Kekuatan Afirmasi


taken from pexels.com


Tiga sampai dua tahun belakangan sangat marak orang-orang yang membahas mental health, sampai-sampai saya mengenal yang namanya afirmasi. Dalam KBBI afirmasi berarti penetapan yang positif; penegasan; peneguhan. Banyak tip yang beredar di media sosial bagaimana cara menenangkan diri, salah satunya dengan afirmasi.

Khalayak sering menyebutkan kata afirmasi positif. Tapi, setelah mengetahui artinya melalui KBBI yang disebutkan bahwa afirmasi sendiri sudah berarti positif, maka saya akan menyebutnya afirmasi saja.

Lalu, bagaimana cara menggunakan afirmasi untuk kesehatan mental dan menenangkan pikiran?

Kekuatan Afirmasi Untuk Kecemasan


Saya menulis artikel ini lantaran saya telah mengalaminya sendiri. Terus terang, sejak saya patah hati di tahun 2019, setiap hari ketika bangun pagi saya merasa sangat tidak berguna. Saya cemas dan ketakutan akan masa depan. Saya benar-benar merasakan sesak yang luar biasa. Padahal, saya tidak mengalami hal buruk hari itu maupun hari sebelumnya.

Hal tersebut saya alami kurang lebih dua tahun lamanya. Tidak setiap hari, tetapi hampir setiap hari saya merasakan hal yang sama. Tak hanya ketika pagi hari, tetapi sebelum tidur juga sama. Karena hal itu, saya jadi kesulitan tidur dan ketakutan sendiri.

Ironisnya, saya sering mengatai diri sendiri “Wulan bodoh”, “Wulan tidak berguna” dan hal negatif lainnya. Tentu saja hal itu memperburuk keadaan saya.

Padahal, saya sudah konsultasi ke psikolog dan diajari cara mengolah pikiran. Saya diajari bagaimana agar berpikir positif dan menenangkan diri. Nyatanya, ketika saya down hal itu sangat sulit dilakukan.

Terkadang, saya merasa seperti orang tidak normal dan merasa sendirian. Padahal, saya memiliki kedua orang tua, kakak, adik dan keluarga saya sangat dekat. Namun, perasaan hidup seorang diri sangat mencekam, sampai-sampai saya tidak bisa tidur karena takut tidak ada yang menolong.

Teman saya berkata, “Otak itu pintar, kalau kamu bicarakan itu terus menerus, dia akan berpikir bahwa hal itu penting.”

Setelah saya mendengar nasihat itu, saya mencoba untuk tidak memikirkan dan membicarakan hal yang membuat saya cemas dan ketakutan. Kemudian, saya melihat video yang tersebar di dunia maya mengenai afirmasi.

Dalam video tersebut mengajarkan setiap bangun tidur kita harus memberikan semangat pada diri sendiri, berkata positif pada diri sendiri, dan berterima kasih pada diri sendiri. Akhirnya, saya menerapkan hal itu. Alhamdulillah, saya merasa lebih baik.

Setiap bangun pagi, saya langsung menepuk bahu saya sendiri dan berkata, “Kamu hebat, Wulan. Terima kasih.” atau ketika saya merasa cemas saya berkata, “Tidak apa-apa, Wulan. Tidak apa-apa.”

Saya ingat, bertahun-tahun lalu, saya berharap memiliki seseorang yang akan selalu berkata, “Tidak apa-apa, Wulan. Aku di sini. Semua baik-baik saja.”

Lihatlah, sekarang saya melakukan hal itu untuk diri sendiri. Nyatanya, saya hanya perlu menyadari bahwa yang menemani saya adalah diri saya sendiri dan Allah.

Berbicara lagi mengenai afirmasi, saya jadi ingat, sebagai muslim seringkali saya dengar kalimat “Ucapan adalah doa”, maka saya sadar bahwa afirmasi sudah saya kenal sejak lama. Hanya saja, saya melupakannya.

Posting Komentar

2 Komentar

  1. Bener banget nih kata-kata afirmasi memang ampuh banget buat stay positif dan tetap semangat menjalani hidup. Enggak masalah dapet kata afirmasi dari sendiri, dari orang lain pun rasanya pengaruhnya sama. Terima kasih sharingnya!

    BalasHapus
  2. Aku setuju...

    BalasHapus

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^