Nov 30, 2019

Pekan Kewaspadaan Antibiotik: Gunakan Antibiotik Secara Benar dan Bijak



Gunakan Antibiotik Secara Benar dan Bijak - Dua tahun lalu, saya mengalami batuk tanpa dahak lebih dari seminggu. Batuk saya terhitung sampai hampir sebulan lamanya. Saya berkali-kali ke dokter, tetapi batuk tersebut tetap ada. Sampai akhirnya, saya lelah dan pergi ke dokter THT. Tahun berikutnya, saya mengalami hal serupa. Ketika batuk tidak sembuh-sembuh, meminum obat berkali-kali dan ke dokter berkali-kali. Pada setiap resep dari dokter ada antibiotik. Pesan dari dokter selalu berkata, “Sampai habis.”

Namun, ketika batuk tak kunjung sembuh, itu berarti saya harus ke dokter lagi, minum obat lagi, dapat antibiotik lagi. Ternyata, itu tidak baik untuk daya tahan tubuh apabila terlalu sering mengkonsumsi antibiotik.

Hari ini tanggal 30 November 2019, saya mengikuti Seminar Pekan Kewaspadaan Antibiotik Dunia atau World Antibiotic Awareness Week (waaw) di RSUD Dr. Soetomo. Acara tersebut digelar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, bahwa mengkonsumsi antibiotik secara berlebih itu tidak baik bagi tubuh. Acara ini sudah diikuti oleh banyak penggiat kesehatan, tidak hanya Indonesia pun di negara-negara lain. Karena, status dari antibiotik saat ini yakni bahaya.

Apa itu Antibiotik?



Antibiotik adalah obat atau bahan kimia yang dapat mematikan atau menghambat pertumbuhan bakteri. Antibiotik pertama kali ditemukan oleh Alexander Fleming pada tahun 1928, setelah melalui penelitian panjang dan baru diproduksi tahun 1940. 

Antibiotik Bukan Obat Dewa


Banyak kasus dalam lapangan, kita – pasien – membeli antibiotik di apotek secara bebas, tanpa adanya resep dari dokter. Sakit flu, langsung mencari antibiotik. Padahal, influenza atau flu tidak membutuhkan antibiotik, karena flu merupakan infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus. 

Antibiotik hanya boleh diberikan kepada pasien yang sakit, yang disebabkan oleh bakteri. Pemberiannya pun harus sesuai aturan. Berbeda penyakit, berbeda pula antibiotiknya. Tidak boleh sembarangan, apalagi tanpa anjuran dari dokter. 

Jadi, Kawan, antibiotik bukan obat dewa yang bisa dipakai sembarangan. Kita harus bijak dalam menggunakannya, jangan sampai sembarangan minum antibiotik.

Bahaya Antibiotik

Antibiotik selain berguna dalam penyembuhan penyakit infeksi tetapi memiliki sisi bahaya atau efek samping. Seperti alergi mulai dari gatal, bengkak pada muka. Alergi yang serius dapat menyebabkan syok anafilaksi atau sumbatan jalan napas yang bisa mengakibatkan kematian. Dan yang paling berbahaya, menyebabkan bakteri menjadi resistan. 

Apa itu resistan? Resistan berarti ketahanan, dengan kata lain bakteri dalam infeksi akan menjadi kebal. Sehingga, penggunaan antibiotik sama sekali tidak berguna.

World Antibiotic Awareness Week (WAAW)


Bulan November merupakan bulan peringatan WAAW atau Pekan Kewaspadaan Antibiotik Dunia. Sebagai informasi, Indonesia merupakan salah satu negara yang ikut merayakan atau memperingati acara ini. WHO mendaftar semua negara yang ikut memperingati WAAW dan Indonesia menjadi negara nomor dua di dunia yang ikut memperingati WAAW. 

RSUD Dr. Soetomo Ikut Memperingati WAAW

Peringatan ini diadakan di RSUD Dr. Soetomo Surabaya, yang mengundang para penggiat kesehatan; puskesmas, dokter, mahasiswa dan tentunya kami- bloger. Hal ini bertujuan untuk menyebarkan berita baik, mendengungkan kepada seluruh masyarakat mengenai pentingnya menggunakan antibiotik secara bijak dan benar. Tak hanya dalam pemakaiannya saja, pun bagaimana menyikapi dalam membuang antibiotik yang sudah tak terpakai. 


“Mari bijak dalam menggunakan antibiotik. Jangan sembrono meminum antibiotik,”tukas Hari Paraton dr. SpOGK.

Penggunaan antibiotik di rumah sakit mulai diawasi dan RSUD Dr. Soetomo menjadi rumah sakit pertama atau yang mengawali menerapkan hal tersebut mulai tanggal 30 Oktober. 

Dr. Hari Paraton pun menjelaskan bahwa, dari dalam tubuh kita sendiri sebenarnya ada obat alami yakni daya tahan tubuh. Bahkan, penyakit kanker obat utamanya adalah ketahanan tubuh kita. Untuk itu, kita harus menjaga kesehatan masing-masing agar daya tahan tubuh tidak melemah.


Dr. Dominicus Husada, selaku staf Departemen Ilmu Kesehatan Anak mengatakan, “Antibiotik tak hanya dipakai untuk manusia. Pun untuk hewan.”beliau juga menyampaikan, tak semua penyakit memerlukan antibiotik. 

Beberapa penyakit yang memang butuh antibiotik, yakni TBC, dipteri, tetanus, pertusis, HiB. Sedangkan seperti flu, batuk pilek, diare, tak memerlukan antibiotik.


Dr. Arief Bakhtiar menyampaikan, bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati. Untuk itu, mari kita bergaya hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan cukup, olahraga, dan rekreasi. Yah, karena pelemahan daya tahan tubuh bisa disebabkan oleh banyak pikiran yang akhirnya akan stres, lalu melemahkan sistem kekebalan tubuh. 

Nah, apabila daya tahan tubuh melemah, kita akan sangat mudah terserang penyakit. 

Gunakan Antibiotik Secara Benar dan Bijak

Ke depannya, kita harus memperhatikan penggunaan antibiotik secara bijak. Apabila sebelumnya sudah ke dokter dan diberikan antibiotik, lalu pergi ke dokter lagi, sampaikan bahwa kamu sudah diresepkan antibiotik sebelumnya. Karena dokter tidak selalu ingat dengan pasiennya, sehingga sebagai pasien kita harus aktif untuk mengingatkan. 

Menggunakan Antibiotik Secara Bijak

1 | Antibiotik hanya untuk penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri,

2 | Penyakit infeksi karena virus tidak memerlukan antibiotik

3 | Pembelian antibiotik harus menggunakan resep dokter

4 | Tidak mengulang pembelian antibiotik menggunakan copy- resep

5 | Tidak boleh menyimpan antibiotik sisa

6 | Tidak boleh memberikan antibiotik sisa kepada orang lain

7 | Tidak menggunakan antibiotik untuk mencegah penyakit

Kawan, antibiotik merupakan obat untuk menghambat bakteri, namun apabila penggunaannya berlebihan akan membahayakan kita sendiri. Bakteri akan menjadi kebal, sehingga ketika kita sakit akan kesulitan diobati. Oleh karena itu, yuk bijak menggunakan antibiotik!

Tabik!

1 Comments:

  1. Jadi paham seputar penggunaan antibiotik, yang selama ini salah kaprah. Apik!

    ReplyDelete

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^