Feb 14, 2017

[CURHAT] Dari 60kg ke 53kg, kemudian ke 55kg. Kenapa?

https://unsplash.com/

Dari 60kg ke 53kg, kemudian ke 55kg. Kenapa? Bila sering berkunjung ke blog saya ini, pastinya teman-teman pernah membaca diet sehat ala saya. Tulisan tersebut saya publish sekitar tahun 2015, di saat saya giat-giatnya melakukan diet sehat tanpa mengkonsumsi nasi. Berkat diet tersebut, berat badan saya yang awalnya 60kg, turun ke angka 53kg alias turun 7kg. Selama setahun lebih, berat badan saya tetap di 53kg bahkan terkadang mencapai 51kg. Sayangnya, usai lebaran kemarin berat badan saya naik kembali menjadi 58kg dan sekarang sudah turun lagi menjadi 55kg.

Semoga teman-teman tidak bingung dengan angka-angka di atas ya. Karena, saya menulis ini bukan untuk membingungkan orang lain. Sekadar sharing dan mengeluarkan uneg-uneg.huhu.

Kalau diingat-ingat lagi, seluruh hidup saya, saya gunakan untuk memikirkan bagaimana caranya agar saya kurus. Berbagai cara saya lakukan, mulai dari ikut senam, menjaga pola makan, sampai memakai cara berbahaya yaitu mengkonsumsi obat diet.


Ceritanya, berawal dari saya lulus kuliah dan di rumah tidak mengerjakan apa pun. Hanya duduk di depan laptop, mencari informasi lowongan pekerjaan, makan, tidur, dan menggalau. Akhirnya, berat badan saya yang semula hanya 55kg, naik menjadi 60kg. Tentunya, saya kaget dong. Di situlah, saya memutuskan untuk diet.

Dan, yang saya pilih adalah diet mayo. Teman-teman bisa baca di sini ya.

Oke. Setelah melakukan diet mayo yang tidak disiplin itu, akhirnya berat badan saya turun 7kg, seperti yang saya ceritakan di atas. Saya merasa seksi sekali waktu itu, terlebih ketika angka menunjukkan mendekati 50kg.

Berat badan 53kg, bertahan selama setahun, meskipun terkadang naik sekilo dua kilo, kemudian turun lagi. Bahkan, saya juga udah nyemil-nyemil bakso. Sampai akhirnya, habis lebaran tahun kemarin berat badan saya naik menjadi 58kg. Kenapa?

baca juga Diet Sehat Tanpa Obat

Ceritanya, ibu membuat kue kering dengan gula banyak sekali dalam jumlah besar. Alhasil, usai lebaran kue kering tersebut masih sisa banyak sekali. Saya, yang memang kerjanya di rumah nyemil itu kue kering setiap hari. Tahu sendirilah, kue itu terbuat dari apa? Alhasil, badan saya kembali membengkak, sodara-sodara!

Sekarang, saya menyesal. Karena untuk mendapatkan berat badan 53kg itu susahnya minta ampun, guys. Alasan lainnya, karena untuk memulai diet lagi lebih susah lagi dan entah kenapa lebih sulit untuk turun lagi.

Saya pun memulai diet lagi, tapi tidak teratur akhirnya dari 58kg sekarang sudah 55kg. Ya, meskipun benar-benar masih rawan untuk naik lagi.

Usaha apalagi yang saya lakukan untuk menurunkan berat badan?


1 | Diet Tanpa Nasi

Yup, saya masih makan tanpa nasi. Pernah mencoba pakai nasi merah, memang saya doyan banget sama nasi merah. Tapi entah kenapa nafsu makan saya semakin naik, mungkin karena bagi saya nasi merah maupun putih tak ada bedanya. Xoxo.

2 | Melakukan Yoga di rumah

Saya sempat mencari-cari tempat yoga di kota kecil saya Mojosari, sayangnya saya belum menemukannya atau mungkin memang tidak ada. Akhirnya, salah satu teman facebook memberikan saran untuk melakukan yoga di rumah dengan menonton video di youtube. Saya pun membeli matras yoga dan melakukan yoga setiap hari sebelum tidur.

3 | Menanamkan pikiran positif

Poin utama ketika melakukan sesuatu sih, kita harus berpikiran positif dan meyakinkan diri sendiri bahwa SAYA BISA KURUS. Dengan begitu, Insya Allah menjalani diet sehat pun akan menyenangkan dan bisa kurus.


Nah, bagaimana dengan teman-teman, ada yang sedang berdiet juga?

3 Comments:

  1. saya juga ingin diet sehat mbak tapi entah kenapa selalu males..

    ReplyDelete
  2. Aku jam 7 malam udah gak makan mbak... hihihi. Semoga berhasil mb wul :)

    ReplyDelete

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^