5 Tips Agar Tak Jadi Korban Pinjaman Online

by - 00.30

*pic taken from pexels.com

Rahasia dapur setiap orang memang berbeda-beda, terkadang kita mengagumi seseorang, suatu keluarga, atau suatu perusahaan karena mereka terlihat adem ayem dengan kehidupan dan ekonomi mereka. Padahal, kita tak pernah tahu, apa yang sedang mereka perjuangkan di belakang keharmonisan dan ke-adem-ayem-an yang terlihat. Ya, masing-masing kita memiliki rahasia dapur sendiri. 

Kita tak tahu apa yang berkecamuk di kepala dan hati orang lain.

Seperti halnya, ada seorang teman yang mengajukan pinjaman online cepat, kita buru-buru melarangnya dan mengatakan pinjaman online lebih mendatangkan mudarat daripada manfaatnya. Akan tetapi, teman kita yang mengalami suatu kondisi, yang kita tak mengalaminya. Latar belakang ekonomi, latar belakang keluarga dan kondisi yang teman kita alami berbeda dengan kita. Jadi, tak usah buru-buru melabeli sesuatu, yang sebenarnya kita tak benar-benar tahu dan merasakan. 

Sah-sah saja kok, kalau teman kita melakukan pinjaman online cepat. Sehingga, tak usah buru-buru melarangnya. Cukup diingatkan saja, agar lebih berhati-hati dalam memilih fintech. Agar tidak terlalu terburu-buru, hanya karena terdesak dengan keadaan. 

Untuk kamu, yang ingin memberikan nasihat kepada teman, agar tidak terburu-buru dalam memilih fintech. Bisa memberikan tips agar tak jadi korban pinjaman online di bawah ini. Lebih baik mengingatkan, karena keputusan final tetap pada teman kita tersebut.

Tips Agar Tak Jadi Korban Pinjaman Online 



1 | Memilih Fintech yang Sudah Terdaftar OJK


Kemajuan tekhnologi, benar-benar pesat. Dulu, untuk melakukan pinjaman kita harus ke bank terdekat, membawa dokumen-dokumen yang diperlukan, disurvei, dll. Untuk melunasinya pun, kita harus datang ke bank. Dengan adanya pinjaman online cepat, tentu memberikan kemudahan bagi kita, yang membutuhkan pinjaman online cicilan. Karena kemudahan tersebut, sistem ini rawan akan penipuan.
Untungnya, ada pihak OJK yang memberikan jaminan mana saja fintech yang terpercaya dan sudah terdaftar di OJK. Jangan salah, fintech-fintech ini diminta mendaftarkan ulang secara berkala, untuk tetap menjamin kepercayaan. 

2 | Mengajukan Pinjaman Online, Ketika Benar-Benar Butuh


Kita hidup dalam zaman mendapatkan akses yang mudah. Informasi yang bisa didapat dengan cepat, kapanpun dan di manapun. Apalagi, dengan adanya pinjaman online, tentu akan mendorong keinginan untuk mendapatkan hal-hal lebih. 

Meskipun mudah mengajukan pinjaman online, bukan berarti kita harus menghalalkan sifat konsumtif. Gunakan kemudahan dalam meminjam online, untuk hal-hal yang memang mendesak dan tidak bisa mendapatkan pinjaman atau solusi lain. 

3 | Mengajukan Pinjaman Untuk Manfaat di Masa Depan


Mengajukan pinjaman online untuk urusan yang jauh dari manfaat bukanlah pilihan yang bijak. Misalnya, sekadar untuk gaya hidup; membeli gawai, membeli perhiasan sekadar untuk dipandang orang lain, atau sekadar untuk berlibur dan hura-hura. 


Meminjam uang secara online, haruslah karena dasar kebutuhan yang mendesak atau untuk perkembangan keuangan kamu. Bukan dengan alasan untuk menghambur-hamburkan uang dan bersenang-senang saja. Apabila kamu memang berniat mengajukan pinjaman untuk hal yang tak produktif, lebih baik urungkan saja.

Kamu harus bisa memperhitungkan sejak awal, berapa dana yang kamu butuhkan. Usahakan sekecil mungkin, karena akan mempengaruhi pelunasan yang akan kamu lakukan nantinya. Sesuaikan dengan kebutuhan dan sesuaikan dengan kemampuan kamu dalam pembayaran nantinya.

4 | Merencanakan Sumber Pembayaran


Melakukan pinjaman online cepat, tentu nantinya kamu harus membayarnya kembali. Namanya juga pinjaman atau hutang. Maka, kamu harus memikirkan dari mana sumber pembayaran akan kamu lakukan kelak. Adakah jaminan kamu akan bisa membayarnya, kelak? Jangan hanya angan-angan, tanpa ada kejelasan. Hal ini harus kamu pikirkan dengan matang, agar kelak ketika pembayaran, tidak keteteran dan justru menjerumuskan diri sendiri dalam lingkaran setan.

Kamu harus benar-benar menggunakan pinjaman online yang kamu ajukan dengan benar dan tepat. Jika memang kamu memutuskan untuk mengajukan pinjaman online untuk usaha dan perkembangan keuangan atau ekonomi kamu, sah-sah saja melakukan pinjaman online. Namun, tetap bijak dan berhati-hati ya. 

5 | Disiplin Dalam Pelunasan


Disiplin dalam pelunasan atau ketika pembayaran juga sangat penting, lho. Kamu harus memiliki komitmen yang kuat untuk melunasi hutang yang sudah kamu lakukan sebelumnya. Meskipun jumlah dana yang kamu pinjam tidak terlalu besar, kamu harus tetap disiplin dalam pembayarannya, karena itu sangat penting. Berpengaruh besar dalam pinjaman dan perkembangan ekonomi kamu.

Sehingga pinjaman ini tidak menunggak dan menimbulkan masalah di dalam keuangan. Selain menghindari biaya bunga dan denda, pembayaran tepat waktu juga akan menghemat tenaga dan juga pikiran.

Semua keputusan untuk melakukan pinjaman online cepat tergantung dari diri masing-masing ya. Seperti yang saya katakan di atas, kita tak pernah tahu rahasia dapur seseorang, maka tak perlu langsung melabeli seseorang dengan ini itu. 

https://www.cekaja.com/kredit/pinjaman-online/

Memang banyak fintech saat ini yang memberikan kemudahan dalam melakukan pinjaman online cepat. Akan tetapi, kamu harus tetap memilih fintech yang “disiplin” dan terdaftar di OJK. Untuk mengetahui lebih banyak lagi mengenai fintech, kamu bisa mengunjungi https://www.cekaja.com/kredit/pinjaman-online/ .

Baiklah, semoga artikel di atas memberikan gambaran untuk kamu yang akan meminjam pada pinjaman online atau untuk kamu yang ingin memberikan gambaran kepada kerabat mengenai pinjaman online. Semoga bermanfaat.

You May Also Like

0 comment so far

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^