Aug 8, 2016

Hal Terpenting Dalam Jual Beli Online



Hal Terpenting Dalam Jual Beli OnlineSudah lama saya tidak membahas mengenai online shop karena memang sudah hampir vakum dengan hal tersebut. Saya sudah tidak berjualan online lagi, kecuali bila menulis artikel dan membuka jasa desain blog termasuk di dalamnya. Omong-omong, saya tetap menjadi customer bagi penjual-penjual online. Sampai kemarin, saya membeli tiga buah kaus garis-garis via online, tepatnya melalui instagram.

Saya tidak ada masalah dengan owner online shop tersebut, tetapi yang menjadi permasalahannya adalah dia memilih ekspedisi yang kurang saya kenal dan kinerjanya tidak menjanjikan. Padahal, hal yang terpenting dalam jual beli online adalah mengenai kepercayaan dan ketepatan waktu.

Kita nalar saja nih, apa hal yang paling penting dalam jual beli online, selain kepercayaan? Percaya bahwa barang akan dikirim, barang sesuai dengan foto dan deskripsi, dan percaya barang tersebut akan tiba tepat waktu. Memang, di sini bukan salah owner kalau barang sampainya telat dan tidak sesuai perkiraan. Karena tugas owner online shop sudah terpenuhi. Melayani, mengepak barang, mengirimnya, dan memberikan resi pengiriman kepada customer. Tapi, pelanggan tak mau akan hal itu. Mereka tahunya, barang haruslah sesuai di foto dan deskripsi dan lebih penting lagi, barang sampai dengan cepat.


Saya tidak memungkiri bahwa saya merupakan salah satu buyer yang menyebalkan, terlebih lagi mengenai ketepatan waktu datangnya barang. Saya sangat-sangat tidak suka dengan kinerja pengantar barang yang telat. Yang tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan.

Pengiriman barang 1-2 hari, tapi barang sampai lima hari kemudian.

Ceritanya, saya membeli kaus tersebut hari Senin dan barang baru dikirim hari Selasa. Okelah, tidak masalah meskipun saya menyempatkan diri pergi ke ATM pagi-pagi berharap barang segera dikirim hari itu juga. Baiklah, mungkin owner sibuk dan memang sistemnya seperti itu. Awalnya, kupikir owner akan mengirim barang memakai ekspedisi JNE seperti biasa. Kalau ekspedisi satu ini saya percaya dan memang kurir JNE sering ke rumah, jadi tidak akan kesasar. Kalaupun lama, saya bisa langsung ke kantornya. Tapi sayangnya, ternyata owner mengirim dengan ekspedisi lain yang belum pernah saya dengar. Okelah, mungkin ekspedisi ini kinerjanya sama cepatnya dengan namanya.

Sebenarnya, hari Kamis kurir sudah tanya arah ke rumah saya, kira-kira pukul sepuluh pagi. Saya pikir, dia sudah dekat-dekat rumah sini. Tetapi, saya tunggu tidak datang juga. Lalu, pukul satu siang, dia bertanya lagi, dan lagi-lagi saya menunggu, tapi sampai malam pun tidak datang. Di situlah, saya mulai meragukan kinerja ekspedisi ini. Di websitenya mengatakan pengiriman 1-2 hari. Okelah, paling hari ketiga sampai. Nyatanya, Jumat sama sekali tak ada kabar. Saya pun akhirnya bertanya ke cs ekspedisi tersebut. Yang kebetulan, mereka menyediakan LINE. Ujung-ujungnya tak ada kabar sama sekali, mereka tidak bisa memberi kepastian kapan barang dikirim. Sampai saya minta alamat ekspedisi perwakilan di Mojokerto. Mereka memberi dua nomor perwakilan di Mojokerto, sayangnya tidak ada balasan. Sama sekali.

Lalu, saya mencari informasi mengenai ekspedisi tersebut di twitter, ternyata yang bernasib serupa tidak hanya saya saja. Bahkan, ada yang terang-terangan bilang barang sudah satu bulan belum datang. Tentu, saya semakin khawatir dong. Akhirnya, saya meminta owner kalau sampai Sabtu barang belum saya terima, saya minta kirim ulang dengan menggunakan ekspedisi yang lebih bisa dipercaya – okelah kalau kantor pos memang lambat, tapi mereka bisa dipercaya dan saya sudah tahu di mana saya akan marah-marah kalau barang tak ada kabar -. Dengan catatan, kalau saya menerima barang dobel, akan saya kirim ulang. Tapi, seperti kebanyakan owner yang tak mau merugi dan takut dirugikan, dia tidak setuju.

Saya maklum sih, kalau dia bersikap demikian. Karena saya pernah menjadi owner online shop juga. Akhirnya, saya berkata kepada si owner hal terpenting dalam jual beli online adalah kepercayaan dan kecepatan. Meskipun saat pengiriman sudah menjadi tanggung jawab ekspedisi, tapi tetap saja yang akan buruk adalah nama online shop tersebut. Sehingga, saya menyarankan untuk melakukan pengiriman dengan ekspedisi yang sudah dipercaya atau sesuai pilihan pelanggan.

Akhirnya, hari Sabtu siang kurir ekspedisi tersebut datang ke rumah. Sebelumnya, dia sudah saya sms kembali “Jadi kirim barang tidak?” dia jawab, “Jadi, Mbak, kemarin tidak searah.”

Ah.


Omong-omong, saya suka dengan kausnya. Sesuai dengan prediksi. Ya, lagi suka dengan kaus garis-garis. 

1 Comments:

  1. iyak kepercayaan memang kudu dijaga ya mbk, biar pembeli yg mungkin nntinya bs jd pelanggan nggak kabur

    ReplyDelete

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^