Dec 20, 2018

Kosmetik Abal-Abal Merajalela, Bahkan Artis Nia Ramadhani Kena Imbasnya




Kosmetik Abal-Abal Merajalela, Bahkan Artis Nia Ramadhani Kena Imbasnya - Nia Ramadhani, tentu bukanlah nama yang asing di telinga kamu. Kalau kita seumuran, kamu pasti tahu sinetron “Inikah Rasanya”. Dalam sinetron tersebut, Nia Ramadhani berperan sebagai Niken, seorang tokoh antagonis. Seperti sebutannya, “antagonis” seorang tokoh yang akan selalu menentang tokoh utama. Umumnya, mereka disebut pemeran “jahat”. Padahal sebenarnya, tokoh antagonis tidak selalu jahat.

Sekarang, Nia Ramadhani diperbincangkan bukan karena peran tokoh antagonisnya. Karena sudah lama Nia Ramadhani tidak menjalani peran dalam layar kaca, melainkan menjalani peran sebagai seorang istri Ardiansyah Bakrie dan ibu dari anak-anaknya. 

Nia pun diperbincangkan karena kehidupannya yang glamor dan serba mewah. Wajar, suaminya kaya raya, tentunya kehidupan semacam itu sangat wajar. Ditambah lagi, dia masih aktif di media sosial sebagai public figure


Asal Kamu Terkenal, Kamu Bisa Menjadi Public Figure dan Menghasilkan Uang

Sudah bukan rahasia lagi, kalau kamu terkenal, memiliki akun media sosial dan memiliki banyak pengikut, kamu akan mudah menghasilkan uang. Ya, pasti banyak orang yang ingin “mengiklan” pada akun media sosial kamu. 

Untuk menjadi terkenal pun, tak melulu karena kamu artis sinetron seperti Nia Ramadhani. Banyak faktor yang bisa membuat kamu terkenal, entah karena prestasimu, skandal hingga viral, dan hal-hal yang menarik jagad media sosial. 

Seperti influencer lainnya, Nia Ramadhani pun menerima endorse di akun instagramnya. Akun instagram dengan followers 10,5M itu tidak disia-siakan begitu saja, sehingga ia juga menerima endorse. 

Tentu saja, ini membuat saya bertanya-tanya, dengan kehidupan yang “turah-turah” ia masih menerima endorse? Yang lebih mengherankan lagi, Nia Ramadhani tidak mensaring produk yang di-endorse di akun instagramnnya.

Sungguh nahas.

Beberapa waktu lalu, saya membaca berita bahwa Nia Ramadhani beserta beberapa artis lainnya, dipanggil kepolisian karena meng­-endorse kosmetik ilegal. Dengar-dengar, kosmetik tersebut untung sekitar 300jt setiap bulannya. 

Banyaknya Kosmetik Ilegal yang Membahayakan

Tidak bisa kita abaikan, memang banyak sekali kosmetik ilegal, abal-abal, yang dijual bebas di luar sana. Sungguh, sulit membedakan produk asli dan tidak. Padahal, kita memakai kosmetik untuk jangka panjang, namun kenapa membeli yang abal-abal, sedangkan yang asli lebih terjamin? 

Saya juga sering mendengar berita mengenai penjual online/offline yang digrebek dan dipidanakan karena menjual produk palsu atau produk asli namun tanggal produksi sudah kadaluarsa, dan mereka sengaja menghapus tanggal tersebut. Sungguh keji. 

Sayangnya, oknum-oknum semacam ini terus merajalalela, mati satu tumbuh seribu, kalau pepatah bilang. Untuk itu, kita sebagai konsumen harus lebih berhati-hati dalam membeli kosmetik, lebih baik sedikit mahal daripada kenapa-kenapa, iya kan?

Terkadang, justru konsumen yang memang lebih suka dengan kosmetik abal-abal, terutama untuk urusan memutihkan kulit. Sungguh, mereka benar-benar ingin instan dengan harga yang murah. Hal ini wajar sih, karena kita sendiri memberikan stigma bahwa cantik itu putih dan kurus. Makanya, produk yang ada hubungannya dengan kedua hal tersebut, laris manis. Apalagi, kalau sampai di-endorse artis. Hem.

Kita sudah tahu, itu artis tidak bakalan pakai produk dengan harga di bawah 100ribu. Jangankan di bawah 100ribu, di bawah satu juta loh belum tentu mereka pakai. Iya, kan? Tetapi, kenapa kita masih saja mudah tertipu?

Dahulu, Saya Pun Seperti Mereka

Saya menulis artikel ini, bukan tanpa alasan. Saya pun pernah seperti mereka; seller and buyer. Ya, saya pernah menjual krim abal-abal, yang seminggu saja sudah membuat kulit putih. Saya juga pernah menjual kapsul pelangsing. Dan saya juga memakai kedua produk tersebut. Sampai akhirnya, saya tobat dan kembali ke jalan yang benar, xoxo.

Yah, semua orang punya pilihan masing-masing memang. Mau pakai barang abal-abal atau yang asli. Menurut kawan saya, mending pakai kosmetik yang murah meriah, namun tetap asli daripada kosmetik branded namun abal-abal. 

Banyak loh kosmetik lokal yang murah dan berkualitas. Pintar-pintarnya kita saja bagaimana mengakalinya. Kita memakai brand terkenal, belum tentu hasilnya bagus juga, kok. Hehe.

1 Comments:

  1. Wah saya harus info ke istri saya nih, info yang bermanfaat, terima kasih

    ReplyDelete

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^