Bagaimana Cara Memulai Bisnis Kuliner?

by - 14.26




Bagaimana Cara Memulai Bisnis Kuliner? - Lebih dari setahun lalu, saya bekerja sebagai fotografer makanan. Pekerjaan saya adalah keliling Surabaya, dari satu resto ke resto yang lain, dari satu warung ke warung yang lain, motret, makan kemudian pulang setor foto. Setiap hari begitu terus, sampai angka pada timbangan digital saya terus menerus bergeser ke arah kanan. Selama bekerja tersebut, saya selalu bertanya-tanya, seandainya semua tempat sudah saya potret bagaimana?

Pada kenyataannya, bisnis kuliner di Surabaya berkembang pesat. Banyak foodies, food bloggers, dan YouTubers makanan yang bermunculan, seiringnya terus menerus adanya tempat kuliner baru yang berdiri. 

Saya rasa, bisnis kuliner di Surabaya tak akan pernah mati, tentunya di setiap kota juga mengalami hal serupa. 

Buat kamu yang ingin membuka usaha kuliner, bisa sekali untuk dicoba peruntungan dalam bisnis ini. Tentu saja, kamu harus tahu tren dari kuliner yang sedang kekinian di kota kamu, serta jangan lupa yang belum banyak orang menjualnya. Biasanya sih, kuliner yang ada di daerah lain, bisa menjadi salah satu pilihan.


Memulai Bisnis Kuliner


Banyak orang ragu untuk memulai bisnis kuliner, terutama mengenai, laku tidak ya? Asal makanan atau produk yang dijual tepat sasaran pasti laku, ditambah lagi, sekarang zamannya serba mudah. Banyak media yang bisa dijadikan atau dimanfaatkan untuk promosi. 

Beberapa hal di bawah ini, bisa kamu jadikan pemikiran sebelum memulai bisnis kuliner. Persiapkan dengan matang, usaha dan jangan lupa berdoa.

Produk yang unik atau banyak dicari


Ada beberapa jajanan yang kekinian dan banyak dicari dalam kurun waktu tertentu. Kamu harus berpikir nih, mau berjualan produk tersebut dalam kurun waktu lama atau sesaat saja? Karena apabila jajanan atau kuliner yang kamu pilih hanya hits sesaat, maka penjualan kamu juga akan laris sesaat. Memang, bisa saja kuliner kamu terus laris, kalau produk kamu memang bisa bersaing di pasaran. Untuk itu, paling aman berjualan produk yang banyak dicari dan tak lekang oleh waktu, meskipun sudah banyak yang menjualnya.

Mengenal produk dengan baik


Kalau sudah menentukan mau berbisnis kuliner apa, kamu harus mengenai produk kamu sendiri. Bahannya apa, cara membuatnya bagimana, berapa lama bertahan, dan hal-hal penting lainnya. Jangan menyepelehkan sesuatu sekecil apa pun itu. 

Tak hanya mengenai bahannya saja, kamu juga perlu tahu alat apa saja yang kamu butuhkan. Istilahnya, kamu harus siap bertempur dengan senjata apa saja. Intinya, persiapkan dengan baik.

Target penjualan atau target pasar


Apabila masalah produk sudah beres, kamu harus menentukan target pasar. Produk kamu untuk semua kalangan atau umum, remaja, orang dewasa atau anak-anak? Sehingga, kamu tahu kalangan apa yang akan dihadapi oleh bisnis kuliner kamu. Untuk menengah ke bawah atau untuk orang-orang kapitalis. 

Dengan tahu mau dibawa ke mana produk kamu atau target pasar, kamu bisa menentukan dengan mudah harga dari produk kamu tersebut. 

Marketing


Dulu marketing berupa penyebaran dari mulut ke mulut, selebaran dan hal-hal yang bisa diraih secara offline. Sekarang banyak media promosi melalui internet, tak hanya itu saja. Seperti yang saya sebutkan di atas, banyak foodies atau food blogger yang bisa dijadikan salah satu kesempatan untuk promosi. Tentu saja, kamu harus bisa menentukan siapa foodies yang tepat, yang sesuai dengan target pasar kamu.

Harga yang sesuai


Kamu juga harus bisa menentukan harga yang sesuai. Tidak terlalu mahal di pasaran, untuk bersaing dengan penjual serupa. Dan, yang lebih penting lagi, kamu pun tidak merugi dengan harga yang kamu tentukan tersebut. 

Kamu bisa melakukan riset pasar, dengan mendatangi resto-resto dan mencoba membeli pada mereka. Kamu bisa membandingkan, untuk menghargai produk kamu sendiri. 

Sistem Pembayaran 


Yang tak kalah penting adalah sistem pembayaran seperti apa yang akan kamu gunakan? Untuk mempermudah kamu menghitung, kamu untung atau tidak dengan harga yang kamu tetapkan untuk produk kamu, kamu harus bisa mencatat pemasukkan dan pengeluaran dengan detail. Tentu saja, saya tahu bagaimana sulitnya melakukan hal tersebut, tetapi hal ini juga perlu sebagai evaluasi bisnis kamu sendiri.

Mengenalkan SPOTS sebuah aplikasi kasir dengan sistem Point of Sales. Aplikasi canggih yang sesuai dengan bisnis kuliner kamu. Aplikasi kasir ini bisa digunakan oleh semua kalangan yang berbisnis kuliner. Mulai penjual gerobak, kafe, dan resto. 

SPOTS merupakan satu grup dengan perusahaan GOJEK, sehingga pelanggan bisa membayar dengan GO-PAY atau uang tunai dan perhitungannya bisa memakai SPOTS.

GOJEK menyediakan SPOTS untuk semua kebutuhan pelaku UMKM di Indonesia. Dari terima pemesanan GO-FOOD, pembayaran GO-PAY, hingga laporan harian dari beragam tipe pembayaran dan cetak resi secara instan. Jadi, masalah pencatatan mengenai laporan harian, pemasukkan dan pengeluaran tidak menjadi suatu hal yang meribetkan.

Aplikasi kasir SPOTS menghemat waktu dan uang dengan mengotomatisasi banyak tugas penjualan sehari-hari.

Dengan harga terjangkau; biaya aktivasi Rp. 290.000 dan biaya pemeliharaan Rp. 2.900/hari, kamu bisa menjalankan usaha kuliner tanpa perlu banyak beban. Selain itu, dengan menggunakan SPOTS pekerjaan kamu juga lebih ringan.

Ternyata, tak sulit memulai bisnis kuliner pada zaman sekarang ini. Media promosi banyak di mana-mana dan mengenai urusan laba rugi pun bisa dilakukan dengan mudah.


You May Also Like

7 comment so far

  1. Point utama dari keunggulan aplikasi kasir ini berarti bisa menghemat waktu dan uang dengan mengotomatisasi banyak tugas penjualan sehari-hari ya. Artinya, pencatatan keuangan sudah langsung otomatis sejalan dengan jumlah transaksi harian yang dilakukan. Keren nih aplikasinya.

    BalasHapus
  2. Bisnis kuliner emang gak ada matinya ya. Tinggal tekun dan mau berinovasinya aja. eh, sama banyak2 berdoa juga ding.

    BalasHapus
  3. Pekerjaan yg menarik mba saya juga mau kalau ada yang nawarin hehe, bisnis kuliner tentunya akan lebih lancar apabila pencatatan transaksi dibantu oleh SPOTS ini :)

    BalasHapus
  4. Waah, asyik banget pekerjaannya kak sebagai food fotografer, pasti udah cobain beragam kuliner di Surabaya, dengan adanya spots memudahkan sekali ya untuk membantu pembayaran

    BalasHapus
  5. Aku jadi pingin tahu lebih banyak tentang spots ini. Cuss ke websitenya ah :)

    BalasHapus
  6. Wong suroboyo yo mbak? Salam kenal dari palembang. Btw, ulasannya keren..

    BalasHapus
  7. Harus riset dengan baik ya kalau ingin memulai bisnis kuliner. jangan lupa riset pula perangkat canggih yang memudahkan seperti SPOTS ini

    BalasHapus

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^