Re-Branding Wulan Kenanga

 

taken from Pinterest

Sejak bulan desember lalu, saya  mulai disibukkan dengan menulis fiksi. Bagi saya, ini merupakan  kesempatan  bagi karir menulis saya selama ini. Memang, sejak awal saya merupakan penulis fiksi. Bukan penulis non-fiksi. Pada desember lalu, saya mendapatkan laporan pendapatan dari menulis fiksi di Wattpad dan yah, hasilnya sangat memuaskan. Saya berpikir, “Oh, bisa juga hidup dari menulis fiksi.” Maka, saya mulai serius menulis fiksi atau membuat cerita-cerita baru di Wattpad.

                Selama setahun terakhir, penghasilan melalui blog mulai berkurang disebabkan oleh adanya pandemi. Tentu, sebagai pekerja lepas yang mengandalkan penghasilan melalui blog, saya di masa pailit yang cukup meresahkan.

Tawaran Kerja Sama Wattad Indonesia

Sekitar bulan Agustus, saya mendapatkan tawaran kerja sama dari Wattpad. Saya pernah membahasnya mengenai Wattpad Paid Stories yang akan mengontrak novel saya After Wedding di Wattpad.

Baca juga Pengalaman Bergabung Wattpad Paid Stories

Adanya kerja sama ini, membawa angin segar bagi kehidupan saya. Awalnya, sebelum serius ngeblog saya memang menekuni dunia fiksi. Dengan banyaknya orang yang membaca After Wedding, membawa saya ke banyak kesempatan pula. Untuk itu, saya memilih menekuni menulis fiksi alih-alih menulis blog. Tentunya, saya tetap akan rajin menulis blog, paling tidak satu bulan sekali. Memang, blog ini tak akan ke mana-mana, hanya saja saya tak akan serajin dulu.

Menerbitkan Buku

Menerbitkan buku sudah menjadi impian saya sejak dulu. Dengan bergabung dengan Wattpad Paid Stories, saya berharap kelak ketika saya mengajukan naskah ke penerbit, penerbit akan lebih tertarik dengan cerita yang saya tulis. Apalagi sekarang banyak penerbit yang mencari naskah yang sudah diterbitkan di platform menulis online, salah satunya Wattpad.

Tak munafik, ya, sebab naskah yang sudah dikenal banyak pembaca akan lebih mendatangkan keuntungan daripada yang tidak. Sebagai contoh, sebelum berbayar banyak pembaca After Wedding yang sudah membaca naskah itu. Tapi, ketika After Wedding berbayar masih banyak juga yang membeli naskah tersebut.

Re-Branding Wulan Kenanga

Dengan adanya latar belakang yang saya ungkapkan di atas, saya ingin membranding diri sebagai penulis fiksi, bukan penulis non-fiksi apalagi fotografer. Tapi, saya tetap menyebut diri saya sebagai penulis, seperti yang dikenal oleh teman-teman selama ini.

InshaAllah akan ada naskah-naskah baru nantinya dan saya akan lebih banyak menulis fiksi daripada menulis artikel. Ini bukan artikel perpisahan, tetapi artikel penyambutan untuk diri sendiri, terima kasih sudah bertahan selama ini dan terima kasih blogku tersayang telah menompang kehidupan saya bertahun-tahun.

1 komentar:

  1. Tabarakallah keren banget kak. Semoga kelak saya juga bisa kak.

    BalasHapus

Komentar akan dimoderasi terlebih dahulu. Hanya memastikan semuanya terbaca :)

Usahakan berkomentar dengan Name/URL ya, biar bisa langsung BW balik saya ^^

Diberdayakan oleh Blogger.