Cara dan Syarat Perpanjang SIM C dan A di Polres Mojokerto Tahun 2020

by - 13.39




Memperpanjang SIM merupakan kegiatan 5 tahun sekali, sehingga saya kebingungan ketika memperpanjang. Tak tahu bagaimana cara memperpanjang SIM dan apa saja syarat yang dibutuhkan. Ditambah lagi, pasti ada kebijakan-kebijakan baru dalam perpanjang surat izin mengemudi (SIM) ini, yang wajib dimiliki oleh setiap orang yang memiliki kendaraan bermotor.

Saya sempat bercerita kepada bapak bagaimana cara memperpanjang SIM C di tahun 2020 ini. Tapi, karena beliau juga belum memperpanjang SIM (beliau lahir bulan Juli, sedangkan saya Maret) maka bapak juga tidak tahu bagaimana caranya. Bapak sempat menawari saya untuk mencarikan orang dengan kata lain calo untuk mengurusnya. Saya pikir, ini hanya perpanjang, tentunya tidak akan sesulit membuat SIM baru, sehingga saya pikir tidak perlu.

Lalu, teman saya Dwi pernah memperpanjang SIM sehingga sedikit banyak saya tahu dari dia. Akhirnya, pada tanggal 26 Februari lalu, saya memperpanjang SIM C di Polres Mojokerto yang berada di Menanggal-Mojosari.

Sebelum saya memberikan alur perpanjangan SIM di tahun 2020 di Mojokerto, di bawah ini merupakan rincian dari syarat untuk memperpanjang SIM dan berapa besar biaya yang harus kamu persiapkan.


Syarat Perpanjang SIM A dan C tahun 2020


  • KTP Asli + Fotokopi (2 lembar)
  • SIM Asli + Fotokopi (2 lembar)  
  • Surat keterangan sehat
  • Surat psikotes

Biaya Perpanjang SIM A dan C tahun 2020



  • Surat keterangan sehat Rp. 20.000-,
  • Surat psikotes Rp. 50.000-, (apabila dengan SIM A, Rp. 75.000,-)
  • Biaya perpanjang SIM C Rp. 75.000,- SIM A Rp. 100.000,-

Alur Perpanjangan SIM C dan A di Polres Mojokerto


Untuk perpanjang SIM di Polres Mojokerto dibuka mulai pukul delapan pagi. Tepat pukul delapan, saya datang ke lokasi dan memarkirkan motor di sebelah timur Polres Mojokerto. DI sana, saya bertanya kepada juru parkir mengenai alur perpanjang SIM. Saya diberitahu bahwa, syaratnya adalah fotokopi KTP dan SIM sebanyak tiga kali. Nah, bapak juru parkir ini juga menyediakan mesin fotokopi di rumahnya.

 

1 | Mengurus Surat Kesehatan


Saya diberitahu untuk mengurus surat kesehatan langsung ke arah kanan dari tempat parkir, tepat di sebelah warung makan. Di lokasi tersebut sudah ada beberapa orang yang mengantre untuk dipanggil dan mendapatkan surat keterangan sehat. Saya pikir, saya akan diperiksa atau bagaimana, ternyata saya langsung dikasih surat keterangan sehat dan diminta membayar dengan biaya Rp 20.000,-. Fotokopi KTP dan SIM akan diminta di sini.

Sebagai catatan, beberapa orang sudah membawa map untuk mengurus surat keterangan sehat. Mereka sudah ke dalam Polres Mojokerto terlebih dahulu untuk membeli map, sedangkan saya langsung mengurus surat keterangan sehat. Karena ya, untuk ke pintu masuk Polres dari parkiran Timur itu jauh sekali, jadi sesuai saran bapak juru parkir saya mengurus surat keterangan sehat dan psikotes terlebih dahulu.

2 | Psikotes


Dari lokasi tes kesehatan, saya berjalan kaki ke arah selatan melewati tempat parkir, masih lurus, kemudian belok ke arah kiri. Nah, dari situ saya tetap berjalan kaki melewati tempat pencucian mobil dan motor, itu masih lurus. Untuk tes psikotes di sebelah kiri, nanti ada tulisannya, kok.

Di tempat ini, kita diminta untuk mengisi data serta menyerahkan fotokopi KTP dan SIM dan membayar biaya Rp 50.000-,. Setelah itu, kita akan dikasih soal-soal untuk diisi, sebelum menerima surat psikotes. 

3 | Perpanjang SIM C


Setelah surat keterangan sehat dan surat psikotes lengkap, saya berjalan kaki ke arah Polres dan pintu masuknya sebelah barat. Lumayan jauh, kak. Saya sampai kelelahan. Di pintu masuk saya diminta KTP asli untuk ditinggal. Setelah itu, saya berjalan lagi ke lokasi perpanjang SIM C.

Dari pintu masuk saya berjalan ke arah utara, kemudian belok ke kanan atau ke arah timur. Setelah itu, saya ke warung-warung yang menjual map. Baru setelah mendapatkan map saya menuju ke petugas yang berjaga di depan pintu lokasi perpanjang SIM.

Di lokasi ini, perlengkapan saya diperiksa. Sebagai catatan, maksimal untuk perpanjang SIM yakni dua bulan sebelum masa berlaku habis. Apabila masih lama, bakalan ditolak. Setelah pemeriksaan selesai, saya mendapatkan formulir yang harus diisi sesuai data pribadi sesuai KTP.

4 | Mengantre, Pembayaran, dan Foto SIM Baru


Setelah selesai mengiri formulir perpanjangan SIM C, lalu formulir tersebut diserahkan kembali pada petugas di depan. Saya diajak masuk, ketika di dalam berkas saya diberikan kepada petugas lain. Barulah saya mendapatkan nomor antrean.

Setelah menunggu beberapa menit, saya dipanggil untuk ke salah satu loket. Di sana, berkas saya diminta dan saya diminta menunggu. Lalu, saya menunggu lagi cukup lama, baru mendapatkan panggilan kedua untuk pembayaran. Ketika panggilan ketiga, barulah saya diminta foto.

Setelah foto, saya menunggu SIM jadi.

Ruangan perpanjang SIM atau untuk mengurus SIM lebih menyenangkan daripada lima tahun lalu. Sekarang, sistemnya seperti di bank. Mendapatkan nomor antrean, dipanggil melalui sound dan layar. Ruangannya juga ber-AC. Alhamdulillah, setelah panas-panas di luar bisa duduk enak menunggu.

Intinya, yang membuat cukup ribet perpanjang SIM adalah mengenai surat keterangan sehat dan psikotes karena harus berjalan kaki dari satu tempat, ke tempat lainnya.

Dihitung mulai pukul delapan pagi, SIM baru saya selesai pukul setengah sepuluh. Hanya satu setengah jam. Mungkin karena saya datang pagi, sehingga tidak terlalu mengantre.

Setelah SIM selesai, akan diserahkan langsung. Sayangnya, ada yang membuat saya kecewa yakni mengenai pekerjaan saya. Pada formulir saya sudah menuliskan profesi “penulis” sebagai pekerjaan. Ternyata, dicetak pelajar/mahasiswa. Ini berarti mereka hanya mengganti tanggal dan foto saja, tinggal menggunakan data lama.

Ah, mengecewakan, padahal saya sudah membayangkan profesi penulis ada pada SIM saya.

Kenapa saya tidak protes? Karena bapak-bapak di sebelah saya juga ada salah cetak, dia protes, tetapi petugasnya bilang tidak apa-apa.

Baiklah.

Sebenarnya, tidak seribet yang dibayangkan memperpanjang SIM, karena sudah tak perlu ujian praktik lagi. Dan yah, penampilan SIM baru saya benar-benar baru, lebih sederhana sih. 

Semoga bermanfaat!

You May Also Like

7 comment so far

  1. Tanya dong, utk perpanjangan sim di psikotesnya itu ada lulus ndak lulusnya kah ?
    Besok mau perpanjangan sim A di Polres Moker
    Dan pas datang uda bisa langsung minta surat ket sehat dulu ya tanpa keloket dulu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semua lulus, kok. Iya, langsung minta surat keterangan sehat dan ikut psikotes.

      Hapus
  2. Susah gk ya psikotesnya ada yg gk lulus gak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mudah kok. Isi sesuai diri sendiri saja. InshaAllah lulus semua :)

      Hapus
  3. Apakah dalam 1 hari bisa menyelesaikan perpanjangan sim C saat Covid seperti ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. InshaAllah bisa ya. Cepat kok, datang pagi saja.

      Hapus
  4. Masukkan komentar Anda...kalo sim mati 1 tahun,perpanjang apa ngurus baru?

    BalasHapus

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^