Jan 23, 2020

Ruang Kerja Saya sebagai Seorang Bloger Penuh Waktu



Layaknya tempat duduk di tepi jendela kereta, ruang kerja yang berada di dekat jendela merupakan hal yang diidam-idamkan banyak orang. Di mana kita bisa melihat pemandangan di luar, menghirup aroma alam lebih banyak ketimbang orang lain, mengisi mata dengan hal yang menyenangkan tak hanya melulu mengenai layar komputer. Begitu pula dengan saya. Saya ingin memiliki ruang kerja dekat dengan jendela, beserta tatanan yang nyaman dan enak dipandang. Itulah alasan kenapa banyak benda-benda menarik di meja kerja saya, yang berada di indekos.

Saya pengguna pinterest, di mana di sana banyak yang membagikan foto-foto mereka, mengenai apa pun. Termasuk, mengenai workspace atau ruang kerja. Tentu, saya pun tertarik dengan desain ruang kerja mereka. Nah, di indekos saya menggunakan kamar yang saya sewa untuk tempat tidur dan tempat bekerja. Saya pun menata meja kerja saya sedemikian rupa, agar indah untuk dipandang dan indah untuk difoto. Kamu, yang menjadi pengikut saya di instagram, tentu sering melihat foto ruang kerja saya.


Ruang dengan Dinding Putih



Di indekos saya, tidak ada jendela yang langsung menuju luar. Memang, ada jendela kecil yang mengarah ke jemuran ibu kos, lalu dari ruang jemuran tersebut saya bisa melihat keluar, meskipun terhalangi rangkaian besi. Yah, meskipun tidak mendapatkan jendela seperti yang saya harapkan, tetapi kamar indekos saya sangat terang dan hangat. Sehingga, ketika siang hari tak perlu menyalakan lampu. Selain mengenai jendela, saya pun tidak mendapatkan dinding berwarna putih. Alih-alih putih, dinding indekos saya berwarna krem kekuningan. 

Nah, pada dinding berwarna krem tersebut saya tempel tiga pigura, yang gambarnya bisa saya lepas sesuka hati. Saya membeli sepaket pigura dengan beberapa pilihan gambar; kaktus, dedaunan, dll. Sehingga, ketika saya merasa bosan saya bisa menggantinya dengan gambar lain dan seketika pemandangan meja kerja saya berubah.

Wire Grid Putih



Saya juga membeli wire grid, untuk saya taruh di sisi meja. Awalnya, saya ingin menggantungnya, tetapi ibu kos melarang benda apa pun menancap pada dinding. Akhirnya, wire grid tersebut hanya saya taruh di atas meja pada sisi kanan. Ternyata, cukup bagus juga. Tak hanya warna putih, saya juga memiliki warna hitam dengan ukuran yang sama. Kenapa sih saya memiliki benda-benda tersebut dengan berbeda warna? Selain untuk menghiasi meja kerja saya, saya pun membutuhkan benda-benda tersebut untuk properti foto. Yah, saya membuka jasa foto produk, hehe. 

Pada wire grid tersebut saya pasang beberapa fake foto polaroid, hehe. Aslinya itu merupakan foto-foto yang saya unduh dari internet, kemudian dicetak seperti foto polaroid. Hasilnya, cakep kan~

Botol dan Tanaman Hias


Saya memiliki beberapa botol bening, yang entah saya dapatkan dari mana, hehe. Ada yang bekas botol minuman kesehatan, botol dari infused water salah satu event. Nah, botol-botol tersebut saya pergunakan untuk pot bunga. Bunganya pun terkadang ada yang asli seperti bunga kapas yang saya beli dari Cina, ada daun ruskus yang saya dapatkan dari kafe seorang teman, ada beberapa tanaman yang saya beli secara daring dan ada juga daun palsu. Saya mengganti tanaman hias tersebut sesuka hati saja, sesuai dengan mood saya.

Untuk isian botol, saya mengisinya dengan batu-batu kecil bekas saya menanam kaktus yang telah tiada. Ada yang saya isi dengan uang koin. Ada yang saya isi dengan cangkang kerang yang dibawakan adik kos dari pantai. Sebelumnya, saya mengisinya dengan permen warna warni ternyata tak lama kemudian, permen tersebut didatangi koloni semut, haha.

Jam Weker Merah Muda



Saya cenderung menyukai benda-benda vintage maupun kuno. Awalnya, saya ingin membeli jam weker dengan motif vintage, namun akhirnya saya membeli yang berwarna merah muda. Toh, merah mudanya juga terlihat antik dan lucu. Selain untuk hiasan di meja kerja, jam tersebut juga untuk properti foto. Dan lagi, saya sudah lama sekali ingin memiliki jam weker. Maka, saya sangat senang sekali bisa membelinya.

Tempat Pensil



Untuk tempat pensil, saya tidak membelinya secara khusus. Selain karena tak ada tempat pensil yang saya inginkan, pun karena saya memanfaatkan koleksi mug saya yang cukup banyak. Saya suka mengoleksi mug lucu-lucu, berbahan keramik. Motifnya bermacam-macam dengan segala bentuk. Ada yang polos dan bermotif. Saya menggunakan mug polos hitam sebagai kotak pensil, yang isinya kebanyakan pulpen hasil event. Dan yah, pulpen-pulpen tersebut yang hasil dari event tidak saya pakai sama sekali. 

Buku-Buku 


Beberapa buku yang ada di sisi kanan meja, merupakan buku-buku yang sedang saya baca atau akan saya baca berikutnya. Selain novel, ada buku catatan dan kalender meja yang dikasih oleh teman. Di indekos saya punya rak buku dan beberapa tumpukan saya taruh di bawah. Tapi, saya meletakkan beberapa buku di meja, khusus buku yang bakalan sering saya sentuh dan baca. 

Sebenarnya, meja kerja saya jauh dari sempurna sesuai impian pribadi. Seperti masalah jendela tadi, dinding putih, dan lagi tempat untuk menempelkan sticky note. Sebenarnya, bisa saja sih saya tempelkan di wire grid, tetapi nanti akan terlihat penuh. Akhirnya, saya tempel di sisi lemari pakaian yang berdempetan dengan meja kerja.

Saya berencana untuk kembali ke rumah dan di rumah jauh dari sempurna untuk urusan meja kerja maupun kamar. Saya berpikir untuk make over kamar yang ada di rumah, dengan menambah tembok dan menciptakan jendela. Yah, semoga segera terwujud.

Kalau kamu, bagaimana meja kerjamu? Boleh loh, membuat posting­-an tandingan mengenai meja kerja, meja belajar, ataupun meja kerja di kantor. 

Tabik,

Wulan Kenanga

3 Comments:

  1. Aku suka ruang kerja yang deket jendela juga mbak, biar bisa dapat udara langsung dan tentu saja lihat sekitar ruangan hahaha.
    Semoga bisa mewujudkannya segera ya mba, ditambah pemanis buku2, bovel, pu=igura, kalender, dan tentu saja jendela. Amin

    ReplyDelete
  2. Meja kerjaku hanyalah meja kecil bekas ngaji anakku jaman masih SD.Berada di depan TV.Dan selalu berserakan kertas note maupun pulpen.

    ReplyDelete
  3. Wah.. Kusuka ide tentang 3 pigura identik, Mbak. Gambarnya bisa diganti apapun kapan pun ya, karena frames-nya netral.

    ReplyDelete

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^