Bagaimana Cara Menjaga Buku dari Rayap dan Fakta Menarik Mengenai Rayap - Hal yang ditakuti oleh si penimbun buku bukanlah bukunya tidak terbaca, melainkan buku menguning, buku basah, buku sobek, dan buku dimakan rayap. Buat saya, hal terakhir yang benar-benar membuat saya takut. Buku menguning adalah hal yang wajar terjadi pada kertas. Buku basah masih bisa kering meskipun penampilannya sudah tidak cantik lagi. Buku sobek masih bisa direkatkan dengan selotip bening. Sedangkan buku dimakan rayap, apa yang bisa kita lakukan? Tidak ada! Buku akan berakhir di tong sampah.
Saya pernah menulis mengenai bagaimana cara menyimpan buku supaya tidak cepat menguning dan anti rayap Bali. Kali ini, saya bagikan bagaimana cara saya mencegah buku dihampiri rayap.
Setiap sebulan sekali, selama satu minggu saya akan mudik bersama Arunika. Itu berarti rak buku bebas dari pengawasan saya. Dulu, ketika mudik lebih dari satu minggu, saya cukup kepikiran bagaimana supaya buku-buku saya tidak dihampiri rayap? Sedangkan suami tidak terlalu peduli dengan kondisi buku-buku saya.
Apa yang Perlu Dilakukan Untuk Menjaga Buku dari Rayap?
1 | Rajin Membersihkan Rak Buku
Sebagai bentuk menjaga buku, saya selalu membongkar, menata, dan membersihkan buku serta rak setiap sebulan sekali. Memang, bagi kamu yang memiliki banyak koleksi buku hal ini akan sangat merepotkan. Akan tetapi, dengan rajin membersihkan buku, kemungkinan buku terkena rayap akan lebih kecil. Selain itu, keuntungan lain ketika membersihkan buku adalah kita jadi bernostalgia mengenai buku-buku yang pernah kita baca.
Bagaimana cara saya membersihkan buku?
Jadi, saya sangat tidak masalah kertas buku-buku ada bintik-bintik kuning. Sehingga, saya meletakkan buku-buku saya pada rak terbuka yang bisa diambil dan dibaca kapan saja. Saya pun tidak memasukan buku-buku itu pada plastik bening. Kebanyakan, buku-buku koleksi saya, saya sampulin pakai plastik mika dan saya letakkan di rak begitu saja.
Cara saya membersihkan buku-buku, hanya dengan mengelap pakai tisu. Membersihkannya dari debu-debu saja. Untuk rak buku pakai pembersih khusus untuk kayu.
2 | Pakai Semprotan Anti Rayap
Saya mencari informasi mengenai obat anti rayap bali dan menemukan sebuah spray anti rayap. Saya tidak tahu alat ini berhasil atau tidak, yang jelas ketika saya tinggal, rak saya baik-baik saja dan tidak ada rayap yang menghampiri.
Itulah anti rayap bali yang saya lakukan. Setelah ini, saya akan berikan sedikit fakta megenai rayap.
Fakta Menarik Mengenai Rayap
1. Fakta Unik Rayap
- Rayap bukan semut, meski sering disebut "semut putih".
- Rayap sudah ada sejak lebih dari 100 juta tahun lalu.
- Mereka hidup dalam koloni yang sangat terorganisir.
- Ada kasta ratu, raja, prajurit, dan pekerja.
- Ratu rayap bisa bertelur ribuan butir per hari.
2. Mengapa Rayap Berbahaya?
- Mampu menggerogoti kayu dari dalam tanpa terlihat.
- Kerusakan sering baru disadari ketika sudah parah.
Tidak hanya menyerang rumah, tetapi juga buku, dokumen, hingga furnitur.
3. Tanda-Tanda Rumah Diserang Rayap
- Kayu terdengar kopong saat diketuk.
- Muncul terowongan tanah di dinding atau fondasi.
- Sayap rayap berserakan.
- Pintu atau jendela sulit ditutup karena kayu berubah bentuk.
Tentu, fakta menarik mengenai rayap masih lebih banyak lagi. Teman-teman, bisa mencarinya lebih jauh apabila memang penasaran dengan fakta lain mengenai rayap.



0 Comments:
Post a Comment
Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)
Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^