Nov 5, 2019

Salah Satu Usaha Mengubah Diri

Dua bulan lalu, saya menonton sebuah video; mengenai seorang perempuan yang lumpuh karena sebuah kecelakaan. Ia ditinggalkan suaminya dan divonis tidak bisa memiliki keturunan. Dia berbicara di atas panggung, di depan ribuan audience, duduk di kursi roda.

Dari video tersebut, saya menangkap kalimat, "Apabila kamu takut, maka keluarlah. Hadapi ketakutanmu."

Setelah menonton video tersebut, saya mengirim pesan di sebuah grup, "Mau bikin talkshow di Mojokerto, nggak?"


Pertanyaan lebih tepatnya sebuah keraguan tersebut, ditanggapi positif oleh teman-teman dan akhirnya, kami membuat sebuah acara dengan saya sebagai salah satu pembicaranya.

Sebulan lalu, saya memasang banner mengenai acara tersebut, teman saya membalas, "Wulan jadi pembicara?" dia meragukan saya dan itu sangat wajar, karena teman saya tahu sekali bagaimana saya ini.

Saya krisis percaya diri, minder, pemalu, dan melankolis. Jangankan berbicara di depan umum, di depan kamu saja saya grogi - uhuk.

Jadi, menjadi pembicara di event ini merupakan challenge, chance, dan change untuk diri sendiri.

Sebelum saya berangkat kemarin pagi, saya salim ke ibu dan berkata, "Doakan saya sukses, Bu."

Ibu bilang, "Dari berangkat sampai tempat tujuan baca surah Al-Fatihah terus menerus. Pasti sukses."

Memang, ketika saya di depan menyampaikan apa yang ingin saya sampaikan, tidak sempurna. Teman saya bilang, suara saya kayak orang mau menangis, ada yang bilang improvisasi saya kurang, dan ada yang bilang suara saya gemetar.

Saya paham, tidak ada orang yang berhasil dalam sekali mencoba, jadi saya cukup senang karena sudah melewatinya dan bisa berbagi dengan yang lain.

Saya pemalu, saya minder, saya krisis percaya diri, saya mudah cemas, saya melankolis, hati saya rapuh, saya penakut dan saya menerima karakter saya tersebut dengan mencoba memperbaikinya satu per satu.

Seperti dalam sebuah novel, karakter tokoh utama selalu ada perubahan, tidak ada yang statis. Maka, saya pun demikian. Saya percaya, karakter saya bisa berubah menjadi lebih baik lagi.

Bahkan dalam surat cinta-Nya Allah menjanjikan pada kita:

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri,” (QS. Ar-Ra’d:11)

Alhamdulillah.
Doain ~

1 Comments:

  1. Bener banget, asal ada kemauan untuk berubah, kita pasti bisa melewati semua masalah dan tantangan dalam kehidupan. intinya, selalu bersyukur atas anugerah dan bakat yang diberikan tuhan kepada kita. dengan begitu kita tidak akan merasa minder dan lebih percaya diri.

    ReplyDelete

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^