Aug 10, 2017

Kamu Harus Tahu, Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi



Jaga Kesehatan Keluarga, dengan Menjaga Jantung Sendiri - Usia tak pernah ada yang tahu. Kita, yang masih muda ini, belum tentu juga akan dapat menghirup udara esok hari. Mereka yang berumur, belum tentu akan lebih cepat pergi. Mengenai panjang tidaknya usia, berkaitan erat dengan bagaimana kita memperlakukan diri sendiri. Kita tak tahu, kapan Tuhan menguji kita dengan rasa sakit atau kapan Tuhan akan memanggil kita terlebih dahulu, sebelum impian-impian di dunia tercapai.

Bagi saya, harta paling nikmat adalah kesehatan. Tanpa tubuh dan jiwa yang sehat, kita tak akan bisa menikmati kesuksesan yang kita capai, tak dapat menikmati makanan yang kita makan, dan tak bisa bercengkeraman dengan orang yang kita cintai: keluarga, teman dan kekasih. Ketika sakit tiba, barulah kita menyesal. Mengingat momen indah bersama keluarga atau pasangan, yang sekadar jadi kenangan.

Saya sadar, gaya hidup saya jauh dari kata sehat. Bahkan, akhir-akhir ini, saya sering menghabiskan waktu di luar rumah – traveling, liputan event, hangout bersama kawan -, yang artinya makanan yang masuk ke dalam tubuh benar-benar tak bisa saya kontrol. Seperti yang kita sama-sama ketahui bahwa, kebanyakan makanan yang enak itu, yang tidak sehat. Dan, kebanyakan makanan tidak sehat itu, adalah favorit anak muda bahkan orang berumur, demi kekinian di media sosial.


Tak hanya masalah pada makanan yang masuk ke dalam tubuh, tetapi juga kurang memperhatikan tubuh dengan tidak rutin berolahraga. Terlebih lagi, sebagai freelance, saya seringnya mengerjakan pekerjaan dengan duduk di depan laptop berjam-jam. Terkadang, sampai lupa waktu. Gaya hidup semacam ini disebut juga dengan sedentari. Gaya hidup malas ngapa-ngapain sendiri.

Dengan pola makan dan gaya hidup semacam ini, wajar saja bila akhir-akhir ini sering merasa punggung kaku, kaki linu, atau kepala terasa berat. Selalu kesal, kalau badan sudah merasakan linu-linu seperti ini. Karena menganggu aktifitas saya dan, oh, saya masih muda, kenapa harus badan linu-linu?


Karena merasakan sesuatu yang tidak nyaman pada tubuh, akhirnya kepikiran untuk memeriksa kadar kolesterol dalam tubuh. Kebetulan, kemarin Sabtu, 06 Agustus 2017 ada acara di Dyandra Convention Center, Surabaya mengenai Gerakan Jantung Sehat yang diadakan oleh Nutrive Benecol. Saya tidak mensia-siakan kesempatan ini, untuk cek kolesterol sekaligus mendapatkan informasi penting mengenai kesehatan.

Indonesia Tangkal Kolesterol bersama Nutrive Benecol

Sebagai informasi, data dari Survey Sample Registration System (SRS) tahun 2014 di Indonesia menunjukkan bahwa penyakit jantung kini menjadi penyebab kematian tertinggi. Data menyebutkan bahwa sekitar 12,9% kematian di Indonesia, diakibatkan oleh penyakit jantung dan pembulu darah.

Karena hal tersebut, Kementerian Kesehatan menghimbau seluruh masyarakat untuk untuk berpartisipasi dan mendukung upaya pencegahan dan pengendalian faktor risiko penyakit jantung koroner. Dengan cara cek kadar kolesterol dalam tubuh secara rutin dan melakukan pola hidup sehat.

Rupanya, tak hanya saya yang melakukan gaya hidup sedentari, pun kebanyakan masyarakat di Indonesia melakukan hal serupa. Menurut  Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian RI tahun 2003, penduduk di atas usia 10 tahun  berperilaku sedentari.  Sementara, data dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO, menunjukkan bahwa gaya hidup sedentari adalah 1 dari 10 penyebab kematian di dunia.

Gaya hidup sedentari memang lagi ngehits banget saat ini. Kita dimanjakan dengan adanya tekhnologi dan kemudahan-kemudahannya. Beli baju, make-up, bahkan beli beras via online. Kalau ingin ke mana-mana tidak usah jalan kaki ke pangkalan ojek, karena panggil ojek lewat ponsel pun bisa. Saya akui, kemudahan-kemudahan tersebut membuat saya ( atau bahkan kalian) mager – malas gerak – untuk melakukan sesuatu. Semua serba mudah, serba cepat. Tanpa sadar, gaya hidup sedentari semacam ini, diam-diam membunuh kita secara perlahan. Serem, nggak sih?

Dalam acara Gerakan Jantung Sehat oleh Nutrive Benecol kemarin, dalam sesi Healthy Heart Talk, dijelaskan bahwa hidup sehat yang dimaksudkan adalah gaya hidup yang aktif dan rutin berolahraga, menerapkan pola makan seimbang rendah lemak jenuh dan kolesterol serta kebiasaan sehat tanpa rokok dan minuman beralkohol.

“Kolesterol dan penyakit kardiovaskuler juga terkait oleh proses yang disebut ateroklerosis, yaitu kondisi yang terjadi ketika terbentukplak pada dinding pembulu darah arteri. Penumpukan ini mempersempit arteri sehingga darah sulit mengalir melalaui arteri. Plak juga bisa pecah dan memicu terbentuknya bekuan darah dan gangguan aliran darah. Hal inilah yang dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke,”jelas Dr. Vito A. Dayam, Sp.JP, Mk.Kes, FIHA, FICA, Pengasuh Redaksi Medis dari Klikdokter.com serta spesialis jantung dan pembulu darah.


Ketika acara, kami ditunjukkan video mengenai penumpukan plak pada pembuluh darah. Semacam minyak, yang sedikit demi sedikit menempel pada dinding arteri dan akhirnya menumpuk. Jadi, kita yang sering makan-makanan berlemak hati-hati ya, jangan dikira masih muda tidak akan terkena kolesterol. Itu salah. Bahkan, saya kemarin ketika cek kolesterol, ternyata kolesterol saya tinggi. Padahal usia saya baru 26 tahun.

Indonesia Tangkal Kolesterol bersama Nutrive Benecol, memberikan berbagai macam acara. Selain cek kolesterol, cek jantung dan Healthy Heart Talk, pun ada acara demo masak makanan sehat dan senam B-Fit di lokasi. Acara semakin seru karena ada penampilan dance serta band performance.

Mengenai Nutrive Benecol dan Kaitannya dengan Kolesterol

Nutrive Benecol mengandung Plant Stanol Ester (PSE), yang dapat membantu menuruntkan kolesterol dan risiko penyakit jantung koroner. PSE merupakan bahan aktif yang mampu memberikan manfaat kesehatan. Dalam hal ini telah teruji lebih dari 70 uji klinis mampu menurunkan kolesterol hingga 10-17% jika dikonsumsi rutin selama 2-3 minggu.

6 Gejala Kolesterol Tinggi

1 | Rasa Berat di Tengkuk dan Pegal di Pundak

2 | Sering Sakit Kepala

3 | Cepat Mengantuk

4 | Mudah Lelah

5 | Kesemutan

6 | Xanthelasma

Xanthelasma adalah tonjolan lemak yang timbul di area bawah mata. Bintik-bintik kecil ini, sekilas semacam komedo, namun bukan.

Bagaimana Cara Menurunkan Kolesterol?

Jika sudah cek kolesterol dan tahu bahwa kolesterol kita tinggi, tentunya kita akan berpikir bagaimana cara menurunkannya. Terlebih lagi, kalau kolesterol kita sudah di ambang risiko terkena penyakit jantung koroner. Kita harus menghadapi kolesterol, jangan dihindari. Maka, Nutrive Benecol memberikan himbauan mengenai mengubah gaya hidup sehat yang dapat menurunkan kolesterol.

Kita bisa melakukan 5 hal tersebut, yang disingkat dengan TANGKAL

Teratur periksa kolesterol

Teratur dalam memeriksa kolesterol, karena penyakit ini minim sekali tanda-tanda. Biasanya, tanda-tanda muncul apabila kolesterol sudah benar-benar tinggi.

Awasi asupan dan pola makan

Kita harus tahu, berapa porsi makanan yang harus masuk ke dalam tubuh. Kandungan lemaknya dan bagaimana cara makanan tersebut diproses. Beberapa cara memasak rendah kolesterol adalah dengan menghindari menggoreng makanan (biasakan mengukus atau merebus), menggunakan minyak zaitun, mengonsumsi gandum, buah-buahan dan kacang-kacangan, dan melakukan pola hidup sehat.

Nikmati hidup tanpa rokok dan minuman keras

Giat berolahraga gerakan B-FIT

Kendalikan berat badan dan hindari stress berlebih

Awasi tekanan darah kita

Lengkapi dengan Nutrive Benecol 2 x sehari.

Ini merupakan poin penting. Setiap kali mengatakan makanan sehat, tentunya yang ada dalam otak kita makanan tersebut kurang nikmat untuk dikonsumsi. Nyatanya, Nutrive Benecol memberikan produk kesehatan dengan rasa yang nikmat. Ketika meminumnya, saya tidak merasakan sedang mengkonsumsi minuman sehat, karena rasanya enak.

Yuk, jaga kesehatan jantung kita mulai dengan cek kadar kolesterol masing-masing. Kesehatan diri sendiri, bukan sekadar milik pribadi, tetapi juga merupakan jantung dari keluarga kita. Kita, adalah bagian dari kehidupan orang lain, yang menyayangi kita. Jadi, menyayangi diri sendiri dan menjaga kesehatan diri sendiri sama saja dengan menyayangi dan menjaga kesehatan orang yang kita cintai.

Tonton video di bawah ini ya, untuk lebih tahu mengenai kolesterol yang memicu penyakit jantung koroner.


Buat teman-teman yang ingin cek kolesterol dan cek jantung koroner bersama Nutrive Benecol bisa banget mengikuti acaranya di Makasar 27 Agustus, Bandung 23 September dan Jakarta 08 Oktober. Info lengkap cek di @nutrivebenecol_id. 

9 Comments:

  1. Aku pernah kena kolesterol tinggi dan memutuskan untuk menjaga pola makan dan olahraga. Alhamdulillah normal

    ReplyDelete
  2. Duh senang sekali bisa ada di postingan ini, Wul. Meski ga terasa hehe. Apik pisan fotoku teko samping, eaaa.

    Aku masih shock kolesterolku tinggi nih. Beneran ga nyangka. Setahun sampe naik tinggi begitu, duh.

    ReplyDelete
  3. Acaranya sukses bikin aku merinding disko. Moga2 istiqomah dgn gaya hidup sehat yak
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  4. Wul, Wul. Mbaknya belum nyoblos jarimu, trus Lapo kamu merem? Wkwkwkwk

    Menghayati, takut lihat hasilnya, apa berdoa? :D

    ReplyDelete
  5. Masih inget kata2 si mbak perawat, mbak kalo banyak aktivitas di depan laptop kan kena banyak radiasi harus banyak konsumsi sayur dan buah ya.. ayo kita bisa 👍

    ReplyDelete
  6. dari sini harus lebih konsisten hidup sehat dengan pola makan sehat, aku yang anak kos ini kadang masih serampangan pola makannya he he

    ReplyDelete
  7. Aku sekarang belajar mengkonsumsi makanan sehat demi menurunkan kolesterolku. Untuk sementara di stop dulu makan jeroan karena aku lbh mementingkan kesehatanku.

    ReplyDelete
  8. Waduh, aku akhir-akhir ini cepat lelah dan mengantuk. Jangan-jangan kolesterol tinggi nih, nggak pernah cek.

    ReplyDelete
  9. baru tau ada yang namanya xanthelasma :D

    ReplyDelete

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^