Matcha Atau Hojicha? | Wulan Kenanga Wulan Kenanga: Matcha Atau Hojicha?
Mar 13, 2016

Matcha Atau Hojicha?



Matcha Atau Hojicha-Mungkin, teman-teman masih asing dengan nama Hojicha. Bahkan, saya sendiri pun baru saja tahu mengenai teh satu ini. Eh, teh? Ya, hojicha adalah teh hijau dari Jepang yang memiliki rasa unik, tapi bikin nagih. Hojicha sendiri tidak jauh berbeda dengan matcha, teh hijau bubuk itu tuh. Tapi, hojicha memiliki rasa unik yang tidak dimiliki oleh matcha atau teh hijau biasa.

Hojicha adalah teh hijau jepang yang dalam proses pembuatannya dengan dibakar atau dipanggang. Sehingga, teh hijau ini memiliki warna coklat pekat dengan rasa yang unik. Hojicha pertama kali diperkenalkan pada tahun 1920 di Kyoto, Jepang. Saat itu, para penjual mulai memanggang daun teh hijau menggunakan sebuah alat dari tanah liat yang berbentuk seperti sendok besar di atas bara api. Hal ini dilakukan sebagai alternatif olahan teh hijau segar yang tidak bisa bertahan lama. Dengan kata lain, teh hojicha lebih bisa bertahan lama daripada teh pada umumnya.

Saya sendiri tahu mengenai teh hojicha baru kemarin sore ketika ngopi cantik bareng Mbak Tikha di kafe Arung Senja di Surabaya. Dalam buku menu di Arung Senja tersebut terdapat nama asing yaitu hojicha. Namanya begitu mirip dengan matcha tapi bukan matcha. Maka, kami mensimpulkan bahwa hojicha merupakan minuman sejenis teh. Akhirnya, Mbak Tikha memesan teh tersebut dan sebelumnya bertanya apa itu hojicha.

Apa yang dikatakan oleh barista kafe tersebut seperti yang saya jabarkan di atas. Saat teh hojicha sampai di meja kami, Mbak Tikha langsung mencicipinya. Rasanya lembut dan ada rasa seperti habis dipanggang atau dibakar. Hal itulah yang memberikan nilai tersendiri bagi hojicha. Selain itu, aromanya begitu kuat dan warnanya coklat muda. 

Kalau saya tidak salah mengingat, rasa teh hojicha tidak terlalu pahit, dan lebih dominan rasa bakarannya itu. Benar-benar inovasi terbaru. Hadirnya hojicha merupakan hal yang saya sukai, karena menambah salah satu dafar menu minuman favorit saya setelah matcha.

Dari informasi yang saya dapat, karena proses pembuatan hojicha dengan cara pembakaran, hal ini memengaruhi kadar kafein dalam teh tersebut. Sehingga, hojicha aman bagi anak-anak dan penderita maag.

Nah, ada yang ingin mencicipinya juga?

xoxo,
Wulan K.

Wulansari Wulan Kenanga

Hidup untuk menulis, menulis untuk hidup

Blog Designer, Writer, Buzzer, Dreamer, Pemeluk Kenangan, Jasa Review, Penulisan Artikel. Kerja sama Contact holawulan@gmail.com

5 comments:

  1. Aakkkh, aku mau cobain. Alamat kafe Arung Senja di mana ya?

    ReplyDelete
  2. Wah, saya belum pernah coba, nih...

    ReplyDelete
  3. Enakan Matcha deh .. agak sepet-sepet gitu.. biasa green tea

    ReplyDelete
  4. Aku pun baru ngeh kalo matcha itu teh hijau wkwkwk...mikirnya denger nama kek gini kek "acha acha pahe pahe" *abaikankomenabsurku* errrrr

    ReplyDelete

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^