2 Okt 2018

Bagaimana saya Mengatur Weekly Planner




Bagaimana saya Mengatur Weekly PlannerSelama menjadi freelancer, saya mencatat semua penghasilan yang masuk, begitu pula mengenai rencana yang akan saya lakukan di kemudian hari. Saya bukanlah orang yang mudah mengingat pekerjaan, sehingga saya perlu mencatat apa saja yang harus saya lakukan di hari itu. Lagi pula, dengan memiliki planner, akan mempermudah pekerjaan saya, sehingga setiap hari selalu saja ada pekerjaan yang harus saya selesaikan.

Apakah kamu penasaran bagaimana saya membuat planner? Kalau iya, silakan membaca postingan ini hingga usai, karena saya akan membagikan bagaimana saya membuat planner Mingguan.

Saya menggunakan notebook untuk mencatat rencana mingguan saya. Kenapa tidak di Ms. Word? Buat saya, lebih mudah membuatnya di buku catatan, daripada saya harus membuka komputer maupun di smartphone. Dengan menulis di buku, saya bisa lebih berkreasi. Lagi pula, saya sudah lama tidak memegang pulpen untuk menulis, hehe.

Lalu, kenapa rencana yang saya buat hanya satu minggu saja? Karena, banyak hal yang belum saya ketahui satu bulan ke depan, saya tidak tahu apa saja yang ingin saya lakukan selama satu bulan. Untuk itu, saya persempit menjadi satu minggu saja. Jadi, saya membuat rencana mingguan. Dengan rencana mingguan, saya bisa mengatur apa saja yang akan saya tulis dan saya posting di blog.

Oke, begini saya membuat weekly planner untuk freelancer.



Tentukan prioritas

Prioritas di sini adalah mengenai pekerjaan yang “dibayar” dan tidak dibayar. Seperti saya, seorang blogger, ada artikel yang dibayar dan tidak. Maka, saya dahulukan menulis artikel yang dibayar dan artikel personal. Meskipun begitu, bukan berarti artikel personal tidak penting. Justru, artikel personal amat penting, apalagi blog kamu penuh dengan iklan. Imbangi dengan artikel-artikel bermutu, serta artikel receh agar pembaca tidak bosan dengan iklan.

Pikirkan apa saja yang harus dilakukan dalam minggu ini

Saya menyiapkan judul-judul artikel yang akan saya tulis dan saya tayangkan di blog selama satu minggu. Tak hanya mengenai artikel saja, pun soal pesanan desain blog, unggah instagram, event, sampai jadwal motret. Dengan begini, saya tidak akan melewatkan deadline sebuah tulisan, meskipun hal ini juga saya tulis pada sticky note tetap saja saya juga menuliskannya pada buku planner.

Centang apabila sudah dilaksanakan, selesaikan yang belum dilaksanakan

Tak semua yang saya rencanakan berjalan dengan lancar, atau lebih tepatnya saya kurang disiplin dalam merencanakan pekerjaan saya sendiri. Terkadang, ada rencana yang meleset dan saya keesokan harinya, atau terkadang justru tidak saya kerjakan. Hehe. Saya biasanya mencentang atau memberi tanda to do list yang saya tulis dan kalau bisa mengerjakan pekerjaan saya yang tertunda.

Meskipun banyak list pekerjaan yang tak sesuai rencana selesainya, paling tidak, saya mempunyai daftar hal yang harus dilakukan, daripada bingung tak tahu mana yang harus dikerjakan, bukan?

Lalu, apakah buku planner yang digunakan harus planner book?

Eh, gimana sih ini pertanyaannya? Haha. Maaf, yang saya maksudkan adalah menulis daftar pekerjaan harian atau mingguan tak harus di buku planner, karena biasanya planner book harganya lumayan mahal. Saya sendiri memakai notebook polos biasa, bahkan dulu saya menggunakan notebook dari gudibek (haha), sampai akhirnya saya membeli notebook kecil dari Miniso, yang harganya 29900 isi dua (berasa sarimi, ya), kapan hari saya melihat planner book di D.I.Y yang membuat saya tertarik. Seperti dugaan saya, harganya lumayan, yaitu sekitar 50ribu.

Nah, foto planner book yang saya pajang ini merupakan yang beli di D.I.Y itu.

Saya membuat to do list sudah sejak lama, mungkin sudah sejak job saya semakin banyak (aamiin) dan agar saya lebih disiplin saja, yah, meskipun tidak seratus persen disiplin. Yang penting sudah lebih baiklah yah.

Jadi, tertarik membuat rencana mingguan juga?



2 komentar:

  1. Setelah baca blognya, saya jadi langsung kefikiran untuk membuat rencana mingguan uga nih mbak hihi, seru kali ya :)

    BalasHapus
  2. Karna kadang lupa mana-mana yg udah dibayar ato belum, mulai bulan kemarin kucatat semua juga di dalam buku. Karena dulu dicatat di hape karna tampilan hape gitu2 aja, gk bisa dikreasi cemacem ujung2nya ya lupa juga :)))))

    BalasHapus

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^