Apa itu Media Kit | Wulan Kenanga Wulan Kenanga: Apa itu Media Kit
Jun 20, 2016

Apa itu Media Kit

pic taken from unsplash.com
Apa itu Media Kit - Dunia blogger seringkali terdengar isu-isu panas yang pada akhirnya akan menjadi trending topic di linimasa. Kalau memang sedang hangat-hangatnya selalu begitu. Tak jarang, saya pun terkena arus dan ikut-ikutan meramaikan. Tapi, isu panas tak melulu mengenai hal-hal negatif, terkadang hal positif pun dibahas. Rasanya, nano-nano. Contohnya, dulu ketika ramai sekali klout score, saya pun akhirnya membuat postingan bagaimana menaikkan angka klout. Begitulah. 

Kali ini, saya ingin membahas mengenai Media Kit. Nah, sudah ada yang tahu apa itu media kit?

Saya jelaskan sedikit mengenai media kit sesuai dengan yang saya ketahui dan saya pahami. 

Media Kit adalah sebuah papan (sebut saja begitu) yang memberikan informasi mengenai bisnis kita - dalam hal ini, saya membicarakan blogger - maka, media kita merupakan media yang memberikan informasi mengenai blog kita, diri kita dan apa yang kita tawarkan ke khalayak umum. Media kit merupakan wadah untuk menunjukkan atau mempromosikan blog kita. 

Tentunya, teman-teman sudah pernah mendapatkan tawaran paid review untuk blog yang teman-teman miliki. Nah, ketika mendapatkan penawaran tersebut, seringkali agensi atau brand menanyakan berapa harga yang dibebankan untuk sekali post di blog kita. Di sinilah, waktu yang tepat untuk memberikan papan informasi mengenai blog kita dan kita sendiri kepada brand atau agensi tersebut.


Apa saja yang harus kita masukkan ke dalam media kit?

Setelah saya lihat-lihat, membuat media kit atau template untuk media kit, serupa dengan template blog yang sering saya buat (FYI: saya membuka jasa pembuatan template blog). Maka, saya berpikir membuatnya tidak terlalu sulit, meskipun ketika membuatnya saya sedikit kesulitan karena saya membuat media kit dengan Microsoft Word dengan batasan-batasan yang ada. Ada beberapa hal penting yang harus ada dalam sebuah papan informasi atau media kit (entah kenapa saya suka menyebutnya papan informasi).

Header/Logo

Seperti halnya template blog, dalam media kit pun membutuhkan logo atau header. Kalaupun tidak memiliki logo, kita bisa memasukkan header yang ada di blog kita ke dalamnya. Logo di sini, bertujuan untuk memperkenalkan secara singkat apa alamat blog kita, tagline dan hal-hal kecil sebagai pembuka. Tentunya, header diletakkan di bagian atas sendiri.

About/Bio

Bagian ini menjelaskan mengenai blog kita dan apa-apa saja yang ditawarkan dalam blog ini dengan narasi. Kapan blog dibangun, ninche dan hal-hal lainnya. Saya sendiri memiliki dua bagian about. Satu menjelaskan mengenai blog dan satu lagi menjelaskan mengenai diri saya sendiri. Tentunya, orang lain atau agensi ingin tahu mengenai pemilik blog, bukan?

Statistics

Sebutkan statistik di blogmu dengan lengkap. Pengunjung, kebanyakan laki-laki atau perempuan, Alexa, DA/PA, dan beberapa statistik lainnya, bila dikira perlu. Hal ini penting untuk memberikan gambaran pada brand, apa yang akan mereka dapat jika mempercayakan paid review di blog kita. Tentunya, brand ingin mendapatkan apa yang mereka inginkan, setelah apa yang mereka berikan kepada kita. Semakin bagus statistik blog kita, semakin gurih pula keripik yang kita dapatkan. Nyeeeh.

Social Media

Sebuah postingan blog, mau tak mau akan masuk ke dalam media sosial kita. Untuk itu, masukkan pula informasi mengenai akun media sosial yang kita miliki. Nama akun dan berapa jumlah followersnya. Siapa tahu, selain paid review kita juga disewa untuk menjadi buzzer, kan? Siapa tahu.

Contact

Sudah saya sebutkan di atas, bahwa media kit merupakan papan informasi mengenai blog kita dan siapa diri kita. Nah, tentunya harus ada informasi mengenai bagaimana cara mereka menghubungi kita, kan?

Services

Di bagian ini, kita menyebutkan apa-apa saja yang kita tawarkan melalui blog. Content Placement, paid review, review product, buzzer (untuk media sosial), dan beberapa hal lainnya. Sebutkan saja semuanya, sehingga calon klien akan mengerti apa saja yang bisa kita kerjakan. 

Services Offered

Nah, bagian ini paling asik. Yaitu, menyebutkan berapa harga yang harus dibayar seorang klien (setelah kita menyebutkan apa yang bisa didapat oleh klien) untuk sebuah blogpost, buzzer,  dan service lainnya.

Portofolio

Portofolio, berisi contoh-contoh artikel yang pernah kita buat untuk klien, atau contoh artikel yang pernah kita buat. Dalam bagian yang saya letakkan di akhir ini, bisa juga berisikan kita sudah pernah bekerja sama dengan siapa saja? Brand apa saja yang sudah pernah bekerja sama dengan blog kita? Di sini, masukkan logo-logo brand atau berikan link mengenai contoh artikel. 

contoh media kit dua halaman (taken from pinterest.com)


Sebuah media kit tak harus dalam satu halaman saja (tapi menurut saya, lebih baik satu halaman) bisa juga dua halaman jika memang dikira perlu. Menjelaskan dengan rinci memang diperlukan, tapi saya rasa poin-poin di atas sudah cukup menjelaskan mengenai siapa kita, apa blog kita.

Oke, di bawah ini merupakan contoh media kit yang saya buat. Untuk tutorial cara membuat media kit bisa baca Cara Membuat Template Media Kit Menggunakan Microsoft Word

masih berantakan. 
xoxo,
Wulan K.

Wulansari Wulan Kenanga

Hidup untuk menulis, menulis untuk hidup

Blog Designer, Writer, Buzzer, Dreamer, Pemeluk Kenangan, Jasa Review, Penulisan Artikel. Kerja sama Contact holawulan@gmail.com

14 comments:

  1. Wah baru tau nih.. Nice info.. :)

    ReplyDelete
  2. Pas banget nih lagi bingung mau bikin media kit. Makasih ya pencerahannya.

    ReplyDelete
  3. belum sempet bikiiiin, kalau aku cocok yang satu halaman aja

    ReplyDelete
  4. Aku baru bikin media kit beberapa bulan lalu. Eh pas slesai ada yg nawarin job, langsung nanya rate. Yaudah sodorin. kwkwwkwk.. ini yang namanya blogger pas-pas an. :D

    ReplyDelete
  5. sudah list satu per satu, tapi belum sempet nulis *halah alasan saja hehehe

    ReplyDelete
  6. ah keren media kitnya..tapi untuk alexa harus selalu di update ya karena tiap hari naik turun, bisa juga sih pakai kisaran karena perharinya juga selisih sedikit.

    ReplyDelete
  7. Nice info.. Pertama bikin media kit tahun kemaren, pas diminta ama salah satu hotel yang mau direview. Akhirnya bikin media kit alakadarnya :D

    ReplyDelete
  8. Halo mba.. Salam kenal... Setelah saya membaca artikel ini, ada yang ingin saya tanyakan: apakah brand yg memberikan produk ke kita utk minta di review scr cuma2 termasuk jg ke portfolio brand yg sudah pernah bekerja sama? Atau maksud kerja sama di sini hanya yang memberikan fee utk produk yg di review? Thanks sebelumnya.

    Fia~
    www.fiarevenian.com

    ReplyDelete
  9. Ah postinganmu yang ini mengingatkan aku agar bikin Media Kit secepatnya ;)

    ReplyDelete
  10. Ilmu baru banget inih..... ^^pengen coba

    ReplyDelete
  11. Baru tahu kalau ada tawaran begitu mesti nyerahin media kit kayak gini. Haha. Bulan lalu saya dapat tawaran dan tak kasi aja harga 'seikhlasnya' soalnya enggak pernah dapat tawaran kayak gitu sebelumnya dan bingung ngasi patokan harga berapa. haha

    ReplyDelete

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^