Jan 20, 2019

Banyaknya Penyakit Kritis, Prudential Meluncurkan PRUCritical Benefit 88



Banyaknya Penyakit Kritis, Prudential Meluncurkan PRUCritical Benefit 88 - Tak banyak orang yang sanggup mempersiapkan kematian, padahal itu adalah hal yang pasti. Kematian bisa menjemput kapan saja, di mana saja, dengan cara apa saja. Di Indonesia sendiri kematian terbesar disebabkan oleh penyakit kritis. Menurut World Health Organization (WHO) mengungkapkan bahwa penyakit tidak menular menjadi penyebab 73% kematian di Indonesia. Atas dasar inilah, Prudential luncurkan PRUCritical Benefit88.

Banyaknya orang yang belum mempersiapkan mengenai kematian, dikarenakan hal ini menakutkan dan yang terngiang adalah neraka. Padahal, mau tak mau pasti terjadi juga. Siap tak siap, kalau waktunya pasti terjadi juga. Beberapa waktu lalu, saya membagikan sebuah status dari salah satu teman facebook, isinya kira-kira seperti ini.

“Pertanyaan Pernikahan Impian sudah terlalu mainstream. Jadi, saya bertanya mengenai Kematian Impian.”


Status tersebut saya bagikan ke salah satu grup WhatsApp dan reaksi teman-teman saya, ngeri. Jawaban mereka jauh dari konteks,”Meninggal masuk surga”,”Husnul Khotimah,” dan lainnya. Sama sekali bukan jawaban dari pertanyaan status yang saya bagikan. Mereka bisa merancang Pernikahan Impian, namun tidak dengan Kematian Impian. Padahal, cukup menjawab seperti,”Meninggal yang dimudahkan dan tidak merepotkan orang lain,”begitu saja.

Melihat hal ini, jelas sekali bahwa mereka belum mempersiapkan mengenai hal buruk yang akan terjadi di kemudian hari, salah satunya kematian yang memang pasti terjadi pada setiap makhluk hidup, kecuali GOBLIN, hehe.

Mungkin ini juga, tak banyak orang yang peduli dengan kesehatannya. Seakan-akan berinvestasi dalam bentuk properti lebih OKE, daripada berinvestasi untuk kesehatannya sendiri. Padahal, apabila hal ini tidak diperhatikan, bisa jadi ketika terkena penyakit kritis akan membuat keuangan menjadi krisis.

PRUCritical Benefit 88 dari Prudential

Demi bisa melindungi pasien dan keluarga dari dampak keuangan akibat penyakit kritis, Prudential Indonesia meluncurkan PRUCritical Benefit 88. 

Pada Rabu lalu, saya berkesempatan untuk menghadiri acara yang diadakan oleh Prudential di Dyandra Convention Hall, Surabaya. Mendengarkan langsung mengenai PRUCritical Benefit 88 Prudential dari Pak Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia.

Pak Jens Reisch menjelaskan mengenai Prudential yang peduli dengan masyarakat Indonesia, terlebih lagi dengan adanya beberapa bencana yang terjadi di penjuru negeri. Satu passion, satu komitmen Prudential.


Mengenai penyakit tidak menular pun diakui oleh Pak dr. Nur Setiawan Suroto, Sp.BS dari RS Mitra Keluarga Surabaya, dilihat dari banyaknya pasien yang masuk rumah sakit dengan penyakit kritis, yang mengancam nyawa seperti stroke. Menurut beliau, hal ini juga dipengaruhi oleh perkembangan zaman yang serba instan. Kurang gerak dan lebih menyukai makanan cepat saji.

Kesibukan dan tuntutan pekerjaan merupakan tantangan dalam menerapkan pola hidup sehat. Kebiasaan merokok, tidak berolahraga secara rutin, jarang makana makanan sehat adalah faktor utama terkena Penyakit Tidak Menular (PTM). Saat sakit itu datang, tak hanya mengancam nyawa, namun pun mengancam keuangan untuk biaya pengobatan, rumah sakit dan biaya hidup.

Melalui slogan “Proteksi Terjamin, Uang Pasti Kembali” PRUCritical Benefit 88 menawarkan manfaat sebagai berikut;

Proteksi Terjamin
  • Perlindungan komprehensif untuk meninggal atau 60 kondisi kritis tahap akhir, tanpa periode masa bertahan hidup (survival period)
  • 10% Uang Pertanggungan (UP) untuk angioplasty tanpa mengurangi UP PRUCritical Benefit 88 dengan maksimal Rp. 200.000.000,-
  • 200% tambahan UP akan dibayarkan jika Tertanggung meninggal karena kecelakaan sebelum usia 70 tahun
  • Perlindungan sampai dengan usia 88 tahun dengan jangka waktu pembayaran premi yang dapat dipilih mulai 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun atau premi tunggal
Uang Pasti Kembali
  • 100% Uang Pertanggungan akan dibayarkan bila Tertanggung Utama masih hidup dan polis masih aktif sampai usia 88 tahun; atau
  • Jaminan manfaat 100% pengembalian premi pada tahun Polis ke-20. Jika nasabah memilih pengembalian premi, maka polis berakhir.

Di Indonesia sendiri, Prudential sudah berjalan selama 23 tahun. Perusahaan yang berdiri di London selama 170 tahun ini, telah melayani nasabah lebih dari 26 juta. 

Kehadiran PRUCritical Benefit 88, sejalan dengan passion serta komitmen brand  Prudential Listening. Understanding. Delivering. Serta fokus dalam We Do Health. Melalui komitmen baru ini, Prudential mempertegas tujuan perusahaan untuk selalu mendampingi nasabah dalam setiap tahap kehidupan. Seperti tagar yang mereka gunakan kemarin “Jalanin Bareng”.

“Berharap semua orang Indonesia lebih sehat dan lebih terlindungi,”ujar Pak Jens Reisch.


0 Comments:

Post a Comment

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^