Mar 11, 2018

Hal-Hal Menyebalkan Ketika Belanja Online


Hal-Hal Menyebalkan Ketika Belanja OnlineBelanja online memang menjadi salah satu gaya hidup saat ini, banyak sekali faktor yang membuat kita memutuskan untuk berbelanja online. Bahkan, teman saya yang dulu selalu bilang “Ngapain beli kucing dalam karung,”ketika kami menyinggung masalah beli via internet. Sekarang? Ah, dia suka juga beli online. Xoxo.

Kalau dipikir-pikir, sebenarnya belanja online itu ribet dan rawan bikin hati senewen. Lebih enak kalau belanja, ada uang ada barang. Tapi, entah kenapa banyak sekali orang suka berbelanja online bahkan ketagihan, termasuk saya. 

baca juga: Alasan Kenapa Belanja Online Itu Menyenangkan

Seberapa sering teman-teman berbelanja online? Hanya sesekali? Sekali dalam sebulan? Setia minggu? 

Sadar atau tidak,setiap kali kita menginginkan barang hal pertama yang kita lakukan adalah membuka aplikasi browser dan mencari informasi mengenai barang tersebut. Entah sekadar mengecek harga, ukuran dan lain sebagainya. Bahkan, kita tak ragu-ragu membuka aplikasi marketplace mencari barang tersebut dan membelinya.

Bagi teman-teman yang sering berbelanja online, sudah berapa kali kecewa karena memutuskan belanja online? Sekali? Dua kali? Saya sendiri sudah sering merasakan keribetan berbelanja online dan perasaan kecewa bercampur tak sabar. Tapi, saya tetap saja suka berbelanja online.

Nah, pengalaman-pengalaman tidak menyenangkan berbelanja online saya list di bawah ini. Tidak semua pengalaman merupakan milik saya, ada beberapa milik teman, saya rangkum jadi satu.

 1 | Warna dan bentuk tidak sesuai dengan foto


Ini sering sekali terjadi ketika berbelanja online, warna dan bentuk tidak sesuai dengan foto. Biasanya warna karena efek cahaya, sehingga warna di foto dan barang asli berbeda. Tapi, seharusnya tidak berbeda jauh, paling tidak tingkat kecerahannya berbeda satu dan dua tingkat saja. Kalau berbeda jauh, itu perlu dipertanyakan.

Bentuk tidak sesuai dengan foto, nah ini jelas bukan karena efek pencahayaan apalagi efek foto. Jelas, ini karena bukan real picture. Nah, kalau bukan real picture seller dapat foto dari mana? 

Ada fenomena di online shop instagram yang memiliki brand sendiri, seperti Hijabprincess, Vanilla Hijab, azmiza dan banyak lainnya. Mereka merupakan brand busana lokal yang terkenal di instagram. 

Desain busana sendiri, kain, jahit, pemotretan, dan lain sebagainya. Nah,kenapa saya bilang ada online shop yang menggunakan foto tidak sesuai dengan barangnya, mereka mengambil foto-foto dari akun instagram yang asli, kemudian memproduksi sendiri dengan model mirip. Tapi, dengan kualitas dan harga di bawahnya. Mudahnya disebut, barang kw.

2 | Ukuran berbeda dari yang kita pesan atau tidak sesuai


Saya pernah sekali mendapatkan pengalaman ini dan ini benar-benar jarang sekali terjadi. Jadi, saya membeli sepatu online uk 38. Saya sudah ukur sesuai deskripsi yang tertera dengan cara bagaimana mengukur ukuran kaki. Setelah barang datang, saya mencoba. Ada yang aneh, atau memang perasaan saya saja, ukuran sepatu itu berbeda. 

Pada kedua sepatu tertulis 38 untuk ukurannya, tetapi yang kaki kanan lebih longgar dan panjang. Nah loh. Akhirnya saya pun menukar sepatu tersebut dan terpaksa mengeluarkan ongkos kirim lagi. 
Sebenarnya ini murni kesalahan dari seller karena ini sepatu handmade, yang diproduksi kalau ada yang pesan. Saya sudah teliti mengenai ukuran dan warna sepatu. Sepatunya cantik, tetapi beda sebelah. Haha.

Sebagai buyer, kita harus lebih teliti memang membaca deskripsi dan mengira-ngira berapa ukuran kita. Untuk membeli baju, saya punya alat pengukur baju di rumah, jadi bisa mengira-ngira. Saya lebih suka mengukur ukuran dari berapa cm, daripada melihat ukuran dari S,M,L atau XL.

3 | Deskripsi dan penjelasan tidak gamblang


Kawan saya membeli buku dengan deskripsi, kertas bagus, lem kuat, kualitas bagus. Hanya seperti itu. Akhirnya, dia membeli dan ternyata bukunya bajakan. Kesalahan teman saya, tidak bisa menangkap maksud dari deskripsi tersebut. Kalau buku itu memang original, seller pasti menulis “ori 100%” dan lagi harga yang murah itu patut dicurigai terlebih dahulu. Seller pun kurang jujur dan gamblang mengenai deskripsi barang yang ia jual. Seharusnya dia menuliskan bahwa itu buku bajakan. 


4 | Tukar barang sulit atau bahkan tak bisa ditukar


Ada beberapa online shop yang tidak menerima retur barang dengan alasan apa pun. Kami sudah mengecek sebelum dikirim, barang yang sudah dibeli tidak bisa dikembalikan  dan deskripsi lainnya. Seller yang baik adalah mau menerima retur barang dengan catatan itu memang kesalahan dari si seller. Kalau deskripsi barang sudah jelas, foto sesuai, tetapi ketika barang datang kita tidak cocok, ya bukan kesalahan seller. Jadi, untuk membeli sesuatu terkadang kita mikir dua kali, kalau beli di online shop mikirnya harus seribu kali sebelum menekan tombol beli.

5 | Setelah barang sampai, ternyata tidak cocok


Seperti yang saya katakan di atas, ketika barang sampai dan tidak cocok itu masalah ada pada kita. Harusnya kita berpikir seribu kali untuk menekan tombol beli kalau memang belum pas. Jangan asal karena murah dan alasan lainnya, sehingga kita tidak mempertimbangkan hal yang terpenting. Cocok untuk kita, tidak?

6 | Respon seller lama atau tidak ramah


Salah satu yang menyebalkan dari membeli online adalah chat kita yang dibalas lama dan seller tidak ramah. Tapi, terkadang saya maklum karena ada beberapa online shop yang kebanjiran order dan semua dikerjakan sendiri. Memang seharusnya, apabila sudah membutuhkan tenaga kerja lebih, mereka harus menambah beberapa orang untuk menangani hal-hal tertentu.

Dan, hal yang paling menyebalkan dan kita tak bisa berbuat apa-apa selain menunggu adalah....

7 | Barang tidak sampai-sampai


Ya, namanya juga belanja online, waktu mengirim paling tidak tiga hari meskipun itu di dalam kota sendiri. Mau tak mau, kita harus bersabar menunggu. Menunggu memang menyebalkan apalagi untuk barang yang kita nanti-nantikan. Bahkan, telat sehari dari waktu yang dijanjikan bisa membuat kepala panas. Saya pernah kesal dengan seller yang bilang kalau transfer sebelum jam 12, dikirim hari itu juga. Saya pun langsung transfer pagi itu juga, ternyata barang dikirim keesokan harinya.

Kesel, kan?
Dan teman-teman, bagaimana dengan kalian? Ada pengalaman tidak mengenakan ketika berbelanja online shop? Kalian pernah mengalami yang mana? 

photo credit: pexels.com

5 Comments:

  1. yang sering gak cocok itu ukuarn ya, krn ukuran itu relatif ya, kadang pakai ukuran M cukup kadang gak cukup

    ReplyDelete
  2. Kalo aku kadang untuk beli baju online suka gak sesuai ekspektasi warnanya, keliatan di foto ceraah banget pas nyampek biasa aja. Hehhe

    ReplyDelete
  3. Aku pernah barangnya lama bahkan ada yg ilang krn dr luar negeri. Terus kuminta ganti sama kompensasi

    Baju atau sepatu, ada yg kurang panjang sama agak kekecilan. Itu kayanya ukurannya kurang 1 nomor. Sebel deh

    ReplyDelete
  4. Sejauh ini aman, walau sering itu warna krg sesuai. Untuk ukuran, mungkin karena modelnya tinggi sementarasaya pendek. Jatuhnya gak kaya di foto

    ReplyDelete
  5. Kalo aku sering gak cocok ukuran. Harus ngecilin.. Maklum badan minimalis tetep gak bisa nyalahin tokonya..

    ReplyDelete

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^