Dec 13, 2022

5 Cara Mudah Meningkatkan Profitabilitas Usaha Kecil



Ada banyak cara meningkatkan profitabilitas usaha kecil yang perlu dilakukan bagi UKM. Sebuah bisnis akan semakin besar jika dilanjutkan secara konsisten. Tentu saja, setiap pebisnis menginginkan profitabilitas yang tinggi.

Untuk itu, terdapat beberapa tahapan agar keuntungan yang diperoleh dari usaha kecil bisa semakin meningkat. Bagaimana caranya? Mari kita coba beberapa tips berikut ini.

1| Buat Planning Usaha yang Tepat


Melakukan sebuah perencanaan untuk usaha yang sedang berjalan menjadi hal penting karena berpengaruh terhadap kelancaran bisnis tersebut. Meski terlihat sederhana, membuat planning adalah bagian dari manajemen usaha.

Jika bisnis tidak memiliki rencana usaha yang baik, akan sulit bagi pengelola bisnis untuk menentukan hal-hal yang berkaitan dengan bisnis tersebut. Mulai dari menentukan prosedur operasional, tujuan bisnis, biaya operasional, hingga keuntungan yang diraih dalam usaha ini.

Meski usaha yang dibangun belum terlalu besar, membuat SOP (Standard Operating Procedure) sangat dianjurkan. Sebab, dengan adanya aturan tertulis, semua aktivitas dan kegiatan operasional menjadi lebih terarah. Selain itu, SOP juga menjaga kualitas produk agar tetap baik.

Tak jauh berbeda dengan perusahaan waralaba, usaha kecil yang kamu bangun pun lebih baik menciptakan standar kerja sendiri. Sehingga, pemilik UKM juga akan lebih mudah melakukan kontrol terhadap karyawan sesuai dengan panduan sistem kerja yang sudah ditetapkan.

2| Naikkan Harga Produk


Naluri alamiah kebanyakan para pebisnis adalah menurunkan harga agar tetap kompetitif, tetapi kenyataannya penurunan harga akan berdampak negatif secara signifikan pada keuntungan bisnis. Jika kamu menurunkan harga, maka harus menjual jumlah produk yang lebih tinggi dan menarik bisnis baru untuk mempertahankan jumlah keuntungan yang sama seperti sebelumnya.

Hal ini biasanya hanya berfungsi di industri yang sangat spesifik, di mana produk sangat kompetitif dalam hal harga. Alih-alih menurunkan harga produk, banyak bisnis sebenarnya bisa mendapatkan keuntungan dari menaikkan harga mereka. Bahkan sedikit kenaikan harga 1-5% dapat meningkatkan keuntungan usaha secara drastis.

Selalu ada kekhawatiran bahwa kenaikan harga akan menyebabkan hilangnya penjualan. Namun sebenarnya, dengan mempertimbangkan hal itu kamu akan melihat dampak positif pada keuntungan yang didapatkan. Artinya, cara ini akan menghasilkan lebih banyak uang per penjualan, dengan lebih sedikit penjualan secara keseluruhan. Lebih banyak uang untuk lebih sedikit pekerjaan karena tidak perlu meningkatkan jumlah penjualan.

3| Cari Target Pasar Baru


Secara umum, setiap usaha memiliki target pasar yang berbeda sesuai dengan produk yang ditawarkan. Misalnya, penjual keripik singkong bisa menawarkannya ke semua orang. Beda lagi penjual sandal wanita, target pasar mereka adalah semua orang dengan jenis kelamin wanita.

Penyesuaian target pasar itu mencakup jenis kelamin, lokasi, usia, demografi, dan sebagainya. Namun, coba untuk membuat target pasar yang berbeda. Setiap bisnis umumnya memiliki konsumen atau pangsa pasar yang berbeda-beda. Untuk mencobanya, kamu bisa memanfaatkan strategi marketing dengan sistem pemasaran yang baru. Bidik target pasar yang baru dengan sentuhan produk menarik kamu.

Saat usaha kamu sudah mendapatkan target pembeli yang sesuai, tugas selanjutnya adalah memperluas target itu. Kamu bisa memulainya dengan mengubah strategi marketing yang lama menjadi baru. Misalnya, kamu menawarkan pengiriman produk ke luar kota atau luar pulau. Jadi, target pembeli sudah meluas hingga ke berbagai daerah.

Jika sudah memperluas peta pembeli, sebagai pebisnis harus melakukan komunikasi agar produk kamu tetap eksis di hadapan mereka. Hal ini adalah salah satu cara agar tetap terhubung dengan pembeli sehingga mereka tidak lari dari brand kamu.

Kamu dapat meningkatkan penjualan dan profitabilitas tanpa peningkatan besar dalam anggaran pemasaran dengan cara menggunakan e-mail dan/atau pesan teks untuk tetap berhubungan dengan pelanggan yang sudah ada. Meskipun mereka puas dengan pembelian produk kamu, jika tidak tetap berhubungan dengan pembeli, mereka mungkin akan melupakan produk ini dan mencari sumber lain ketika mereka menginginkan lebih dari produk tersebut.

4| Tingkatkan Promosi


Pelanggan saat ini haus akan informasi. Mereka ingin mendidik diri mereka sendiri sebelum berbicara dengan penjual atau melakukan pembelian. Memberi mereka informasi tersebut dapat membuat bisnis kamu lebih menguntungkan karena membantu bisnis menjadi lebih menarik perhatian pelanggan

Meskipun kamu hanya dapat memposting informasi di situs web atau akun media sosial, jika ingin memperoleh informasi kontak usaha kamu, maka sematkan nomor atau lewat media sosial dan website yang bisa dikunjungi. Informasi tidak harus panjang. Hanya saja, harus informatif dan dipromosikan dengan judul yang menarik perhatian.

Promosikan giveaway di situs web dan media sosial. Misalnya, kamu bisa membuat pelanggan membeli produk yang dijual dengan cara memberikan informasi ajakan agar mereka mau membelinya, seperti memberikan diskon, voucher, dan cashback.

Atau, bisa juga menggunakan fitur dari aplikasi ShopKey yang membuat para pebisnis usaha kecil bisa menentukan promosi sesuai keinginan mereka. Caranya pun cukup mudah, kamu hanya perlu memilih produk dan menentukan harga akhir saat mereka akan membelinya. Nantinya, jumlah diskon dari produk tadi akan dihitung secara otomatis oleh aplikasi ShopKey. Bahkan, fitur ini juga bisa menentukan waktu promosi yang otomatis akan muncul di situs website toko online.

Seperti yang kita lihat, penawaran promosi seperti di atas, menarik lebih banyak pembeli karena iming-iming harga menjadi murah. Bagi pebisnis baru, menawarkan pembelian produk dalam jumlah tertentu bisa kamu gratiskan dengan memberikan voucher. Ini salah satu cara agar pembeli melihat-lihat semua produk di katalog foto. Tentu akan berpotensi memunculkan hasrat belanja para calon pembeli.

5| Tetap Terhubung dengan Pembeli


Komunikasi adalah kunci dari sebuah usaha. Tidak hanya berlaku antar pebisnis dan karyawannya, namun juga antara penjual dan pembeli. Buat pelanggan tetap membeli produk dengan mengirimkan pengingat untuk memesan ulang dan berita tentang produk baru. Jika kamu menjual barang dagangan musiman, kirimi mereka catatan tentang pendatang baru serta obral dan diskon khusus. 

Bahkan jika kamu mempertahankan pelanggan yang sama, harga yang sama, dan tingkat pembelian yang sama, sebenarnya juga dapat meningkatkan profitabilitas hanya dengan membuat mereka membeli lebih banyak. Di sinilah up-selling benar-benar masuk.

Kuncinya adalah menjual add-on bernilai tinggi dan berbiaya rendah yang sesuai pada titik pembelian. Ada bidang penelitian baru, yang disebut ekonomi perilaku, dimana membantu mempengaruhi metode ini. Up-selling juga sangat mungkin terjadi di industri jasa. Biasanya, cara ini memerlukan strategi di mana menempatkan barang-barang di toko dan bagaimana menawarkannya kepada pelanggan. 

Dengan begitu, mereka tahu produk apa saja yang kamu dijual. Manfaatkan semua platform seperti media sosial, membuat website sendiri atau bantuan aplikasi pihak ketiga seperti ShopKey. Ada banyak fitur menarik untuk mendukung kemajuan bisnis semua orang. 

Salah satunya fitur balas chat pelanggan tanpa takut slow respon. Fitur ini bisa kamu manfaatkan untuk mengatur, menyimpan, menghapus teks hingga membuat link website supaya tidak perlu mengetik pesan balasan yang sama berulang kali.

0 Comments:

Post a Comment

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^