Aug 4, 2017

Menabung Untuk Traveling, Kenapa Tidak?


Menabung Untuk Traveling, Kenapa Tidak? - Sekarang sedang musimnya “jalan-jalan”, entah pengaruh atau tidak, acara di televisi bertajuk My Trip My Adventure itu benar-benar memberikan inspirasi. Setiap episodenya seakan-akan mengatakan pada kita, “Yuk liburan!”

Tentunya, saya pun suka liburan, jalan-jalan, ngetrip, bepergian, traveling apa pun itu namanya suka-suka kalian menyebutnya apa. Tetapi, banyak kendala yang membuat kita enggan liburan. Untuk pekerja kantoran atau ibu rumah tangga, mungkin karena tak punya banyak waktu. Untuk freelancer seperti saya, kendala utama karena tidak punya dana yang mencukupi agar bisa jalan-jalan sesuka hati.

Duit ada, kok. Tabungan juga, ada. Tapi, tidak mungkin kan, saya menggunakan tabungan yang pas-pasan itu, hanya untuk traveling? Yang benar sih, saya harus punya tabungan khusus untuk traveling sendiri.

Jadi, apa sih yang bisa saya lakukan agar tetap bisa traveling atau jalan-jalan meskipun gaji freelancer itu tak menentu?

Begini...


Memilih Destinasi Sesuai Budget

Omong-omong, traveling tak harus ke tempat yang jauh ya. Jangan dikira, “Yuk, liburan!” itu berarti kita harus berlibur ke tempat yang jauh. Yang menghabiskan banyak duit, sampai-sampai ketika pulang, kamu menyesal karena liburan. Tidak. Liburan tak usah jauh-jauh bisa, kok. Jadi, tentukan destinasi mana yang akan kamu kunjungi, tentunya sesuai budget yang kamu miliki untuk berlibur.

Misalnya nih, kemarin saya diajak teman ke Bandung. Karena Bandung itu jauh banget dari rumah saya – Mojokerto -, saya pun menolak. Tentunya, biaya untuk ke sana pun pasti lebih mahal. Selain itu juga, lebih memakan waktu. Akhirnya, kami memutuskan ke Jogja saja. Lebih dekat dan hemat.
Atau, bisa juga liburan di kota sendiri. Pasti ada dong tempat wisata di kota kamu?

Bawa Uang di Dompet Secukupnya

Kebiasaan saya nih, bawa uang secukupnya di dompet. Biasanya hanya berisi uang 200rb, kalau butuh banget baru nyari ATM. Kalau tidak ada ATM? Bagus dong, jadinya kita tak usah beli apa yang ingin dibeli. Kita jadi punya waktu panjang untuk berpikir ulang.

Tabungan 20rb

Cara ini lagi ramai banget di media sosial. Jadi, setiap kita punya uang 20rb, kita masukkan ke dalam botol plastik atau wadah apa pun. Lumayan banget bisa menabung 20rb. Kalau sudah terkumpul, bisa dibawa ke bank terdekat untuk ditukarkan. Baru deh, kita bisa traveling. Menabung cara ini, perlu poin di bawah ini.

Komitmen Menabung

Melakukan segala seuatu itu, harus dengan niat dan komitmen. Supaya apa? Supaya tujuanmu tercapai. Begitu pula dengan menabung. Kita kudu berkomitmen untuk menabung setiap bulannya. Apa pun yang terjadi, harus menabung. Jadikan menabung sebagai kebutuhan pokok, yang tak bisa diganggu gugat.

Kalau ada niat, pasti ada jalan. Begitulah.

Membuka Tabungan Berjangka

Saya sudah punya tabungan di salah satu bank, tetapi itu tabungan masih sering saya porotin –xoxo. Akhirnya, saya membuka tabungan berjangka, agar poin di atas bisa saya lakukan yaitu komitmen. Mau tidak mau, setiap bulan saya menabung. Nominal tak usah muluk-muluk, yang penting rutin. In Syaa Allah ke depannya akan nikmat.

Kenapa sih, harus menabung di bank?

Berkisah dari kakak saya yang menaruh uang cash di almari, kemudian hilang entah ke mana. Makanya, saya lebih memilih menabung di bank. Selain aman, pun karena ada jaminan dari LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).

Apa itu LPS?

LPS adalah lembaga independen yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan (UU LPS) sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2009.  UU LPS diundangkan tanggal 22 September 2004 dan mulai berlaku efektif 12 bulan setelah diundangkan yaitu tanggal 22 September 2005. Dengan berlaku efektifnya UU LPS, maka LPS mulai beroperasi secara penuh sejak tanggal 22 September 2005.

Apa fungsi LPS?

LPS berfungsi menjamin simpanan nasabah bank dan turut aktif dalam menjaga stabilitas sistem perbankan sesuai kewenangannya. Menjamin nasabah bank yang berbentuk tabungan, deposito, giro, sertifikat deposito, dan bentuk lainnya.

Sebelum itu, kita harus tahu apa itu 3T.

3T merupakan Kriteria Simpanan Layak Bayar

1 | Tercatat dalam pembukuan Bank

2 | Tingkat bunga simpanan tidak melebihi tingkat bunga penjaminan

3 | Tidak melakukan tindakan yang merugikan bank

Sekarang kita tahu, bahwa menabung di bank selain aman dan banyak manfaatnya, pun sangat terjamin karena adanya LPS. Meskipun saya freelancer, saya pun harus bisa menjaga tabungan untuk diri sendiri nantinya. Sehingga, kedepannya tak perlu takut akan kehabisan dana ketika sepi job. Selengkapnya mengenai LPS bisa mengunjungi websitenya di lps.go.id


photo taken from pexels.com

0 Comments:

Post a Comment

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^