Apr 25, 2017

[ODOP] Kawan Menulis Saya



Agatha Christie memiliki kebiasaan menulis sembari berendam dalam air hangat dan melahap apel. Virginia Woolf penulis asal Inggris, suka menulis dengan berdiri, bahkan tinggi meja kerjanya sampai tiga meter. Ada lagi, Truman Capote penulis Breakfast at Tiffany’s, dia menulis sembari tiduran, entah di kasur ataupun sofa sembari ditemani rokok dan kopi.

Banyak sekali kebiasaan penulis-penulis terkenal yang terlihat nyeleneh, namun dengan cara mereka itulah, mereka mampu menghasilkan karya-karya indah. Bahkan, Friedrich Schiller tak bisa menulis tanpa aroma busuk. Sehingga, ia selalu meletakkan apel-apel busuk ke laci meja kerjanya.

Saya sendiri, memiliki kebiasaan menulis yang cukup normal dan umum. Tidak senyeleneh Friedrich Schiller atau seunuk Agarha Christie. Beberapa teman yang menemani saya menulis adalah sebagai berikut:
Apr 23, 2017

[ODOP] Nostalgia Sinetron Tersanjung 360 Episode



Nostalgia Sinetron Tersanjung 360 Episode  - Tak banyak yang saya ingat mengenai sinetron tahun 80an-90an, tetapi sinetron Indonesia yang paling melekat dan paling saya ingat di tahun-tahun itu adalah Tersanjung. Mungkin, karena episode sinetron tersebut sangat panjang dan menemani masa-masa kanak-kanak, atau mungkin karena sinetron itu adalah sinetron favorit Alm. Nenek saya. Setiap kali ada orang menyebut sinetron Tersanjung, yang saya ingat adalah Alm. Nenek yang suka sekali dengan sinetron itu.

Nenek saya tidak pernah tidak menonton sinetron Tersanjung. Beliau akan duduk di depan televisi – bahkan hampir mendekati layar televisi – dengan kedua kaki terlipat di dada, kedua tangan di dagu dan wajah mendongak. Beliau akan berbicara sendiri tatkala, Indah dan Rama berpapasan namun tidak sama-sama tahu. Atau ketika Indah disiksa habis-habisan.
Apr 19, 2017

[WulanTalk] Mengenai Perempuan Butuh Kepastian



Beberapa waktu lalu, ada perbincangan hangat mengenai perempuan yang butuh kepastian di linimasa. Sebenarnya, saya enggan ikut-ikutan membahas sesuatu yang sedang hangat, lantaran saya sendiri tidak paham betul dan tidak mengalaminya langsung. Tapi, kali ini sedikit berbeda. Memang, saya tidak ikut mengalaminya, tetapi saya sedikit tahu mengenai hal tersebut.

Ceritanya, mengenai Selma yang dilamar putra Pak Amien Rais, Haqy. Di sini, Selma masih dalam hubungan dengan kekasihnya Senna yang sedang melakukan pendidikan. Selma memutuskan untuk menikah dengan Haqy dan tentu saja meninggalkan Senna, dengan dalih wanita butuh kepastian.

Kisah ini mengingatkan saya dengan dua teman kuliah saya. Ceritanya hampir mirip dan memang mirip. Saya tidak akan menghakimi, mana pilihan yang tepat bagi Selma, meninggalkan Senna atau menunggu tanpa kapan tahu mereka akan menikah. Saya hanya akan bercerita mengenai dua teman kuliah saya.

Ketika kawan saya dilanda kebimbangan saat itu, dia bertanya kepada saya,”Kalau kamu jadi aku, siapa yang kamu pilih?”

Tanpa berpikir panjang, saya menjawab,”Orang yang saya kenal.”Tentu, yang saya maksud adalah pacar saya – kalau saya punya pacar.
Apr 6, 2017

[REVIEW] Wardah Exclusive Matte Lip Cream : FUSHIONATELY dan PINK ME



[REVIEW] Wardah Exclusive Matte Lip Cream : FUSHIONATELY dan PINK MESejak saya mendapatkan voucher belanja dan membelanjakannya dengan membeli Nyx Soft Matte Atwerp Lip Cream, sejak saat itu pula saya menjadi kecanduan dengan lipstik, lip cream dan sering membeli Lip Cream yang sedang in meskipun tanpa voucher belanja.

Sebelum ini pun, saya sudah pernah membahas mengenai Wardah Intense Matte Lipstik yang sedang booming waktu itu. Tetapi, waktu itu sebagian saya masih membelinya dengan voucher belanja. Xoxo.

Nah, sebagai informasi lipstik apa saja yang saya beli akhir-akhir ini adalah Purbasari Lipstik Color Matte, Wardah Exclusive Matte Lip Cream dan LT Pro Long Lasting Matte Lip Cream. Banyak, ya? Iya. Dan, saya akan membahasnya satu per satu nantinya, biar artikel di blog saya jadi banyak! Xoxo.
Untuk kesempatan kali ini, saya akan membahas mengenai Wardah Exclusive Matte Lip Cream. Tidak hanya satu yang akan saya bahas dan review saat ini, tetapi dua yaitu shade no. 02 dan no. 04 . Iya nih, nggak jauh-jauh dari warna pink, karena saya masih berada di zona nyaman warna itu. Eh, tapi, untuk Purbasari nanti warnanya lebih ke merah kok.
Apr 4, 2017

Kiat-kiat menghindari sifat konsumtif : Rejeki Lancar, Bukan Berarti Harus Konsumtif



Kiat-kiat menghindari sifat konsumtif : Rejeki Lancar, Bukan Berarti Harus KonsumtifSebelum online shop menjamur dan ramai seperti sekarang, saya pernah berjualan juga. Memang, saya sekadar menjadi reseller saja waktu itu, tidak benar-benar menyetok barang. Dan, Alhamdulillah laris manis lantaran saya juga memanfaatkan jasa fanpage untuk mempromosikan jualan saya. Sehari saya bisa mendapatkan keuntungan Rp 50.000-, dan uang segitu untuk ukuran mahasiswa gede banget. Bisa bayangin, kan, uang saku dari orangtua dapat, eh, dapat penghasilan dari online shop pula.

Dan, ketika rejeki saya lancar waktu itu, saya menjadi benar-benar konsumtif.

Karena saya merasa memiliki uang lebih, saya menjadi suka membeli barang-barang tanpa pikir panjang. Bahkan, teman-teman saya kerapkali mengingatkan untuk tidak konsumtif dan membeli barang yang tidak perlu. Hanya lapar mata saja.

Hari ini, saya kembali mengingat hal itu. Beberapa bulan setelah masa kejayaan saya waktu itu, Tuhan tak lagi memperlancar rejeki saya. Akhirnya, saya tidak memiliki apa-apa lagi, terlebih ketika saya sudah lulus kuliah. Saya sudah tak dapat uang jajan dari orangtua pun dari jualan online.