Dec 22, 2018

Saya Mundur Menginspirasi Karena Ini



Saya Mundur Menginspirasi Karena Ini - Pada awalnya, saya berpikir mengikuti kegiatan ini sebagai dedikasi saya terhadap kampung halaman. Saya di Surabaya ikutan, kenapa ketika kegiatan ini ada di Mojokerto tidak ikut? Tentunya, dengan semangat 45 saya mendaftar. Karena yah, saya merasa nyaman sekali ikutan menginspirasi di Surabaya.

Sampai akhirnya saya terpilih, kemudian dimasukkan ke dalam grup. Sejak awal masuk, sudah ada tanda-tanda tidak keramahan di sini, namun saya cuek. Saya memperkenalkan diri beserta domisili saya. Lalu, mereka masih asik ngobrol sendiri dan saya minta mereka berkenalan dengan domisili juga dong. Oke, sampai di situ, saya masih tetap cuek. Hehe. 

Hari demi hari, tidak ada pembahasan mengenai apa saja yang harus dipersiapkan ketika hari H tiba. Hanya beberapa pertanyaan mengenai ajakan untuk meninjau lokasi. Saya tidak ikut, karena memang berhalangan. 

Setelah mereka meninjau lokasi, tiba-tiba saja di grup whatsapp, mereka minta kita untuk iuran sekitar 150ribu. Tentunya saya terkejut dengan hal ini. Namun, saya tidak langsung membalas permintaan tersebut. Ada dua orang yang membalas.


“Bisa dikurangi dikit nggak, kak?”

“Kalau boleh tahu itu buat apa saja, ya?”

Akhirnya, saya pun bertanya seperti orang kedua. Tentunya, saya tidak mau dong memberikan iuran berapapun tanpa ada kejelasan dan detailnya seperti apa. Selama saya digrup tersebut, tidak ada sama sekali pembahasan mengenai iuran dan untuk apa, tiba-tiba saja langsung main minta. 

Seperti halnya, kamu baru berkenalan orang beberapa menit, kemudian dimintai duit. Begitu rasanya. Mungkin, bagi mereka biasa saja, karena mereka sudah tahu perinciannya dan sudah dibicarakan dengan anggota mereka sendiri. 

Di hari berikutnya, mereka memberikan detail rencana dan menimbulkan masalah baru

Mereka akhirnya memberikan rincian apa saja uang itu digunakan dan mereka mengurangi biaya iuran menjadi 100ribu. Sayangnya, mereka menekan biaya segitu bukan dari barang-barang yang mereka beli, melainkan dengan menambah iuran dari panitia sendiri. Pada perincian tersebut, banyak hal-hal yang tak perlu dan sebenarnya merugikan serta tidak sesuai dengan tujuan awal, yaitu menginspirasi.

Balon sebanyak 10 pack. 


Untuk apa balon-balon tersebut? Mereka menjelaskan untuk dipakai penutupan dengan memainkan balon. Ayolah, balon itu terbuat dari apa? Apa mereka tidak tahu banyak sampah plastik dan balon yang membuat banyak binatang di lautan terbunuh? Sampah menumpuk dansebagainya? Ini mau menginspirasi dari mana, kalau mereka sendiri mengajarkan hal seperti ini.

Dan pada saat semua setuju dengan total iuran, salah satu dari mereka berkata apa tidak kasihan dengan panitia yang lelah-lelah, bahkan mereka masih kuliah. Intinya, kita yang sudah bekerja diminta memahami hal tersebut. Astaga, sejak awal mereka tidak pernah mengajak diskusi selayaknya panitia seharusnya. Sekarang, kita diminta untuk memahami mereka. 

Salah satu dari mereka berkata, “Ini hanya satu fotografer yang keberatan, kan? Yang lainnya, nggak?”

Padahal, semua fotografer keberatan dan sudah mengutarakannya. Dan mungkin, yang lain juga iya, hanya memilih diam. Hem.

Maaf ya, saya emosi, haha. 

Oke. Tarik napas. Keluarkan. 

Jadi, dia berpikir karena kita sudah bekerja, maka kita bisa dengan leluasa mengeluarkan – ujug-ujug diminta – uang, gitu? Apalagi, waktunya mepet sekali. 

Pengalaman saya, mengikuti kegiatan ini di Surabaya, mengeluarkan uang tidak sampai 30ribu. Karena kami sejak awal diskusi, rembuk bareng enaknya seperti apa. Panitia di Surabaya, tidak henti-hentinya mengadakan pertemuan via whatsapp karena jelas untuk bertemu langsung belum tentu bisa. Dan kami memberikan apa adanya, bukan diada-adakan, tetapi kesusahan mencari dana. 

Akhirnya, saya tetap memberikan iuran kepada mereka, tetapi saya mengundurkan diri. Biarlah, dibilang tidak serius ikut atau apalah, karena saya sudah enggan.

0 Comments:

Post a Comment

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^