pintu kamar. Tentunya, mereka sama sekali tak menyangka kalau akan ada orang-orang yang mempunyai niat jahat, terlebih lagi ketika ada kesempatan. Ya, seperti yang dikatakan Bang Napi. Pagi pun tiba, dan laptop kedua teman saya beserta barang berharga lainnya, raip begitu saja.

Selama berminggu-minggu, kawan saya tersebut meminjam laptop sana sini, termasuk meminjam laptop milik saya.

Untungnya, satu teman saya tersebut mengasuransikan laptop miliknya, sehingga ia dapat pengganti laptop yang raip. Teman saya yang satunya? Ya, tentu saja dia harus membeli lagi laptop baru. Mau bagaimana lagi, di jurusan kami sangat penting adanya laptop untuk menunjang belajar kami di kampus.

Di atas, sekadar contoh bagaimana memiliki asuransi dapat membantu hal-hal mendesak semacam barang hilang atau tiba-tiba jatuh sakit. Mungkin, awalnya akan terasa enggan, tapi ketika nantinya kita merasakan manfaatnya, tentunya tidak akan merugi. Bahkan,kita akan bersyukur telah membuat pilihan yang tepat untuk masa depan lebih baik.

Di www.pasarpolis.com kita akan menemupan produk asuransi asuransi kesehatan, properti, kendaraan, asuransi jiwa, dan asuransi perjalanan. Tak jauh berbeda dengan asuransi lainnya, asuransi perjalanan pun tak kalah penting. Tentunya, untuk menghindari kebutuhan-kebutuhan tak terduga.
Pasarpolis.com memberikan harga terbaik dan terpercaya.

'Kami memberikan apa yang seharusnya nasabah dapatkan. Di industri asuransi, kebanyakan bentuknya masih satu arah, yaitu Penanggung memberikan informasi bagaimana, dimana, dan kapan membeli produk asuransi. Kami percaya bahwa teknologi memberikan nilai tambah untuk nasabah. Kini saatnya industri asuransi mengembangkan peranan teknologi, sebagaimana industri lainnya' - Peter Huber, President Director, Global Life Indonesia, PT Zurich Topas Life


Berasuransi itu semacam menabung kebaikan untuk diri sendiri dan keluarga. Toh, memang hal tersebut untuk kebaikan masa depan bersama. Seperti yang selalu orang bilang “Sedia payung sebelum hujan.” 

1 Comments:

  1. wah infomasi lengkap tentang asuransi cukup di satu klik yaa

    ReplyDelete

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^