Review Birdy Latte Cafe Matcha

by - 14.29


Sebagai salah satu orang yang menyukai minuman matcha latte, tentu saja saya tak akan melewatkan. Perjalanan pulang dari Surabaya kemarin, saya mampir ke salah satu Indomaret. Pada rak-rak kemasan matcha, saya melihat Birdy Matcha. Buat saya, nama ini terdengar asing dan membuat saya tertarik.

Sudah menjadi kebiasaan saya kalau ke Indomaret atau Alfamart selalu melihat ke rak-rak kopi dan teh, tentu untuk melihat apakah ada diskon minuman favorit saya; Allure Japanese Green Tea Latte.
Yang membuat saya rela memborong dua kantong Birdy Matcha adalah setiap kantongnya berisi tiga stik dengan harga setara Matcha Allure Green Tea. 


Review Birdy Latte Cafe Matcha

Terkadang, ketika membeli matcha latte baru – selain Allure Matcha Latte – saya takut akhirnya zonk tidak sesuai keinginan lidah saya. Namun, karena saya sering mereview matcha latte di blog ini dan berniat untuk mereview semua matcha latte sachet yang ada di blog, saya membeli Birdy Latte Cafe Matcha ini.

Setelah saya search di Google, ternyata Birdy Latte Cafe ini tak hanya memiliki varian matcha saja, pun kopi dan beberapa minuman lainnya. Namun, saya tidak menemukan kemasan Birdy Matcha seperti yang saya beli ini. Hem, mungkin ini baru beredar di pasaran?

Baiklah, mari kita bahas mengenai matcha misterius ini. Seperti biasa, dimulai dari kemasan.

Kemasan

Kemasan dari Birdy Matcha ini mengingatkan saya dengan warna kemasan Hojicha Matchamu dan warna seduhan hojicha. Berbeda dengan kemasan Kiyora Matcha, Allure Matcha Latte dan Matcha dari Matchamu yang cenderung hijau daun, kemasan Birdy Matcha berwarna cokelat muda menuju warna krem. 

Yang berwarna hijau dari kemasan ini hanya pada gambar cangkir dan isinya, selebihnya lebih dominan warna cokelat dan krem. Pa kemasan setiap stik-nya pun serupa, krem pada warna dasar. 

Total satu kantong Birdy Latte Cafe Matcha 72gr dengan setiap stiknya 24g. Ada tiga stik dalam satu kantong, sama dengan Kiyora Matcha Latte.

Ada hal yang membuat saya terkejut ketika membuka stik kemasan Birdy Matcha. Pada tepi kemasan ada tulisan Buka di sini, saya pikir, “Mana bisa? Kan nggak ada potongan kecil untuk membuka.” Eh, ternyata ketika saya mencobanya, benar-benar bisa sobek dengan mudah. Haha. 

Pada kemasannya pun ada stempel Halal MUI, barcode dan diproduksi oleh Ajinomoto. Nah, ternyata Ajinomoto tak hanya memproduksi bumbu jadi – generasi michin wanna be -, melainkan pun minuman kemasan. 

Birdy Latte Cafe Matcha lebih tepatnya diproduksi PT. Sukses Abadi Farmindo, dengan “nama” Ajinomoto dan berlisensi Ajinomoto Jepang. Hem, agak ribet ya? Haha.

Rasa

Dalam kemasan stik Birdy Matcha, bubuknya berwarna kehijauan dengan butiran berwarna putih. Mirip sekali dengan Allure Matcha Latte. Ketika diseduh dengan air panas, bubuk tersebut langsung mencair dan menjadi kental. 

Saya tidak menyangka, rasanya cukup enak bahkan saya berani berkata mirip Allure Matcha Latte. Meskipun, Birdy Matcha lebih creamy dan kental. Bubuk green tea-nya pun terasa, tidak terlalu dominan susu maupun krimernya. 

Saya rasa, saya menemukan matcha kemasan favorit (lagi). Selain itu, Birdy Matcha memiliki tiga stik, dengan harga setara Allure Matcha.

Harga Birdy Latte Cafe Matcha

Saya membeli minuman kemasan ini di Indomaret dengan harga Rp 9.800/ kantong. 

Bisa didapatkan di mana?

Saya sendiri beli di Indomaret, Sidoarjo. Saya kurang tahu apakah di Indomaret lain ada, atau di mini market lainnya. Semoga beruntung ya.

Beli Lagi?

InsyaAllah. Alhamdulillah, rasanya cocok di lidah saya.


You May Also Like

2 comment so far

  1. Cari yang review Birdy, eh masuk ke sini.
    Saya dapat Birdy di Superindo Puri Surya Jaya

    BalasHapus
  2. Latte 7 jg donk ka

    BalasHapus

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^